20 Film Indonesia Terbaik Sepanjang Masa, Yuk Tonton!
Industri perfilman Indonesia mengalami pertumbuhan yang pesat setiap tahunnya, Hal ini tercermin dari perbandingan antara film-film era 90-an, 2000-an, dan yang diproduksi pada dekade 2010-an. Kemajuan tersebut mencakup aspek plot cerita, kualitas akting pemain, dan tingkat kualitas grafis. Secara konsisten, setiap elemennya menunjukkan peningkatan seiring berjalannya waktu.
Meski begitu, ada beberapa film Indonesia yang layak disebut sebagai film terbaik sepanjang masa karena terus dikenang dari generasi ke generasi. Film-film ini biasanya memberikan dampak signifikan bagi siapa pun yang menontonnya. Karenanya, dalam artikel ini Showpoiler akan menelusuri 20 film Indonesia terbaik yang wajib untuk kalian ditonton!
1. Laskar Pelangi

Film ini menceritakan tentang kehidupan anak-anak miskin dari Desa Belitung. Meski hidup serba pas-pasan, mereka tetap semangat untuk belajar di SD Muhammadiyah, sebuah SD tertua di desa Belitung. Sayangnya hanya ada 9 murid disana membuat sekolah tersebut terancam ditutup.
Beruntung Kepala Sekolah SD Muhammadiyah, Ibu Muslimah (Cut Mini Theo) berusaha untuk menggenapkan siswa menjadi 10 orang sehingga proses belajar bisa terus berjalan. Ragam siswa di SD tersebut membuat sekolah kembali hidup dan anak-anak mendapatkan pendidikan yang baik.
2. Habibie & Ainun

Diangkat dari kisah nyata tokoh terkenal Habibie dan istrinya Ainun, penonton akan dibawa pada masa Habibie mengejar mimpinya untuk menjadi ahli pesawat terbang dengan melanjutkan pendidikannya di Jerman. Saat pulang ke Indonesia, ia bertemu dengan Ainun yang berprofesi sebagai dokter, mereka jatuh cinta.
Setelah memutuskan untuk menikah, keduanya kembali ke Jerman. Kehidupan mereka berubah, kini keduanya melanjutkan hidup bersama, merangkai mimpi dan jatuh bangun untuk menggapai impian untuk menjadi seorang insinyur sukses yang bisa membawa Indonesia menjadi negara cemerlang.
3. Ayat-Ayat Cinta

Fahri (Fedi Nuril) merupakan seorang mahasiswa Indonesia yang sedang menempuh pendidikan di Kairo, Mesir. Ia merupakan pria ramah yang sopan dan baik hati. Di asrama, ia dikagumi banyak wanita. Hal tersebut diketahui oleh guru Fahri yang menyarankan Fahri untuk ta’aruf saja apabila sudah siap menikah.
Awalnya Fahri merasa belum siap, namun berkat dukungan dari para sahabat, Fahri akhirnya melakukan ta’aruf dengan gadis pilihan gurunya, Aisha (Rianti Cartwright), wanita pemberani yang menarik hatinya. Sayangnya perjalanan cinta Fahri tidak mudah, banyak kendala yang ia temui. Apakah Aisha akan tetap jadi pilihan hatinya?
4. Ada Apa Dengan Cinta

Cinta (Dian Sastrowardoyo) merupakan salah satu gadis populer di SMA. Di satu kesempatan ia bertemu dan menjalin cinta dengan seorang siswa paling dingin di sekolah, Rangga (Nicholas Saputra). Meski awalnya mereka saling benci, namun kemudian mereka jatuh cinta.
Banyak halangan yang mereka temui, salah satunya membuat pertemanan Cinta dengan lainnya jadi terganggu. Cinta mulai kesulitan membagi waktunya. Beruntung setelah menjelaskan keadaannya, teman-teman Cinta mendukung hubungan tersebut. Saksikan kisah manis Cinta dan Rangga, dalam Ada Apa dengan Cinta!
5. My Stupid Boss

Diana (Bunga Citra Lestari) baru saja menikah dengan Dika (Alex Abad) dan segera pindah ke Malaysia ikut suaminya. Selama tinggal disana, Diana yang terbiasa bekerja harus menganggur jadi ibu rumah tangga. Hal ini membuat Diana bosan, sehingga Dika menyarankan istrinya itu untuk kerja di tempat temannya.
Mengira bekerja dengan orang Indonesia akan jadi lebih mudah, ternyata atasan Diana, bossman (Reza Rahardian), punya pribadi yang ngaco. Diana sering sekali dibuat jengkel dengan kelakuan bossman yang jail, pelit, tidak mau disalahkan dan aur-auran. Bagaimana cara Diana menghadapi bossnya tersebut?
6. Eiffel… I’m in Love

Tita (Shandy Aulia) adalah gadis SMA manis yang kehidupannya berubah total saat teman dekat Ayahnya datang dan tinggal bersama anak lelakinya, Adit (Samuel Rizal) untuk beberapa waktu. Tita yang manja dan cengeng harus menghadapi Adit yang perawakannya jangkung dan galak.
Awalnya Tita benci Adit karena berulang kali mencampuri urusannya. Padahal sebenarnya niat Adit baik, ia melakukannya supaya Tita tidak mengalami hal buruk. Lambat laun, Tita jadi melunak terhadap Adit dan mulai menyukainya. Sayangnya Adit malah mendekati teman dekat Tita. Waduh, gimana nih sama Tita?
7. 5 CM

Genta (Fedi Nuril), Arial (Denny Sumargo), Zafran (Herjunot Ali), Riani (Raline Shah), dan Ian (Igor Saykoji) adalah lima remaja yang telah bersahabat selama sepuluh tahun. Hampir setiap hari mereka bertemu dan membuat Genta khawatir di masa depan, pertemuan mereka jadi terasa hambar dan membosankan.
Genta pun memberi ide untuk tidak saling bertemu selama 3 bulan dan membuka ruang bagi yang lain untuk mengejar mimpi-mimpinya yang belum selesai. Setelah 3 bulan tak bertemu, mereka pun akhirnya reuni dengan mendaki gunung rinjani sekaligus merayakan kemerdekaan Indonesia dengan penuh haru.
8. Ketika Cinta Bertasbih

Abdullah (Kholidi Asadil Alam) merupakan remaja asal Jawa Tengah yang menempuh pendidikan di Kairo, Mesir. Ia merupakan mahasiswa berprestasi yang ingin menaikan derajat keluarganya saat kembali nanti. Menjalani hidup sebagai mahasiswa membuat Abdullah banyak menemui bermacam-macam pelajaran.
Salah satunya belajar untuk memilih siapa calon wanita masa depannya, apakah Eliana (Alice Norin) seorang putri dari Duta Besar Indonesia di Kairo atau Anna (Oki Setiana Dewi) seorang putri dari Kyai Pesantren? Di sisi lain, Abdullah juga belajar bagaimana menghadapi dilema hidup yang mengubah cara pandangnya.
9. Petualangan Sherina

Sherina baru saja pindah ke Lembang bersama Ayah (Mathias Muchus) dan Ibunya (Uci Nurul). Sang Ayah diminta bekerja sebagai mandor tanah keluarga Ardiwilaga (Didi Petet). Sebenarnya Sherina kesal karena harus meninggalkan kehidupannya di Jakarta, apalagi ketika bertemu teman sekolah baru yang menyebalkan.
Musuh besarnya adalah Sadam (Derby Romero). Namun ketika mengetahui Sadam adalah anak dari Pak Ardiwilaga, Sherina jadi sering bertemu dengannya. Mereka bahkan terlibat dalam petualangan besar, menguak praktik curang dari rival keluarga Ardiwilaga yang sangat merugikan.
10. Gie

Soe Hok Gie (Nicholas Saputra) merupakan seorang pemuda keturunan China yang dikenal sebagai seorang yang kritis pada hal apapun, khususnya pada pemerintah. Ia selalu bertindak jujur dan berani menghadapi apapun yang menurutnya benar, sayangnya hal itu membuat ia susah diterima dimanapun.
Gie bahkan sering mendapat teror dari banyak pihak akibat mengutarakan kritik pedas terhadap pemerintah saat itu. Meski demikian, Gie tetap kukuh pada pendiriannya. Ia sangat mencintai Indonesia dan tidak mau negara ini kacau balau oleh segelintir penguasa yang doyan membungkam siapapun yang melawan.
11. Rumah Dara

Ternyata niat baik tidak selamanya berujung dengan hal baik pula, kejadian ini terjadi pada sekelompok muda-mudi yang baru saja menolong gadis bernama Maia (Imelda Therinne) yang mengaku baru saja dirampok. Untuk balas budi, Maya mengundang semua untuk mampir terlebih dulu ke kediamannya.
Maya dan Ibunya, Dara (Shareefa Daanish) juga anggota keluarga yang lain menjamu muda-mudi itu, tanpa tahu bahwa mereka adalah pembunuh berdarah dingin yang doyan mengonsumsi daging manusia. Mampukah sekelompok muda mudi itu keluar dari jebakan maut keluarga Dara?
12. Keramat

Tim produksi film Menari di Atas Angin bertolak dari Jakarta ke Yogyakarta untuk memulai pre-shooting. Mereka adalah Miea (Miea Kusuma), Sadha (Sadha Triyudha), Dimas (Dimas Projosujadi), Diaz (Diaz Ardiawan), Migi (Migi Parahita), Poppy (Poppy Sovia) dan Cungkring (Monty Tiwa).
Sesampainya di Yogyakarta dan memulai kegiatan, tiba-tiba saja Migi mendadak sakit. Namun ad hal aneh yang terjadi pada Migi, ia kerap menyenandungkan kidung Jawa, berbicara seperti nenek-nenek dan hal mistis lainnya. Tim yang lain segera bertindak tanpa tahu apa yang sebenarnya akan mereka hadapi.
13. Cek Toko Sebelah

Di usia muda, Erwin (Ernest Prakasa) sudah menikmati hidupnya yang sukses, sedangkan kakak Erwin, Yohan (Dion Wiyoko) tidak seberuntung adiknya. Meski demikian hidup mereka damai-damai saja, sampai satu waktu Ayah mereka, Koh Afuk (Chew Kin Wah) jatuh sakit, kesehatannya memburuk.
Dalam keadaan seperti itu, Koh Afuk ingin Erwin meneruskan bisnis keluarga, sebuah toko kelontong besar. Mendengar hal itu, Yohan ngamuk karena merasa dilangkahi. Yohan menanggap Ayahnya pilih kasih, sedangkan Erwin juga tidak mau jadi pewaris toko. Lantas bagaimana mereka memecahkan masalah keluarga itu?
14. Ngeri-Ngeri Sedap

Pak Domu (Arswendy Beningswara Nasution) dan Mak Domu (Tika Panggabean) memiliki empat orang anak yakni Sarma (Gita Bhebhita Butar-butar), Domu (Boris Bokir), Gabe (Lolox), dan Sahat (Indra Jegel). Keempatnya sudah besar dan memiliki kesibukan masing-masing sehingga tidak ada waktu untuk keluarga.
Menginginkan mereka kembali ke kampung halaman, Pak Domu dan Mak Domu membuat rencana konyol yakni bercerai dengan harapan anak-anak mereka peduli dan mau pulang. Sayangnya rencana tersebut malah terancam benar terjadi sehingga semua barempuk untuk tetap menjadi keluarga yang harmonis.
15. Penyalin Cahaya

Setelah menghadiri pesta pencapaian grup teater kampusnya, Suryani (Shenina Syawalita Cinnamon) mendapati beasiswa kuliahnya dicabut. Setelah mencari tahu alasannya, pihak kampus mendapatkan foto dirinya sedang mabuk, dan sialnya Suryani tidak mengingat apa-apa tentang kejadian tersebut.
Suryani bahkan diusir oleh keluarga karena mencoreng nama baik, kini Suryani terlunta-lunta, ancaman rundungan pun jelas ada di depan mata. Merasa tidak adil, Suryani mengajak teman baiknya yang merupakan seorang tukang fotokopi kampus untuk mencari tahu apa yang terjadi juga memulihkan namanya kembali.
16. Mencuri Raden Saleh

Butuh uang untuk menebus Ayahnya di penjara, Piko (Iqbaal Ramadhan) mengajak teman-temannya yang lain seperti Ucup (Angga Yunanda), Fella (Rachel Amanda Aurora), Gofar (Umay Shahab), Sarah (Aghniny Haque), Tuktuk (Ari Irham) untuk melakukan sebuah pencurian besar, yakni lukisan Raden Saleh.
Harga yang diberikan oleh penadah lukisan sangat besar, apalagi lukisan berjudul Penangkapan Diponegoro ditaksir miliaran rupiah. Dengan segala kejeniusan masing-masing anggota, mereka pun merencanakan pencurian itu dengan baik, tapi apakah semua benar-benar berjalan sesuai rencana?
17. Pengabdi Setan

Mawarni (Ayu Laksmi) merupakan mantan idola di tahun ‘70-an, namun pamornya padam dan kini ia sakit-sakitan. Keluarganya yang terdiri dari sang suami, Bahri (Bront Palarae), keempat anaknya, Rini (Tara Basro),Tony (Endy Arfian), Bondi (Nasar Anuz), dan Ian (Muhammad Adhiyat) menjaganya bergantian.
Satu waktu Mawarni tewas dengan cara yang aneh, ditambah hal-hal mistis secara tiba-tiba mendatangi rumah keluarga Mawarni. Hal ini jelas membuat anak-anak Mawarni ketakutan. Mereka berusaha mencari tahu apa yang terjadi, dan menemukan fakta bahwa Ibu mereka bukan orang sembarangan…
18. Dua Garis Biru

Bima (Angga Yunanda) dan Dara (Adhisty Zara) merupakan pasangan di bangku SMA. Mereka saling mencintai meski berasal dari background keluarga dan kelas sosial berbeda. Satu waktu, mereka melakukan hubungan suami-istri yang membuat Dara hamil muda. Keduanya jelas panik ketika mengetahui hal itu.
Pada awalnya mereka berpikir untuk menggugurkan kandungan tersebut. Tapi, Dara tidak tega, dan akhirnya mereka membatalkan niat tersebut. Sampai akhirnya keluarga Dara tahu soal hal tersebut membuat mereka murka. Bima diminta untuk bertanggung jawab, dan keduanya harus menjalani hidup dewasa sebelum waktunya.
19. Dilan 1990

Milea (Vanesha Prescilla) baru saja pindah dari Jakarta ke sebuah sekolah di Bandung. Saat akan masuk kelas, ia bertemu dengan seorang siswa bernama Dilan (Iqbaal Ramadhan) yang mengajak Milea berkenalan dengan gaya tengil. Meski awalnya tidak suka, namun usaha Dilan mendekati Milea meluluhkan hatinya.
Sayangnya Dilan bukan siswa sembarangan, ia merupakan ketua geng motor yang cukup dikenal di Bandung pada waktu itu. Meski banyak perkara yang terjadi, Dilan bisa memastikan bahwa Milea aman di dekatnya, dan Dilan tidak akan membahayakan dirinya sendiri. Tapi apakah janji Dilan itu benar adanya?
20. Tenggelamnya Kapal Van der Wijk

Zainuddin (Herjunot Ali) merupakan pria Makassar yang jatuh cinta pada gadis bernama Hayati (Pevita Pearce). Sayangnya kisah cintanya harus bertepuk sebelah tangan setelah orang tua Hayati tidak menyetujui hubungan mereka akibat adat dan tradisi yang kuat. Zainuddin dianggap tidak pantas menjalin cinta dengan Hayati.
Hayati pun dijodohkan dengan seorang pria kaya terhormat, Aziz (Reza Rahadian). Bertahun-tahun berpisah, Zainuddin bertemu kembali dengan Hayati. Namun rasa sakit Zainuddin di masa lalu membuatnya mengacuhkan Hayati, hingga rasa sesal datang ketika Hayati meninggal dalam kapal Van Der Wijck yang karam.
Banyak dibintangi oleh aktor ternama dan kualitas cerita yang baik, membuat 20 film diatas dianggap pantas masuk ke dalam daftar Film Terbaik Indonesia. Apakah salah satu film favorit kalian ada di daftar tersebut? Atau ada film lain yang menurut teman-teman layak masuk? Tulis tanggapan kalian di kolom komentar ya supaya nanti bisa kita bahas bersama!
