logo web

Sinopsis & Review Why Her?, Kisah Pengacara dan Mantan Napi

Ditulis oleh Desi Puji Lestari
Why Her?
3.3
/5
showpoiler-logo
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Menjadi pengacara wanita yang disepelekan rekan-rekannya hanya karena lulusan SMA tidak menghalangi langkah Oh Soo Jae mencapai puncak tertinggi dalam karir.

Kecerdasan serta keberaniannya menjadi sesuatu yang ditakuti para lawan. Soo Jae diberhentikan sebagai pengacara karena dianggap menjadi penyebab tewasnya seorang korban perkosaan.

Dia lalu ditugaskan mengajar di salah satu sekolah hukum. Siapa sangka di sana dia bertemu seorang pemuda yang harapannya dia selamatkan beberapa tahun lalu.

Akan seperti apa perjalanan Soo Jae? Drama hukum dengan bumbu romantis yang dibintangi Seo Hyun Jin dan Hwang In Youp berjudul Why Her? (2022) ini siap menghiburmu!

Sinopsis

Soo Jae adalah seorang pengacara wanita yang hebat, cerdas, dingin dan membahayakan lawan-lawannya. Namun, karena dia wanita dan hanya lulusan SMA, Soo Jae tak pernah diapresiasi. Senior sesama pengacara justru ramai-ramai membencinya.

Dia dianggap sebagai ancaman, kecuali oleh seorang pemuda yang mengaguminya karena pernah diselamatkan saat jatuh dalam keterpurukan.

Episode 1-2

Episode 1-2

Pengacara wanita yang hanya lulusan SMA, Oh Soo Jae, memperlihatkan kapasitasnya dengan memenangkan kasus penipuan yang menimpa Hansu Bio.

Pencapaian Oh Soo Jae tidak membuat para senior terkesan, termasuk pimpinannya sendiri, Choi Tae Kok. Mereka cenderung menyepelekannya karena Oh Soo Jae dinilai tidak sepadan, terlebih dia adalah seorang wanita.

Oh Soo Jae bukan tidak sepadan, melainkan terlalu sulit dikendalikan. Dia bahkan berani membongkar kebobrokan Hansu Grup padahal perusahaan tersebut adalah klien dari tempatnya bekerja, Firma Hukum TK.

Keberanian Oh Soo Jae membuat Choi Tae Kok mengangkatnya menjadi mitra pelaksana. Setelah itu Choi merasa berhak mengendalikan Soo Jae, terutama mengenai kasus Hansu Grup.

Soo Jae diberi kepercayaan menyelesaikan kasus dugaan perkosaan yang dilakukan Anggota Dewan An Kang Won. Pelapornya adalah wanita pekerja klub bernama Park So Young. An Kang Won yang diam-diam berkencan dengan Soo Jae meminta agar reputasinya diselamatkan.

Sebagai pengacara An Kang Won, Soo Jae bertemu Park So Young dan pengacaranya. Dalam pertemuan itu Soo Jae memojokkan So Young dengan kata-kata yang mengintimidasi.

Soo Jae tahu bahwa So Young tidak sepenuhnya berdusta tapi dia tidak peduli. Begitu hendak pulang, Soo Jae shock mengetahui So Young jatuh dari atas gedung tepat di depannya dan tewas.

Soo Jae dirundung perasaan bersalah. Dia kembali mengingat kata-kata ancaman yang sudah dilontarkan pada gadis itu. Soo Jae juga mengingat nasihat mendiang ayahnya agar menjadi pengacara yang dipercaya klien sehingga mereka dapat membuka diri padanya.

Kehebohan di Firma Hukum TK tak bisa dihindari. Soo Jae disudutkan sebagai penyebab bunuh diri So Young. Sebagai upaya membela diri dia melontarkan kata-kata yang ternyata menyinggung Choi Tae Kok.

Tae Kok lantas memutuskan untuk mengistirahatkan Soo Jae sebagai pengacara dan mengirimnya menjadi profesor hukum di sebuah universitas.

Soo Jae hanya memperkenalkan diri dan menulis satu kalimat dasar yang harus diingat para calon pengacara pada para mahasiswanya.

Kalimat itu mengingatkan salah satu mahasiswa bernama Gong Chan mengenai kejadian dan sosok paling berkesan di hidupnya. Gong Chan yang pernah dipenjara saat remaja ingat bahwa Soo Jae adalah pengacara yang telah membantunya.

Pimpinan Hansu Grup, Han Ki Taek, berencana menjual Hansu Grup untuk mendukung Lee In Soo menjadi presiden.

Rencana itu ternyata merupakan sebuah upaya pencucian uang. Soo Jae yang memiliki semua dokumen penting Hansu Grup membuat mereka kelimpungan.

Choi Tae Kok yang kebetulan mengelola aset pribadi Han Ki Tae ikut kebakaran jenggot. Dia meminta Soo Jae menyerahkan dokumen-dokumen itu. Soo Jae sendiri ingin dirinya ditunjuk sebagai penanggungjawab penjualan Hansu Grup.

Pada malam yang digelar sekolah hukum Soo Jae dilecehkan oleh rekan sesama profesor bernama Seo Joon Myung. Gong Chan memergoki dan hampir berkelahi dengan profesor tersebut.

Rupanya Seo Joon Myung adalah jaksa yang menjebloskannya ke penjara belasan tahun lalu. Bukan hanya tidak kompeten, Seo Joon Myung ternyata lelaki cabul dan pengecut.

Dia terungkap kembali melecehkan wanita lain. Kali ini korbannya adalah Na Se Ryeon, salah satu mahasiswinya. Ketika Na Se Ryeon mengungkap perbuatan cabul Seo Joon Myung di kampus, dia justru ditekan oleh banyak pihak. Soo Jae juga ikut menyalahkannya.

Gong Chan menegurnya dan cukup kecewa karena Soo Jae tidak sama dengan sosok yang dikenalnya dulu. Dia lantas bertekad mencari bukti kebejatan Seo Joon Myung.

Dibantu banyak pihak, Gong Chan dan teman-teman, termasuk putra Choi Tae Kok bernama Choi Yoon Sang, hadir dalam sidang yang digelar kampus dengan membawa sejumlah bukti.

Sayang, bukti yang mereka bawa dinilai tidak cukup memberatkan. Secara mengejutkan Soo Jae yang sebelumnya diminta membela Seo Joon Myung oleh pihak istrinya, malah menunjukkan rekaman CCTV saat pria itu melecehkannya.

Sikapnya membuat Gong Chan kembali bersemangat dan tanpa diduga langsung menyatakan perasaannya. Gong Chan bernama asli Kim Dong Gu.

Belasan tahun lalu dia dituduh memerkosa dan membunuh adik tirinya. Saat Seo Joon Myung menjebloskan dia ke dalam penjara, Soo Jae yang menjadi pengacaranya mencoba menguatkannya.

Setahun kemudian pemuda tersebut dinyatakan tidak bersalah. Namanya dibersihkan dan dia mendapat identitas baru sebagai Gong Chan.

Sejak itu Gong Chan rajin belajar tentang hukum sambil bekerja. Alasannya masuk ke sekolah hukum adalah untuk menemukan Soo Jae.

Episode 3-4

Review Why Her Episode 3-4__

Adik Park So Young bernama Park Ji Young menuduh Soo Jae sebagai pembunuh. Tuduhan tersebut dipertegas dengan video yang menunjukkan bahwa Soo Jae dan So Young sama-sama berada di atap gedung Firma Hukum TK sebelum peristiwa nahas tersebut terjadi.

Akan tetapi, Soo Jae sama sekali tidak terganggu dengan video tersebut. Dia malah memerintahkan mahasiswanya, termasuk Gong Chan, untuk menyelidikinya.

Dari hasil penyelidikan, Gong Chan yakin bahwa pelakunya bukan Soo Jae. Dari penyelidikan mereka pula diketahui kalau So Young memiliki dua ponsel. Namun, seseorang telah mencuri ponsel yang merekam detik-detik kematian So Young.

Soo Jae sendiri terus didesak Choi Tae Guk dan Choi Ju Wan agar menyerahkan dokumen Hansu Bio. Dengan dokumen tersebut, Choi bisa membuang Soo Jae sekaligus Pimpinan Han Sung Bum.

Soo Jae tidak segegabah itu untuk menyerahkannya. Dia malah menemukan sebuah USB berisi file penting yang bisa menghancurkan mereka.

Situasi yang cukup berat dirasakan Soo Jae bisa dilihat oleh Gong Chan. Ketika Park Ji Young akhirnya ditetapkan sebagai tersangka atas kematian kakaknya, Gong Chan yakin Soo Jae membocorkan penyelidikan mereka pada polisi karena alasan tertentu. Soo Jae terkesan dengannya dan memberi pemuda itu ciuman.

Pemilik bar tempat mendiang Park So Young bekerja ternyata kaki tangan Han Sung Bum. Di sana terdapat ruang VIP yang hanya boleh dimasuki oleh Han Sung Bum, Choi Tae Guk dan Anggota Dewan Lee In Soo. Bukan hanya itu, rupanya So Young meninggal dalam keadaan hamil muda. 

Selain sibuk menjadi pengacara Ji Young, Soo Jae juga disibukkan dengan urusannya bersama Yoon Se Pil dari SP Partners. Pria tersebut mengajak Soo Jae untuk sama-sama menghancurkan Han Sung Bum, Choi Tae Guk dan Lee In Soo, tapi wanita itu menolak. Soo Jae punya rencana sendiri untuk hal tersebut.

Yoon lantas memberi Soo Jae informasi mengenai penundaan penjualan Hansu Bio. Dia juga menyerahkan foto kebersamaan antara Han Sung Bum dan mendiang Park So Young yang diambil sembunyi-sembunyi. 

Kabar pertemuan Soo Jae dan Yoon Se Pil tidak sengaja didengar Gong Chan. Dia semakin patah hati ketika Soo Jae mengatakan bahwa dia tak pernah percaya pada kliennya, melainkan pada kemampuannya.

Ingatan Gong Chan kembali ke masa lalu ketika Soo Jae menjadi pengacaranya, ketika dia mempercayai Gong Chan sebagai kliennya. Gong Chan yakin Soo Jae menjadi keras karena dikelilingi orang jahat.

Curahan hati Gong Chan itu secara tidak sengaja didengar Soo Jae. Nyatanya, Soo Jae memang harus bertahan di antara orang-orang licik, terutama Cho Tae Guk yang kali ini memberinya tugas mengurus perceraian putranya, Choi Ju Wan. 

Soo Jae menolaknya dan lebih tertarik mengorek informasi dari Han Ki Taek, keponakan Han Sang Bum, mengenai kedekatan pamannya dengan Park So Young. Soo Jae juga mendesak agar penjualan Hansu Bio dilanjutkan.

Setelah menekan Han Ki Taek, Soo Jae menemukan petunjuk tentang kematian So Young berkat bantuan para mahasiswanya, termasuk Gong Chan. Salah satunya berupa video jarak jauh yang memperlihatkan seorang pria mendorong So Young dari atap gedung Firma Hukum TK.

Dengan bukti tersebut Park Ji Young pun dibebaskan. Namun, gedung tempat Soo Jae menyimpan dokumen Hansu Bio dibobol seseorang. Soo Jae pun terancam, tapi untungnya dia sempat menghubungi Gong Chan.

Episode 5-6

Why Her Ep 5-6

Sosok misterius yang membobol kantor Soo Jae membawa kabur USB berisi data dana taktis. Data tersebut sangat dibutuhkan oleh Choi Tae Guk.

Selaku anak, Choi Ju Wan berinisiatif membayar Hong Suk Pal untuk mencurinya. Namun, Suk Pal gagal karena saat akan kabur dia sempat berpapasan dan berkelahi dengan Gong Chan sehingga USB yang diambil terjatuh tanpa dia sadari.

Gong Chan menemukan Soo Jae bersembunyi di atap gedung. Tak lama sesosok pria misterius yang berbeda juga datang. Soo Jae tidak kesulitan mengidentifikasinya sebagai Han Gi Taek.

Gong Chan melapor pada polisi atas kejadian ini, tapi Soo Jae tidak terima karena baginya melapor pada polisi bisa memperunyam masalah. Dia menganggap Gong Chan sudah melewati batas.

Diam-diam Gong Chan menyimpan USB yang dia temukan lalu meminta Nam Chun Poong untuk menyelidiki data di dalamnya kemudian menyalinnya. Gong Chan kaget karena di sana nama Soo Jae tertulis pada rekening pencucian uang.

Choi Tae Guk sengaja melakukan itu agar jika terjadi sesuatu yang buruk, dia bisa cuci tangan dan Soo Jae yang akan bertanggungjawab.

Menggunakan informasi dari Gong Chan, Soo Jae membuat kesepakatan dengan Choi Tae Guk. Dia ingin seluruh komisi penjualan Hansu Bio dengan SP Partners menjadi miliknya.

Choi Tae Guk bersedia asal Soo Jae mau menjadi pengacara untuk perceraian putranya, Choi Ju Wan. Jika perceraian tersebut selesai diurus, Tae Guk berencana menikahkan Ju Wan dengan Soo Jae.

Lelaki paruh baya tersebut seolah lupa dosa yang diperbuatnya tujuh tahun lalu. Ketika itu Soo Jae yang menjalin hubungan dengan Ju Wan dinyatakan hamil. Tae Guk lantas mengirim Soo Jae ke Amerika dan berjanji akan mengirim Ju Wan ke sana untuk menikahkan mereka. Namun, semua hanya tipuan. 

Soo Jae harus menerima berita kematian anaknya dan perkataan Tae Guk yang menghinakan. Soo Jae tak punya pilihan selain kembali ke Korea dan bekerja pada Tae Guk dengan membawa dendam dan ambisi di dadanya. Wanita itu akhirnya menemui istri Ju Wan, Lim Seung Yeon, yang sedang dalam proses cerai.

Dari pertemuan itu Soo Jae tahu kalau Lim Seung Yeon dan Ju Wan tidak memiliki anak. Choi Jae Yi, gadis cilik yang memanggil Ju Wan dengan sebutan ayah bukan anak kandung Lim Seung Yeon. Bagaimana pun Soo Jae terluka oleh perbuatan Tae Guk, dia harus melanjutkan hidup.

Soo Jae kembali menyelidiki kematian Park So Young dengan meminta para mahasiswa yang tergabung dalam legal clinic untuk menemukan pembunuhnya.

Semua setuju, termasuk Yoon Sang dan Gong Chan. Namun, Yoon Sang mengajukan syarat; dia meminta Soo Jae tidak berpacaran dengan Gong Chan.

Gong Chan sendiri setuju bergabung menemukan pembunuh So Young tanpa syarat apa pun. Ketulusan Gong Chan serta fakta mengejutkan tentang Choi Jae Yi tampak membuat Soo Jae emosional.

Dia berencana menceritakan masa lalunya pada Gong Chan, tetapi Hong Suk Pal menelepon mengajaknya bertemu.

Terpancing dengan informasi yang akan disampaikan Hong Suk Pal terkait kematian Park So Young, Soo Jae menemuinya. Tiba di lokasi yang dijanjikan tiba-tiba sebuah mobil meledak. Soo Jae terhempas, tapi sempat menghubungi Gong Chan sebelum ledakan kedua terjadi.

Episode 7-10

Episode 7-10

Hong Seok Pal tewas dalam ledakan mobil tepat di depan Soo Jae. Kematian lelaki itu sudah direncanakan oleh Choi Tae Guk. Tujuannya tentu saja mengincar Soo Jae.

Akibatnya Soo Jae ditahan. Namun, Gong Chan dan lainnya tidak tinggal diam sehingga Soo Jae bisa dibebaskan.

Mereka menganalisis detail-detail pada video Hong Seok Pal yang berisi fitnahan terhadap Soo Jae. Yoon Sang langsung menyadari detail petunjuk kecil yang diberikan Seok Pal.

Klinik Legal pun mencurigai Choi Tae Guk beserta Choi Joo Wan. Dengan alasan itu Yoon Sang memutuskan keluar dari klinik tersebut.

Dia bergabung dengan sang ayah dengan niat sebagai agen ganda. Yoon Sang meminta bekerja di bawah Soo Jae agar dapat mengetahui rencana sang ayah untuk wanita itu.

Feeling Yoon Sang tidak meleset karena Choi Tae Guk memerintahkan orang untuk memata-matai Gong Chan yang kini menampung Soo Jae.

Dampak dari masalah yang menimpa Soo Jae, transaksi penjualan Hansu Grup dan SP Partners terhambat. SP Partners tidak bisa melanjutkan kerjasama karena beberapa alasan.

Masalah yang menimpa Choi Tae Guk tidak berhenti di sana karena bangunan atau proyek konstruksi yang sedang dibangun di bawah Hansu Grup runtuh dan memakan korban jiwa.

Sebagai mitra Han Sung Bom, hal itu tentu mengganggu Tae Guk. Apalagi Lee In Soo marah besar sebab reputasinya hancur gara-gara kelalaian Hansu Grup.

Tiga penjahat kelas kakap tersebut terancam pecah kongsi. Hubungan ketiganya yang mulai renggang untungnya tidak terjadi pada Gong Chan dan Soo Jae. Keduanya justru semakin dekat dan intim.

Sayang, gejolak mulai terjadi ketika Gong Chan tak kunjung menceritakan masa lalunya pada Soo Jae. Setelah tanpa diduga bertemu ibu angkatnya, Ji Soon Ok, Gong Chan terpukul.

Sook Ok masih belum berhenti menyalahkan Gong Chan atas kematian putrinya atau adik tiri Gong Chan yang bernama Jeon Na Jung.

Keterpukulan Gong Chan bertambah ketika dia melihat gelang milik Na Jung serta kerangka dan tali ditemukan di konstruksi Hansu Grup yang runtuh dalam siaran televisi. Pemuda tersebut teringat kembali peristiwa memilukan yang terjadi padanya belasan tahun lalu.

Soo Jae yang diperintahkan untuk menangani masalah tersebut kembali ke kediaman Gong Chan untuk melakukan pengecekan dokumen bersama Song Mi Rim.

Ketika hendak mencari Gong Chan, Soo Jae malah menemukan berkas-berkas berisi masa lalu Gong Chan saat masih bernama Kim Dong Gu.

Episode 11-12

Episode 11-12

Setelah mengetahui bahwa Gong Chan adalah Kim Dong Gu, sikap Soo Jae berubah. Dia kembali mengingat kegagagalannya dalam membela Dong Gu yang tak bersalah dalam kasus pembunuhan Jeon Na Jung.

Ingatannya kembali ke masa lalu ketika sang guru, Baek Jin Ki, memintanya mengikuti alur alih-alih bekerja keras menyelamatkan Dong Gu.

Soo Jae mendorong Gong Chan menjauh atas dasar rasa bersalahnya. Gong Chan sendiri bersikeras pada kepolisian untuk melakukan tes DNA terhadap belulang yang dia temukan di reruntuhan proyek milik Hansu Group. Dia yakin tulang-tulang itu adalah milik adik tirinya.

Gong Chan terpuruk lagi dalam masa lalu yang menyedihkan. Dia terlihat mengunjungi makam Jeon Na Jung dan kaget karena melihat Baek Jin Ki ada di sana.

Menurut profesornya itu, pada malam kejadian Na Jung menyelamatkan nyawa sang putri, Kang Eun Soo. Kabar bahwa Gong Chan adalah Kim Dong Gu sampai ke telinga Tae Guk.

Yoon Sang akhirnya juga mengetahui hal itu dan memanfaatkannya untuk menjauhkan Gong Chan dari Soo Jae. Soo Jae yang tak tahan kasus tersebut kembali jadi bahan pembicaraan langsung menemui Baek Jin Ki. Dia mendengar penjelasan yang mengejutkan tentang pelaku pembunuh Na Jung sebenarnya.

Menurut Baek Jin Ki, kematian Na Jung terkait dengan putrinya Kang Eun Soo yang malam itu mendapat pelecehan dari Choi Joo Wan, Han Dong O dan Lee Si Hyuk.

Ketiganya merupakan putra Choi Tae Guk, Han Sung Bum dan Lee In Soo. Kang Eun Soo yang sempat melarikan diri ditolong oleh Na Jung dan sempat dipakaikan rompi miliknya.

Sayang begitu kembali lari dari mereka, Kang Eun Soo tertabrak mobil, sementara Na Jung yang jadi saksi mata kejadian itu diculik dan dihabisi.

Mereka kemudian merekayasa kematian Na Jung sebagai pembunuhan yang dilakukan oleh Kim Dong Gu. Soo Jae marah mendengar senior yang paling dihormatinya itu diam saja mengetahui kebenarannya.

Yoon Se Pil menjelaskan kalau dirinyalah yang meminta Jin Ki mengalah lebih dulu. Mereka perlu kekuatan untuk melawan Tae Guk.

Kepedihan hati Soo Jae bertambah ketika mendengar pengakuan dari Gong Chan melalui telepon yang sengaja dihubungkan Yoon Sang. Bermaksud merusak hubungan mereka, Yoon Sang malah membuat keduanya semakin yakin dengan masing-masing.

Dari seberang telepon Soo Jae mendengar pengakuan Gong Chan yang tak peduli sekalipun dalam persidangan sepuluh tahun lalu Soo Jae menyerah padanya. Dia hanya tahu dan peduli bahwa Soo Jae adalah satu-satunya orang yang memercayainya.

Episode 13-16

Episode 13-16 (END)

Soo Jae mencoba membongkar aib Choi Joo Wan dan dua temannya, Han Dong O dan Lee Si Hyuk, yang telah memerkosa Kang Eun Soo sepuluh tahun lalu. Choi Tae Guk tidak bisa membiarkannya karena hal itu akan mencoreng reputasi sekaligus membuka kejahatannya selama ini.

Dia kemudian mencoba membalikkan keadaan dengan mengatakan pada Soo Jae bahwa anaknya dan Joo Wan selama ini masih hidup.

Anak yang dimaksud adalah Choi Jae Yi; gadis cilik yang Soo Jae ketahui sebagai putri Joo Wan dan istrinya, Lim Seung Yeon. Mendengar itu Soo Jae shock, tapi tak langsung percaya. Dia memutuskan memeriksa sendiri DNA dirinya dan Jae Yi.

Hasilnya, Jae Yi memang putri kandung Soo Jae dan Joo Wan yang disembunyikan Tae Guk selama ini. Kebahagiaan Soo Jae mengetahui anaknya masih hidup sayangnya tidak berlangsung lama.

Jae Yi meninggal sesaat setelah ditabrak kendaraan. Hidup Soo Jae seketika hancur. Dia merasa tak berhak melanjutkan hidup setelah sebelumnya merasa bersalah pada Gong Chan.

Tae Guk tak peduli dengan penderitaan Soo Jae. Dia malah memerintahkan Ha Il Ku untuk menyelidiki gadis yang diperkosa oleh Joo Wan dan dua temannya.

Ha Il Ku mendapatkan informasi bahwa gadis itu adalah Kang Eun Soo. Lebih jauh dia juga menemukan fakta bahwa Baek Jin Ki adalah ayah Kang Eun Soo dan Yoon Se Pil merupakan tunangannya.

Mengetahui hal itu Tae Guk berusaha menyerang Baek Jin Ki dan Yoon Se Pil sekaligus. Selain itu dia juga berusaha menghancurkan Soo Jae melalui sidang pendisiplinan.

Namun, kemenangan Tae Guk, Han Sung Beom dan Lee In Soo tidak berlangsung lama. Pada persidangan Soo Jae hari kedua, bukti-bukti kejahatan Tae Guk dibeberkan secara jelas dan di depan banyak orang.

Soo Jae mendapatkan rekaman suara dan cctv yang merekam kejahatan Tae Guk dari Choi Yoon Sang. Yoon Sang ingin menghentikan sang ayah dari kejahatan yang semakin gila.

Posisi Soo Jae semakin diuntungkan dengan keberpihakan Ha Il Ku padanya. Sebagai orang kepercayaan Tae Guk, Ha Il Ku telah melakukan banyak hal untuk menutupi kebobrokannya.

Namun, seolah tak cukup Tae Guk terus meminta Ha Il Ku bertanggungjawab atas semua kejahatan yang dia lakukan. Il Ku yang baru saja kehilangan sang putra merasa diperlakukan dengan rendah.

Dia lantas membeberkan fakta bahwa pembunuh adik tiri Gong Chan adalah Tae Guk. Mendapati semua kebusukannya dibongkar, pemilik Firma Hukum TK itu seketika kehilangan segalanya.

Dalam keadaan hancur, Tae Guk membuat keputusan untuk bunuh diri. Sebelum itu dia menelpon Soo Jae dan tetap tidak mengakui kekalahannya atau pun kesalahannya.

Enam bulan berselang, Soo Jae lebih aktif sebagai pengajar di Klinik Legal. Dia menolak tawaran Yoon Se Pil yang masih harus berurusan dengan Hansu Group. Soo Jae bahagia dengan Gong Chan di sampingnya.

Pengacara Wanita yang Cerdas, Dingin dan Berbahaya

Pengacara Wanita yang Cerdas, Dingin dan Berbahaya

Hadir kembali drama Korea dengan karakter wanita yang tangguh, cerdas, dingin dan dianggap berbahaya oleh orang-orang jahat.

Dengan latar belakang tentang dunia hukum, drama ini menempatkan Seo Hyun Jin sebagai karakter utamanya. Dari penokohannya tampak familiar karena jaksa, pengacara atau hakim wanita yang dingin sudah cukup sering diangkat sebagai main character.

Nonton dua episode perdana Why Her? (2022) konflik yang disuguhkan sudah sangat padat. Sebagai pengacara dari salah satu firma hukum terkenal, Soo Jae harus berhadapan dengan orang-orang sirik yang merendahkannya.

Hal itu tidak menghalanginya mengusut kasus pencucian uang sebuah perusahaan besar. Soo Jae juga harus menghadapi kasus perkosaan yang membuat korbannya meninggal hingga membuat dia sempat merasa bersalah.

Di tempat kerjanya yang baru Soo Jae kembali dihadapkan pada kasus pelecehan seksual yang dilakukan salah satu profesor. Dari menit awal sampai akhir episode dua, tidak ada jeda. Padat!

Cinta Pemuda Mantan Napi pada Mantan Pengacaranya

Cinta Pemuda Mantan Napi pada Mantan Pengacaranya

Di antara padatnya konflik seputar hukum yang berat dan serius, Why Her? (2022) menyelipkan bumbu romantis di dalamnya. Pada bagian ini, ceritanya pun dibuat cukup dramatis.

Seorang pemuda bernama Kim Dong Gu difitnah telah memerkosa dan membunuh adik tirinya. Dia dijebak dengan bukti-bukti hasil rekayasa.

Tidak ada satu pun yang percaya, termasuk dua orangtuanya. Dong Gu menemukan harapan kembali setelah bertemu dengan pengacara wanita yang mau memercayainya. Sosok pengacara wanita itu adalah Soo Jae.

Plot di bagian romance-nya hampir mirip dengan drama Melancholia (2021) yang dibintangi Im Soo Jung dan Lee Do Hyun.

Di drama tersebut Lee Do Hyun jatuh cinta dengan Im Soo Jung, gurunya sendiri setelah merasa diselamatkan dari trauma dan keterpurukan; persis seperti Dong Gu yang jatuh cinta pada Soo Jae karena pengalaman emosi yang serupa.

Why Her? (2022) akan cocok untuk kamu penyuka drama legal dan crime dengan karakter wanita yang tangguh, dingin dan cerdas.

Kematian So Young Temukan Petunjuk

Review Why Her Episode 3-4_Kematian So Young Temukan Petunjuk_

Dibuka dengan keriuhan Park Ji Young, adik Park So Young, yang menuduh Soo Jae sebagai pembunuh, episode tiga dan empat drama Why Her? (2022) masih membahas misteri kematian wanita tersebut. Menariknya, pesona Soo Jae sebagai pengacara cerdas dan cerdik semakin terlihat.  

Langkah Soo Jae di dua episode ini cukup mengejutkan karena dia menjadikan dirinya sebagai bahan penyelidikan bagi mahasiswa-mahasiswanya.

Dia juga sengaja menjebloskan Park Ji Young ke dalam penjara dengan tuduhan membunuh kakak sendiri. Namun, hal tersebut terbukti membawanya menemukan petunjuk-petunjuk baru.

Kematian So Young yang ditimpakan padanya, mulai terang di episode empat. Kekompakan para mahasiswa dalam membantu Soo Jae juga semakin solid dan seru dibanding sebelumnya. Berkat kerjasama mereka, kasus kematian So Young memasuki babak baru. 

Soo Jae Mulai Tertarik pada Gong Chan

Review Why Her Episode 3-4_Soo Jae Mulai Tertarik pada Gong Chan_

Pada dua episode tiga dan empat ini pula, Soo Jae mulai tertarik dengan Gong Chan. Pemuda itu terlihat berusaha mengesankan Soo Jae dengan pikirannya yang bebas dan jujur. Kamu akan melihat sikap jagoan Gong Chan membela Soo Jae di tengah video yang menyudutkannya. 

Namun, sikap Gong Chan terasa agak berlebihan, khususnya ketika dia mengeluarkan banyak tenaga untuk bicara ketika Ju Wan menyapanya dengan cukup casual. Sikap berlebihan Gong Chan yang seperti itu justru membuat Soo Jae tambah tertarik.

Di episode tiga, kamu akan mendapat kejutan manis dari Soo Jae untuk Gong Chan. Dari sana hubungan mereka terlihat akan semakin dekat. Apalagi di bagian akhir episode empat Gong Chan jadi orang pertama yang dihubungi Soo Jae saat dirinya berada dalam posisi terancam.

Interaksi antara mereka menjadi bumbu yang membuat alur cerita Why Her? (2022) ‘ada manis-manisnya’; cocok buat kamu penyuka noona romance.

Kejutan dari Masa Lalu Soo Jae

Kejutan dari Masa Lalu Soo Jae

Konflik yang disuguhkan Why Her? (2022) episode lima dan enam tidak terlalu berbeda dengan episode sebelumnya karena Soo Jae masih harus menghadapi berbagai ancaman. Dua orang misterius yang membobol kantornya sudah diketahui. Mereka adalah orang suruhan Ju Wan dan Han Gi Taek yang ingin memuaskan Tae Guk.

Perkembangan menarik dari dua episode ini adalah keterlibatan Gong Chan pada urusan Soo Jae yang semakin sering. Gong Chan terang-terangan dan bertambah agresif menunjukkan kekhawatirannya pada wanita tersebut. Dia terhitung beberapa kali membantu Soo Jae, termasuk mengatasi ibu Soo Jae yang kerap mengganggu.

Namun, ada bagian yang lebih mengejutkan daripada perasaan Gong Chan, yaitu masa lalu Soo Jae dan putra Choi Tae Guk, Choi Ju Wan. Dalam alur mundur diceritakan bahwa Soo Jae dan Ju Wan sempat terlibat hubungan yang serius. Soo Jae hamil, tapi kemudian ditipu dan dihancurkan oleh Tae Guk.

Pengalaman masa lalu yang menyedihkan itulah yang tampaknya mengubah Soo Jae menjadi sosok lebih dingin seperti saat ini. Selain kejutan tersebut, ada hal yang justru menjadi tanda tanya.

Hal ini terkait status putri Ju Wan, Choi Jae Yi. Pasalnya istri Ju Wan mengaku tak pernah melahirkan buah hati dari pernikahannya. Kira-kira apakah Jae Yi merupakan putri kandung Soo Jae?

Soo Jae dan Gong Chan Semakin Dekat

Soo Jae dan Gong Chan Semakin Dekat_

Tidak ada perbedaan signifikan dari kesulitan yang menimpa Soo Jae karena pada empat episode ini pengacara cerdas tersebut masih menjadi sasaran Choi Tae Guk.

Kali ini Soo Jae dituduh turut menghabisi Hong Seok Pal. Setelah dipojokkan atas kematian wanita bernama Park So Young, Soo Jae harus menghadapi fitnahan lainnya.

Seperti yang sudah bisa ditebak, Soo Jae tentu tidak mudah dikalahkan. Gong Chan juga semakin antusias menunjukkan kepeduliannya.

Pada empat episode ini, perkembangan yang cukup signifikan malah terlihat pada hubungan antara Soo Jae dan Gong Chan. Pengacara yang terkenal kuat itu, menunjukkan kerapuhannya di depan Gong Chan.

Sayang, chemistry keduanya tidak kuat. Karakter Gong Chan lumayan mengganggu untuk karakter Soo Jae yang terlanjur sangat bold. Alih-alih romantis, scene manis keduanya malah terasa cheesy dan cringe.

Namun, di akhir episode 10, hubungan yang sudah dekat itu menemukan gejolak. Kamu bisa melihat penampilan Hwang In Yeop yang meyakinkan sebagai seorang pemuda dengan masa lalu traumatis.

Kebenaran Masa Lalu Gong Chan Terkuak

Kebenaran Masa Lalu Gong Chan Terkuak

Memasuki episode sebelas dan dua belas, Why Her? (2022) mulai menyajikan konflik baru; tidak lagi berpusat hanya pada Soo Jae, melainkan juga Gong Chan.

Sejak awal episode kebenaran tentang kisah pilu Gong Chan sebagai Kim Dong Gu disuguhkan sebagai misteri dan di dua episode ini semuanya terungkap.

Dimulai dengan sikap Soo Jae yang dingin karena teringat kegagalannya membela Kim Dong Gu, cerita berakhir mengejutkan karena fakta yang disimpan.

Teka-teki pembunuh sebenarnya adik tiri Gong Chan mulai terbuka di episode dua belas. Sosoknya tidak terlalu mengagetkan, tetapi plot-nya lumayan membuat tensi drama ini naik.

Di sisi lain, dua episode Why Her? (2022) kali ini memperlihatkan hubungan Gong Chan dan Soo Jae yang semakin dramatis dan emosional. Keduanya menjadi korban atas kejahatan Tae Guk dan dua rekannya yang serakah. Penasaran bagaimana Soo Jae bisa membalas semua perbuatan mereka?

Kemenangan Akhir yang Berpihak pada Soo Jae

Kemenangan Akhir yang Berpihak pada Soo Jae

Kehidupan Soo Jae sebagai pengacara wanita, sudah diperlihatkan sangat berat di beberapa episode awal. Bagaimana dia diperlakukan tidak adil dan dipandang sebelah mata oleh rekan-rekannya, tapi tetap kuat membuat karakternya semakin menarik.

Pada empat episode terakhir, penderitaan Soo Jae masih terus berlanjut. Kali ini sebuah rahasia ikut terbuka. Rahasia itu memperjelas Choi Tae Guk sebagai karakter paling mengerikan dan tak punya hati di drama ini.

Kemunculannya membuat emosi, bahkan sampai menit-menit terakhir sebelum kematiannya. Penyelesaian untuk kejahatan yang dia perbuat pada Soo Jae dan Gong Chan cukup memuaskan walau sampai episode 15 Tae Guk masih diberi kemenangan.

Melihat karakternya masih berbahagia di episode 15 rasanya bikin frustasi, apalagi Soo Jae tampak tak berdaya setelah kematian putri kandungnya. Why Her? (2022) seolah tak memberi harapan untuk happy ending, tapi ternyata kejutan datang di bagian akhir.

Walau tidak terlalu istimewa, Why Her? (2022) menutup ceritanya dengan memuaskan. Tak ada yang diburu-buru atau terasa dipaksakan. Plot ditulis cukup rapi dengan sebuah pesan: untuk sebuah kebenaran, keberuntungan bisa mendadak berpihak di saat-saat terakhir.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram