logo web

10 Fakta Selena: The Series, Penyanyi Latin yang Dibunuh Fans-nya

Ditulis oleh Siti Hasanah

Salah satu penyanyi Meksiko-Amerika yang terkenal dan berpengaruh di abad ke-20 adalah Selena Quintanilla-Pére. Dia dikenal sebagai 'Ratu Musik Tejano,’ yaitu jenis musik yang terkenal di Texas Tengah dan Selatan serta Meksiko timur laut.

Musik ini menggabungkan elemen budaya Amerika dan Meksiko. Penyanyi Latin yang banyak penggemarnya ini dibunuh oleh presiden fans club-nya.

Kisah hidupnya kemudian diangkat kembali setelah sebelumnya difilmkan di layar lebar di tahun 1997 dengan Jennifer Lopez sebagai bintangnya.

Netflix mencoba mengenang penyanyi Latin tersebut dengan merilis Selena: The Series. Kisahnya seputar perjuangannya dalam bermusik serta keindahan vokalnya. Sebelum menonton series-nya, yuk kita intip dulu apa saja fakta di belakang layarnya.

Baca juga: Review & Sinopsis Film Biografi Selena: The Series (2020)

1. Christian Serratos Ahli Berdandan Ala Selena

Christian Serratos Ahli Berdandan Ala Selena

Serial Netflix ini sebagian besar pengambilan gambarnya dilakukan saat awal pandemi Covid-19. Ini mengakibatkan sang artis utama, Christian Serratos, lebih sering merias wajahnya sendiri tanpa penata rias.

Diperkirakan sekitar 75 persen dari serial ini, riasan wajah Christian dilakukan oleh dirinya sendiri. Penata rias utama untuk Selena: The Series, John Stapleton, membantu Christian Serratos beberapa kali lewat Zoom.

Menurut John, Christian ahli dalam membuat bibir dan alis ala Selena. Untuk bagian bibir khususnya diharuskan untuk meniru tampilan khas 1940-an yang tidak meninggi di bagian tengahnya. Bibir Selena kebetulan berbentuk seperti itu.

2. Natasha Perez Berlutut Saat Pengambilan Gambar

Natasha Perez Berlutut Saat Pengambilan Gambar

Saat menonton sebuah film atau drama, penonton akan fokus pada tokoh utama juga tokoh jahatnya. Tokoh jahat tersebut bisa hanya berupa karakter buatan saja ataupun didasarkan pada tokoh nyata.

Dalam serial Selena, tokoh jahatnya adalah pembunuh Selena yang bernama Yolanda Saldivar. Karakter Yolanda tersebut didasarkan pada tokoh nyata.

Adapun yang berperan sebagai Yolanda Saldivar adalah Natasha Perez. Seperti artis lainnya, dia ikut audisi untuk peran Yolanda dan ternyata dia terpilih. Namun ada sedikit masalah.

Ternyata Natasha perawakannya lebih tinggi dibandingkan Yolanda. Untunglah tim produksi serial ini menemukan solusi. Jadi saat syuting, Natasha harus berlutut untuk mengakali perbedaan tinggi di depan kamera.

3. Sebagian Besar Pengambilan Gambar Dilakukan di Meksiko

Sebagian Besar Pengambilan Gambar Dilakukan di Meksiko

Sebagian besar pengambilan gambar 'Selena: The Series' dilakukan di Meksiko. Beberapa lokasi yang dipilih berada di sekitar negara bagian utara Baja California.

Venue yang menjadi tempat penampilan Selena di awal-awal karirnya berlokasi di El Texano Bar, yang berada di Magnolia 33-333, Centro Carretera di Kota Rosarito. Di tempat inilah Selena menerima bunga putih dari gadis muda yang terinspirasi olehnya.

Untuk cerita saat Selena dan band-nya tur di tahun 1989, lokasi syutingnya berada di private beach milik Hotel Castillos del Maret.

Letak hotel ini sekitar 5 menit dari pusat Kota Rosarito, di Jalan Raya Tijuana. Lokasi syuting lainnya yaitu Baja Studios. Tempat ini berada di bentangan tepi laut 3000 kaki di Rosarito.

Studio unik dan luas yang berada di tepi laut ini mempunyai banyak tangki untuk merekam adegan pemandangan bawah laut dan ada pula kapal penyangga. Tempat ini juga menjadi lokasi syuting untuk film Titanic yang dirilis tahun 1997.

4. Suami Selena Tidak Terlibat dalam Pembuatan Serial

Suami Selena Tidak Terlibat dalam Pembuatan Serial

Kreator serial ini, Moises Zamorano, tidak menghubungi suami mendiang Selena, Chris Perez, ketika akan membuat serial Selena.

Dia memutuskan untuk lebih fokus pada cerita keluarga Quintanilla, yaitu keluarga Selena. Kepada Entertainment Weekly, Moises mengatakan bahwa mereka sudah melakukan yang terbaik untuk serial ini.

Ternyata setelah kematian Selena, Chris Perez dan keluarga Selena pernah terlibat perseteruan hukum. Hal ini dikarenakan Chris berusaha untuk mengembangkan seri mengenai Selena.

Sejak kejadian itu, hubungan Chris dan keluarga Selena jadi tidak jelas walaupun Chris ikut mempromosikan serial Netflix tentang Selena.

5. Sebagian Besar Pemeran dan Tim Produksi Berdarah Latin

Sebagian Besar Pemeran dan Tim Produksi Berdarah Latin

Semenjak tim produksi memulai pembuatan serial Selena ini, Moises Zamora berusaha untuk merepresentasikan komunitas Latin dengan baik.

Tak hanya terlihat baik di layar, bahkan di belakang layar, Moises dan Campanario Entertainment berusaha untuk melakukan hal yang sama.

Moises sebagai kreator serial Selena mengatakan bahwa ia ingin serial ini memiliki lebih banyak wanita Latin yang terlibat dalam pembuatannya.

Untuk penyutradaraannya dipercayakan kepada dua wanita Latin, yaitu Katina Median Mora dan Hiromi Kamata yang kelahiran Meksiko. Katina mengerjakan tiga episode, sementara Hiromi menyutradarai enam episode.

6. Christian Serratos Menyumbangkan Suara Aslinya

Christian Serratos Menyumbangkan Suara Aslinya

Mungkin ada beberapa penonton yang penasaran apakah Christian Serratos yang memerankan Selena benar-benar bernyanyi? Jawabannya adalah iya dan tidak.

Sepanjang serial ini yang digunakan dalam pertunjukkan adalah suara asli Selena Quintanilla. Namun penonton juga bisa mendengarkan suara Christian saat karakter Selena menyanyikan acapella.

Christian mengatakan kepada The Wall Street Journal bahwa dirinya bernyanyi saat adegan Selena bernyanyi dengan band-nya di dalam bus. Namun untuk adegan konser, semua menggunakan suara Selena.

Hal yang sama juga dilakukan oleh Jennifer Lopez saat memerankan Selena dalam filmnya. Jennifer juga menyumbangkan vokalnya sendiri dalam film tapi tidak banyak.

Namun untuk karakter Selena yang berusia 9 tahun, yang digunakan dalam film adalah suara asli pemerannya, yaitu Madison Taylor

7. Penampilan Christian Membuatnya Terpilih Jadi Selena

Penampilan Christian Membuatnya Terpilih Jadi Selena

Berbicara soal audisi Christian Serrator, Moises Zamora mengatakan pada CinemaBlend kalau Christian ditemukan sangat awal.

Saat pertama kali bertemu Christian, Moises melihat sang aktris memiliki bakat dan karisma yang luar biasa. Moises bertemu dengan Christian berkat bantuan temannya.

Ketika melihat Christian dengan lipstik merahnya, dia terlihat bak Selena. Awalnya dia menggemari Christian karena bakat profesionalnya.

Namun ketika mengenal sang aktris lebih jauh, Moises menyadari kalau Christian mempunyai banyak kesamaan dengan Selena, khususnya semangat dan kemurahan hatinya.

Selena dikenal sebagai orang yang baik dan tulus. Dia juga orang yang menyenangkan dan menarik hati banyak orang. Menurut Moises ketika bertemu Christian, dia melihat percikan itu. Christian berhasil menghidupkan Selena selama proses syuting.

8. Keterlibatan Keluarga Quintanilla dalam Pembuatan Series

Keterlibatan Keluarga Quintanilla dalam Pembuatan Series

Moises banyak melakukan pertemuan dan diskusi dengan keluarga Selena agar dia bisa lebih mengenal siapa Selena sebelum dia jadi terkenal. Berkat diskusi tersebut, keluarga Selena jadi sangat terlibat dengan proses pembuatan.

Moises mengatakan pada Awards Daily kalau dirinya mendapatkan banyak hal tentang Selena dari keluarga sang penyanyi. Hal-hal yang dibagikan oleh keluarga Selena di antaranya adalah jurnal lama Selena.

Di dalam jurnal itu terdapat halaman yang memperlihatkan dia berlatih membuat tanda tangan serta menentukan lirik yang dia mau. Tak hanya berbagi informasi, dalam serial itu keluarga Quintanilla juga berperan sebagai eksekutif produser.

9. Pakaian Ikonik Selena Dibuat Ulang

Pakaian Ikonik Selena Dibuat Ulang

Bagi penonton yang sudah menyaksikan film Selena dengan Jennifer Lopez sebagai bintang utamanya, mereka akan setuju kalau gaya pakaian Selena memang menonjol.

Pakaian Selena mungkin sama ikonik-nya seperti pakaian yang di film tahun 90-an seperti Clueless. Dalam serial Selena, Christian mengenakan busana yang sama dengan yang dikenakan oleh Selena.

Akan tetapi pakaian yang dikenakan oleh Christian bukanlah pakaian asli milik Selena. Itu karena semua pakaian Selena harus dilindungi. Tim produksi membuat ulang pakaian-pakaian Selena untuk dikenakan Christian dalam film tersebut.

10. Tidak Melakukan Kontak dengan Sang Pembunuh

Tidak Melakukan Kontak dengan Sang Pembunuh

Tim produksi serial Selena membuat keputusan sadar untuk tidak menyelidiki terlalu banyak cerita yang mengakibatkan kematian sang biduan.

Konon, Yolanda Salvidar muncul sesaat di film. Walaupun demikian, Moises merasa mereka tidak perlu berbicara secara pribadi dengan pembunuh Selena.

Untuk karakter Yolanda, dia hanya melakukan penelitian ekstensif untuk mencoba memahami psikologinya. Namun, Moises sama sekali tidak mengontak Yolanda.

Itulah 10 fakta tentang Selena serial Netflix yang menceritakan kisah hidup sang ratu musik Tejano. Selena meninggal di usia 23 tahun setelah dia menerima Grammy. Para penggemarnya masih mengenang sang biduan hingga sekarang.

Netflix pada 15 Januari 2021 mengumumkan kalau serial Selena ditonton oleh 25 juta penonton selama 28 hari pertama debut penayangannya.

Meski demikian menurut kritikus, serial ini tidak berhasil memperlihatkan Selena sebagai seorang perempuan, hanya Selena sebagai bintang saja. Untuk kamu yang sudah menonton serial ini, apakah kamu setuju dengan pendapat para kritikus?

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram