logo web

Inilah 10 Film Terbaik Persembahan dari Finn Wittrock

Ditulis oleh Desi Puji Lestari

Bernama asli Peter L. Wittrock Jr, Finn lahir pada 28 Oktober 1984. Dia merupakan seorang aktor sekaligus penulis skenario yang memulai karir sebagai guest role di berbagai acara televisi. Pengalaman Finn di industri film sudah dia mulai sejak 2002. Ketika itu Finn terlibat dalam film pendek berjudul Le Dernier Tour (2002).

Dua tahun kemudian, Finn muncul dalam film Halloweentown High (2004). Sang aktor tampak beristirahat enam tahun sebelum akhirnya kembali tampil dalam film Twelve (2010). Empat tahun kemudian dirinya berhasil menarik perhatian setelah ikut berpartisipasi dalam film Noah (2014).

Rangkuman perjalanan Finn Wittrock sebagai aktor film bisa kamu lihat dalam sepuluh film terbaiknya berikut ini!

1. La La Land

La La Land

Finn Wittrock pernah terlibat dalam film musikal romantis La La Land (2016) yang dibintangi oleh Ryan Gosling dan Emma Stone. Film ini bercerita tentang seorang pianis jazz bernama Sebastian Wilder atau Seb yang ngamuk-ngamuk pada calon aktris bernama Mia Dolan saat terjebak dalam lalu lintas Los Angeles yang padat.

Keduanya bertemu lagi ketika Seb dipecat dari pekerjaannya sebab memainkan piano dengan buruk. Mia yang mendengar permainan Seb, mencoba memujinya, tetapi diabaikan.

Beberapa bulan kemudian mereka bertemu lagi pada sebuah pesta dan dari sana keduanya mulai dekat. Saat bertemu lagi Mia mengajak Seb berkeliling di tempat kerjanya sambil bercerita tentang hasratnya untuk berakting.

Seb sendiri mengajak Mia ke sebuah klub jazz dan bercerita tentang kecintaannya pada musik jazz. Seb lantas mengundang Mie ke pemutaran film sampai-sampai membuat gadis itu melupakan kencan dengan kekasihnya, Greg (Finn Wittrock).

Hubungan Seb dan Mia semakin intens karena masing-masing berusaha saling mendukung. Sayang, semua tak selalu berakhir dengan bahagia.

2. The Big Short

The Big Short

American biographical crime comedy-drama film berjudul The Big Short (2015) merupakan karya sutradara Adam McKay. Film ini dibuat berdasarkan buku tahun 2010 berjudul The Big Short: Inside the Doomsday Machine karya Michael Lewis. Buku tersebut menggambarkan tentang krisis keuangan 2007-2008 yang dipicu oleh United States housing bubble.

The Big Short (2015) terdiri atas tiga cerita yang terpisah tetapi saling berkaitan. Tiga cerita tersebut dihubungkan oleh tindakan para karakter pada tahun-tahun menjelang kejatuhan pasar property di tahun 2007.

Di sini, Finn Wattrock berperan sebagai investor muda bernama Jamie Shipley. Dia dan investor muda lainya, Charlie Geller, menjalankan sebuah perusahaan kecil.

Suatu ketika secara tidak sengaja Jamie dan Charlie menemukan presentasi pemasaran oleh Vennett di atas meja kopi di lobby sebuah bank investasi.

Keduanya kemudian yakin untuk berinvestasi dalam swap karena sesuai dengan strategi mereka untuk membeli asuransi murah dengan potensi pembayaran yang besar. Sayang, saat baru saja berinvestasi Geller merasa pihak bank melakukan penipuan.

3. Unbroken

Unbroken

Jika kamu suka dengan film drama perang sekaligus biografi, Unbroken (2014), karya sutradara Angelina Jolie yang juga turut dibintangi Finn Wittrock ini jangan sampai dilewatkan.

Unbroken (2014) dibuat berdasarkan buku non-fiksi tahun 2010 karya Laura Hillenbrand berjudul Unbroken: A World War II Story of Survival, Resilience, and Redemption.

Selama misi pengeboman terhadap Pulau Nauru yang dikuasai Jepang pada April 1943, Louis Zamperini bertugas mengebom menggunakan pesawat. Naas, pesawatnya rusak dan jatuh ke lautan.

Louis bertahan hidup bersama dua kru lainnya, Phil dan Mac (Finn Wittrock). Mereka bertahan hidup dengan cara mengapung di atas dua rakit karet.

Setelah 27 hari terapung mereka menarik perhatian pesawat tempur Jepang, yang langsung menyerang. Walau meleset, Mac tak bisa bertahan lama dari serangan itu dan meninggal enam hari kemudian.

Pada hari ke-47, Louis dan Phil ditemukan oleh pelaut Jepang. Nasibnya tak kalah sial karena mereka menjadi tawanan perang. Bagaimana kelanjutan kisah mereka? Bisakah selamat kembali ke Amerika?  

4. Noah

Noah

American epic biblical drama film berjudul Noah (2014) terinspirasi dari kisah Alkitab tentang Bahtera Nuh dari Kitab Kejadian dan Kitab Henokh.

Dibintangi serombongan aktor-aktor besar seperti Russell Crowe, Jennifer Connelly, Ray Winstone dan Emma Watson, film ini sangat menarik. Finn Wittrock sendiri turut berpartisipasi sebagai pemeran pendukung.

Noah melihat ayahnya, Lamekh, dibunuh oleh raja muda Tubal-cain (Finn Wittrock). Ketika dewasa, Nuh tinggal bersama istrinya, Naameh dan anak-anaknya, Sem, Ham serta Yafet.

Suatu hari Noah melihat sekuntum bunga tumbuh secara tiba-tiba dari dalam tanah. Dia juga bermimpi tentang banjir besar sehingga mendorongnya berkonsultasi dengan sang kakek, Metusalah.

Metusalah membantu Noah memahami penglihatannya dan memberinya benih dari Eden lalu menanamnya.

The Watcher tiba keesokan harinya dan tak lama setelah orang-orang menyebut Noah pembohong, air menyembur dari tempat Noah menanam benih Eden tadi. Di sekitarnya tumbuh pula pohon-pohon yang membentuk hutan. The Watcher pun yakin Noah sedang melayani Sang Pencipta.

5. If Beale Street Could Talk

If Beale Street Could Talk

If Beale Street Could Talk (2018) adalah film drama romantis Amerika Serikat tahun 2018 yang ditulis dan disutradarai oleh Barry Jenkins.

Ceritanya sendiri didasarkan pada novel tahun 1974 karya James Baldwin dengan judul yang sama. Seorang wanita bernama Tish dilecehkan seorang pria saat berada di toko kelontong di lingkungan orang-orang kulit putih.

Ketika pria tersebut mulai menyerang Tish, pria lain berkulit hitam bernama Fonny mengusirnya dari toko. Namun, malah Fonny yang berusaha ditangkap oleh polisi kulit putih bernama Bell. Untungnya pengelola toko menjamin mereka tidak bersalah dan menghukum polisi tersebut karena bersikap rasis.

Tak lama, Fonny ditangkap dan dituduh atas perkosaan seorang wanita bernama Victoria Rogers. Fonny tentu tidak melakukannya, tetapi kesaksian dari Bell memberatkannya.

Tish kemudian mengunjungi Fonny di penjara dan mengabarkan bahwa dirinya tengah hamil. Fonny senang akan menjadi seorang ayah, tetapi sedih karena dia mungkin tak bisa menemani saat Tish melahirkan nanti.

Dalam film ini kamu akan melihat Finn Wittrock berakting sebagai pengacara Fonny bernama Hayward.

6. Judy

Judy

Judy (2019) adalah film drama biografi yang didasarkan pada kehidupan aktris Amerika Judy Garland. Film ini memotret kehidupan karier Garland selama tahun-tahun terakhir hidupnya, terutama ketika ia memindahkan karier panggungnya ke Inggris.

Film ini juga menceritakan kilas balik masa kecil Garland, dan keterlibatannya dalam memerankan Dorothy Gale di The Wizard of Oz atau perannya yang paling terkenal.

Setelah beberapa kesuksesan dalam serangkaian konser yang tiketnya terjual habis di Talk of the Town di London, karir Judy Garland mulai memburuk karena kesehatannya yang juga memburuk.

Tahun 1930-an, saat berada di lokasi syuting The Wizard of Oz, aktris remaja berusia 16 tahun, Judy Garland, dipuji oleh kepala studio Metro-Goldwyn-Mayer, Louis B. Mayer, sebagai aktris berbakat.

Ketika karirnya melejit, Judy dipaksa mengonsumsi amfetamin di luar keinginannya oleh manajer studio yang jahat. Dia bahkan tidak diizinkan untuk tidur karena jadwal yang padat.

Ketika Judy mulai dikritik, Mayer menjelaskan bahwa artisnya kelelahan karena jadwal yang padat. Menginjak usia 40 tahun, hidup Judy mulai berubah karena dia bahkan tak mampu membayar sewa hotel. Judy sampai harus menginap di rumah mantan suami ketiganya, Sidney Luft.

Di sebuah pesta Judy bertemu dengan seorang pemilik klub malam bernama Mickey Deans (Finn Wittrock). Judy yang sudah tidak laku di Amerika, mencoba mencari peruntungan di Inggris. Sayang, Judy tidak bisa tampil dengan baik karena dampak penyalahgunaan zat yang dia konsumsi.

7. Luckiest Girl Alive

Luckiest Girl Alive

Luckiest Girl Alive (2022) adalah film Finn Wittrock ber-genre thriller mystery yang dia bintangi bersama Mila Kunis.

Berlatarkan tahun 2015, seorang editor majalah wanita yang disegani, Tiffani Fanelli atau Ani, terlihat memiliki kehidupan yang sempurna di usianya ke 35 tahun. Ketika bersiap menikah dengan tunangannya, Luke Harrison (Finn Wittrock), Ani bertemu Aaron Wickersham.

Aaron adalah seorang sutradara dokumenter yang ingin membuat film pendek tentang penembakan di sekolah yang dialami Ani saat remaja. Namun, Ani menolak ajakan tersebut.

Suatu malam Luke mengajak Ani makan malam dengan pasangan kenalannya. Ani terkejut karena bertemu dengan mantan gurunya, Andrew Larson. Kilas balik pun menunjukkan masa lalu Ani yang kelam.

Ani rupanya korban perkosaan yang dilakukan oleh tiga anak lelaki dalam keadaan mabuk. Dia lalu menceritakannya pada Pak Larson dan didorong untuk bercerita pada ibunya. Sejak itu Ani merasa dihantui oleh masa lalunya dan hal tersebut mulai mempengaruhi hubungannya dengan Luke.

8. The Last Black Man in San Francisco

The Last Black Man in San Francisco

Jimmie Fails adalah seorang pemuda yang tinggal San Francisco. Dia menghabiskan waktunya untuk berkeliling kota dengan sahabatnya, Mont Allen, dan kakeknya. Setiap hari Jimmie menunggu bus bersama Mont sembari melihat perubahan-perubahan di kota dan pengunjuk rasa yang sibuk menyuarakan protesnya.

Jimmie kemudian bernostalgia saat melihat rumah masa kecilnya yang tidak terawat baik. Rumah tersebut ditinggali pasangan kulit putih yang sudah lanjut usia.

Suatu hari Jimmie dan Mont mengunjungi rumah itu dan mendapati pemilik rumah menangis di bahu suaminya. Bersamaan dengan itu terlihat pula para tukang sibuk mengangkut barang.

Mereka pun mengetahui kalau ibu dari wanita tersebut telah meninggal. Jimmie dan Mont kemudian mengunjungi seorang makelar bernama Clayton Newsom (Finn Mattrock), untuk bertanya tentang rumah itu.

Keduanya lantas menggunakan kesempatan yang ada untuk mengunjungi dan menjelajah rumah lama mereka lagi lalu berencana untuk menempatinya.

9. Deep Water

Deep Water

Deep Water (2022) adalah sebuah film thriller psikologis erotis yang disutradarai oleh Adrian Lyne. Film ini dibuat berdasarkan novel tahun 1957 dengan judul yang sama karya Patricia Highsmith

Ceritanya berputar di kehidupan Melinda dan Vic Allen, sepasang suami istri yang tinggal bersama putri mereka yang masih kecil, Trixie. Hubungan mereka sedang tidak baik-baik saja karena Melinda bahkan membawa kekasihnya ke rumah, sementara Vic menemukan hiburan dengan mengoleksi siput.

Open marriage yang mereka anut membuat teman-teman keduanya merasa prihatin. Suatu ketika saat Melinda mengundang kekasih terbarunya, Joel, ke pesta tetangga, Vic menghampiri Joel. Dia mengatakan telah membunuh Martin, kekasih Melinda yang sebelumnya.

Cerita ini pun menyebar dan memancing kecurigaan penulis noir, Don Wilson. Vic lanjut bercerita bahwa dia membunuh Martin menggunakan palu. Tak lama sebuah berita mengungkap bahwa mayat Martin ditemukan dalam keadaan tertembak, bukan dipalu; dan seseorang pun ditangkap.

Kehebohan lainnya menyusul ketika pacar baru Melinda, Charlie, meninggal setelah tak lama berduaan dengan Vic. Kematian Charlie membuat Melinda yakin bahwa Vic adalah pembunuh. Benarkah begitu?

Dalam film ini Finn Wittrock berperan sebagai salah satu kekasih Melinda bernama Tony yang kembali menjalin hubungan.

10. My All American

My All American

My All American (2015) adalah film olahraga biografi berdasarkan kehidupan college football player, Freddie Steinmark. Ceritanya sendiri diambil dari buku Courage Beyond the Game: The Freddie Steinmark Story karya Jim Dent.

Finn Wittrock berperan sebagai Freddie Steinmark, pria yang hanya ingin bermain sepakbola. Setelah terus dikecewakan oleh perguruan tinggi besar, dia akhirnya menarik perhatian seorang pelatih.

Steinmark pun pergi ke Austin dan memberikan segalanya untuk bidang yang paling dia cintai itu. Kemampuan Steinmark tidak perlu diragukan, tetapi dia merasa sulit mewujudkan mimpi karena memiliki tubuh yang kecil. Hingga kemudian dia bertemu seseorang yang membawanya ke Austin.

Steinmark tidak sendirian karena dia ditemani sang sahabat, Bobby, dan kekasihnya Linda, yang turut mendaftar di perguruan tinggi di Austin. Namun, Steinmark mengalami banyak kendala, termasuk sakit di lututnya.

Walau begitu Steinmark dan tim sepakbolanya tetap bertahan dan semakin terdepan. Sayang, cedera Steinmark semakin parah dan dia pun didiagnosis menderita kanker.

Gimana? Di antara sepuluh film Finn Wittrock, adakah salah satunya yang jadi favoritmu? Apakah La La Land (2016), Luckiest Girl Alive (2022) atau bahkan Noah (2014)? Semua film-film Finn yang kami rekomendasikan menawarkan cerita menarik.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram