logo web

10 Film Terbaik Queen Latifah, Buktikan Kualitas Aktingnya

Ditulis oleh Desi Puji Lestari

Lahir dengan nama Dana Elaine Owens, selebritas bernama panggung Queen Latifah ini sangat multitalented. Dia terkenal sebagai rapper, aktris, sekaligus penyanyi; dan semuanya mendapat apresiasi yang memuaskan.

Dari bakat bernyanyinya, Queen Latifah berhasil menyabet Grammy Award dan untuk aktingnya dia pernah masuk nominasi Golden Globe Award serta beberapa penghargaan lain.

Perjalanan Queen Latifah di industri film dimulai pada 1991 dalam film Jungle Fever (1991). Sejak itu dia cukup produktif tampil dalam film demi film setiap tahun. Berbagai peran pernah dia mainkan, dari main role hingga support role.

Di antara sekian banyak film yang pernah dibintangi Queen Latifah, kami pilihkan sepuluh yang terbaik untukmu!

1. Stranger than Fiction

Stranger than Fiction

Stranger than Fiction (2006) merupakan film drama komedi fantasi yang disutradarai oleh Marc Forster. Film ini bercerita tentang seorang pria bernama Harold Crick yang mulai mendengar suara tak berwujud, yang menceritakan kehidupannya. Narasinya seperti sebuah novel yang memperlihatkan dirinya sebagai pemeran utama dan akan segera mati.

Mendengar suara yang mengabarkan tentang kematiannya, Harold merasa panik dan berusaha mencegah kematian itu terjadi. Dia pun pergi berkonsultasi dengan seorang psikiater yang menyarankannya bertemu ahli sastra.

Harold lantas mengunjungi Jules Hilbert dan disarankan untuk mengidentifikasi penulis lalu menentukan apakah ceritanya merupakan komedi atau tragedi.

Setelah kejadian demi kejadian, Jules menyimpulkan bahwa Harold tidak lagi memegang kendali atas hidupnya sendiri. Jules menyarankannya untuk menikmati waktu dan menerima takdir apa pun yang telah ditulis oleh narator.

Suatu hari Harold melihat sebuah wawancara di televisi yang menampilkan penulis Karen Eiffel. Harold terkejut karena mengenali suara Karen sebagai suara naratornya. Karen sendiri terkenal sebagai penulis kisah tragedi yang tokoh utamanya selalu mati.

Lantas, bagaimana kelanjutan nasib Harold? Dalam film ini Queen Latifah berperan sebagai asisten Karen bernama Penny Escher.

2. Chicago

Chicago

Film Chicago (2002) merupakan tontonan ber-genre musical black comedy crime yang mengeksplorasi tema-tema selebritas, skandal dan korupsi di Chicago selama Jazz Age. Cerita film ini berpusat pada sosok Roxie Hart dan Velma Kelly; dua orang pembunuh yang berada di penjara dan menunggu persidangan.

Berlatarkan tahun 1920-an di Chicago, Roxie digambarkan sebagai ibu rumah tangga dan Velma adalah seorang penampil vaudeville yang berjuang mendapatkan ketenaran, yang dapat menghindarkan mereka dari tiang gantungan.

Pada satu malam Roxie melihat Velma tampil dan ingin mengikuti jejaknya menjadi bintang vaudeville. Roxie lantas mendekati penjual mebel, Fred Casely, yang mengaku mengenal manajer Velma. Namun, setelah pertunjukan Velma malah ditangkap karena didakwa membunuh suami dan saudara perempuannya yang berselingkuh.

Tak lama Roxie juga dijebloskan ke penjara karena membunuh Casely setelah ditipu. Roxie pun dijatuhi hukuman gantung.

Selama di penjara, Roxie diawasi oleh Matron ‘Mama’ Morton (Queen Latifah). Dia mempelajari latar belakang tahanan wanita, termasuk idolanya, Velma.

Mama mencoba berteman dengan Velma tapi ditolak. Roxie menyarankannya untuk mendekati pengacaranya, Billy Flynn. Mereka pun menyusun rencana untuk memanipulasi pers.

3. Hustle

Hustle

Sebuah film drama komedi olahraga berjudul Hustle (2022) merupakan film Queen Latifah yang mempertemukannya dengan Adam Sandler. Dalam film ini mereka berperan sebagai sepasang suami istri, Stanley Sugerman dan Teresa Sugerman.

Stanley Sugerman adalah pencari bakat internasional untuk klub basket Philadelphia 76ers. Sebagai pencari bakat, Stanley banyak menghabiskan waktunya di luar rumah, di jalan-jalan, di mana pun untuk mencari calon bintang NBA.

Alhasil kehidupan rumah tangganya dipertaruhkan karena Stanley tak punya banyak waktu untuk istrinya, Teresa dan sang putri, Alex. Sebagai kepala rumah tangga, Stanley banyak kekurangan, tetapi sebagai pencari bakat, dia memuaskan sang pemilik klub.

Sayangnya, putra dari pemilik klub, Vincent, tidak begitu. Vincent tampak tidak setuju jika Stanley dipromosikan sebagai asisten pelatih. Naas, malam harinya pemilik klub meninggal dan Vincent jadi memegang kendali. Alhasil, Stanley kembali menjadi pencari bakat bahkan dikirim ke luar negeri.

Suatu hari saat dirinya hampir pergi ke Spanyol, Stanley menonton pertandingan basket lokal. Perhatiannya tertuju pada salah satu pemain tak dikenal yang sangat berbakat. Stanley mencoba berbicara dengan pemain yang diketahui bernama Bo Cruz tersebut, tetapi ditolak.

Bo rupanya punya masa lalu dan kehidupan yang berat karena dia bermain basket hanya untuk mencari uang tambahan. Stanley begitu yakin terhadapnya, tetapi Vincent lagi-lagi menjadi kendala.  

4. The Bone Collector

The Bone Collector

Film Queen Latifah berikutnya berjudul The Bone Collector (1999) dan merupakan film crime thriller yang turut dibintangi oleh Denzel Washington dan Angelina Jolie.

Berlatarkan tahun 1998 di New York, seorang ahli forensik, Lincoln Rhyme, terbaring di tempat tidur setelah kecelakaan yang membuatnya lumpuh total. Walau dalam keadaan lumpuh, Lincoln tidak berhenti bekerja.

Kemampuan dan naluri Lincoln sebagai ahli forensik membantu penyelidikan kasus mutilasi yang mayatnya ditemukan oleh Amelia Donaghy, seorang petugas patroli baru.

Dengan segala petunjuk yang ditemukan, Lincoln menemukan bahwa korban tersebut bernama Alan. Istri Alan yang bernama Lindsay ditemukan dalam kondisi terikat, tapi tak lama meninggal dunia.

Penyelidikan terus dilakukan tapi si pembunuh bergerak lebih cepat. Mereka mendapat tekanan serta sehingga mulai berdampak serius pada kesehatan dan stabilitas Lincoln.

Thelma (Queen Latifa) yang bekerja sebagai perawat Lincoln, mengungkapkan bahwa ahli forensik itu bahkan berniat melakukan euthanasia. Lantas, apakah Lincoln dapat bertahan dan melanjutkan penyelidikan?

5. What Happens in Vegas

What Happens in Vegas

What Happens in Vegas (2008) merupakan film komedi romantis yang dibintangi oleh Cameron Diaz dan Ashton Kutcher. Queen Latifah turut serta menjadi pemeran pendukung bersama beberapa aktor lainnya.

Film ini bercerita tentang Joy Ellis McNally yang dicampakkan oleh tunangannya. Di saat yang sama, tukang kayu bernama Jack Fuller juga bermasalah dengan ayahnya.

Dalam keadaan putus asa, Jack bersama sahabatnya Tony dan Jeff, melakukan perjalanan ke Las Vegas. Di saat bersamaan, Joy juga pergi ke sana dan secara tidak sengaja bertemu Jack saat petugas hotel melakukan kesalahan.

Berawal dari kesalahan, keduanya menjalin hubungan dan akhirnya menikah. Namun, esok harinya mereka sama-sama setuju bahwa itu adalah kesalahan.

Joy dan Jack pun berencana bercerai. Sebelum benar-benar berpisah, mereka terlibat perselisihan karena uang yang dipakai untuk berjudi. Sekembalinya ke New York, hakim mengatakan mereka tidak bisa bercerai sampai mencoba hidup berdampingan selama enam bulan.

Bisakah Joy dan Jack bertahan? Di sini, Queen Latifah berperan sebagai konselor pernikahan bernama Dr. Twitchell.

6. Hairspray

Hairspray

Sebuah film komedi romantis musikal berjudul Hairspray (2007) adalah film Queen Latifah yang diangkat dari musical Broadway tahun 2002.

Film ini bercerita tentang Tracy Turnblad, seorang gadis berbadan subur yang berusaha meraih ketenaran sebagai penari di acara dansa yang diselenggarakan televisi lokal. Dia juga melakukan aksi unjuk rasa menentang segregasi rasial.

Berlatarkan tahun 1962, Tracy Turnblad adalah siswi SMA berbadan gemuk yang berusia 16 tahun. Bersama sahabatnya, Tracy sering menonton The Corny Collins Show, yaitu sebuah acara televisi yang menampilkan tarian para remaja lokal.

Suatu hari para penari acara tersebut datang ke sekolah Tracy, termasuk penari utama, Amber von Tussle. Velma, ibu Amber sekaligus pengelola stasiun TV memastikan bahwa para penari di acara tersebut harus berkulit putih.

Velma hanya mengizinkan penari Afrika-Amerika tampil sebulan sekali di acara Negro Day yang dipandu oleh disc Jockey R&B lokal, Motormouth Maybelle (Queen Latifah).

Suatu ketika salah satu dancer acara tersebut mengambil cuti dan The Corny Collins Show mengadakan audisi. Tracy hadir mengikuti audisi, tapi Velma langsung menolaknya karena dia kelebihan berat badan.

Tracy kemudian bertemu dengan anak-anak Negro Day yang tengah berlatih. Secara cepat dia berteman dengan anak lelaki Maybelle, Seaweed, yang mengajarinya beberapa gerakan tarian. Gerakan baru Tracy ternyata menarik perhatian pihak The Corny Collins Show dan gadis itu terpilih untuk bergabung.

7. The Secret Life of Bees

The Secret Life of Bees

The Secret Life of Bees (2008) adalah film drama yang diadaptasi dari novel tahun 2001 berjudul sama karya Sue Monk Kidd. Film ini terkenal karena penampilan Queen Latifah sebagai August Boatwright yang mendapat banyak pujian.

Tahun 1964, seorang gadis remaja bernama Lily, tinggal di sebuah kebun buah dengan ayahnya yang kasar, T. Ray. Lily hanya tinggal berdua dengan sang ayah karena ibunya tewas saat Lily berusia 4 tahun. Ketika itu Lily tidak sengaja menembak sang ibu ketika dia akan meninggalkan T. Ray.

Pada malam sebelum ulang tahunnya ke 14, Lily menyelinap pergi ke ladang jagung dan mengubur beberapa kenangan dari ibunya. Dia lalu meletakkan foto sang ibu di atas perutnya agar merasa dekat.

Secara tiba-tiba T. Ray memanggilnya dan Lily dengan cepat mengancingkan baju yang tadi sempat dibukanya. T. Ray menduga Lily melakukan hal mesum dengan seorang anak laki-laki. Akibatnya Lily dihukum.

Lily kemudian diajak pergi oleh Rosaleen untuk mencari tahu lebih banyak tentang masa lalu ibunya. Saat dalam perjalanan itulah Lily bertemu peternak lebah bernama August Boatwright.

Lily dan Rosaleen kemudian bekerja kepada August. Selama tinggal dan bekerja di lingkungan itu Lily berteman dekat dengan remaja berkulit gelap, Zack, yang merupakan anak baptis August.

Kedekatan mereka berakibat fatal karena Zack diculik. Lily yang mengetahui bahwa dirinya adalah pembunuh ibunya sendiri semakin tenggelam dalam perasaan bersalah atas penculikan Zack.

8. Set It Off

Set It Off

American heist crime action film berjudul Set It Off (1996) dibintangi Queen Latifah, Jada Pinkett, Vivica A. Fox dan Kimberly Elise.

Film ini mengisahkan empat orang sahabat yang tinggal di Los Angeles, yang berencana merampok bank. Masing-masing melakukan hal tersebut dengan alasan berbeda. Konflik dalam film ini dimulai ketika Frankie, seorang teller bank, dipecat setelah peristiwa perampokan.

Frankie dan salah satu perampok berasal dari lingkungan tempat tinggal yang sama. Walau tidak saling mengenal, detektif menyimpulkannya sebagai orang dalam.

Frankie kemudian bekerja di sebuah janitorial service bersama tiga sahabatnya, Lida, Cleo (Queen Latifah), dan Tiseon. Sayang, mereka diperlakukan semena-mena di tempat kerjanya, termasuk mendapat upah yang rendah.

Bosan dengan upah yang rendah, Cleo memberi ide bahwa mereka harus merampok bank. Idenya disetujui oleh Frankie, tetapi Tiseon dan Lida enggan. Akan tetapi setelah adik lelakinya tewas ditembak polisi, Lida setuju. Keempat wanita itu sukses dalam serangkaian perampokan bank hingga seorang detektif mulai mencurigai Cleo, Frankie dan Lida.

9. Girls Trip

Girls Trip

Ingin terhubung kembali dengan teman-temannya di masa kuliah, lifestyle guru bernama Ryan Pierce memutuskan mengundang teman-temannya dalam sebuah girls' trip. Tujuan mereka adalah sebuah festival musik di New Orleans.

Di sana Ryan sekaligus akan menjadi pembicara. Wanita-wanita yang ikut perjalanan girl’s trip punya berlatar belakang berbeda.

Wanita-wanita tersebutadalah Sasha (Queen Latifah) yaitu mantan jurnalis Majalah Time yang kini mengelola situs gosip dan sedang mengalami krisis keuangan, Lisa, seorang single parent yang berprofesi sebagai perawat, dan Dina, si penyuka pesta yang dipecat dari pekerjaannya. Ryan sendiri sedang menghadapi perselingkuhan suaminya, Stewart.

Walau begitu, Ryan dan Stewart berusaha memperlihatkan hubungan yang baik di depan banyak orang. Mereka bahkan melakukan demonstrasi masak bersama sebelum wanita simpanan Stewart muncul. Kekacauan terjadi ketika Dina menyuguhkan minuman memabukkan dan membuat wanita-wanita itu meracau.

10. Last Holiday

Last Holiday

Dalam film Last Holiday (2006), Queen Latifah berperan sebagai Georgia, seorang asisten toko serba ada yang memiliki kondisi otak langka dan hanya memiliki beberapa minggu untuk hidup. Dia segera memutuskan untuk menghabiskan uang miliknya dengan liburan mewah di Eropa sebelum meninggal dunia.

Georgia Byrd adalah seorang pramuniaga yang pemalu dan sederhana. Dia juga penyanyi yang tergabung dalam grup paduan suara Baptis yang bercita-cita menjadi koki profesional.

Suatu ketika Georgia menjalani CT scan dan mendapat kabar dari dokter bahwa dirinya memiliki tumor otak yang diakibatkan oleh kelainan neurologis terminal yang langka, yang disebut penyakit Lampington.

Georgia pun pasrah setelah asuransinya tidak menanggung biaya operasi yang tinggi. Dia berhenti dari pekerjaannya, melikuidasi aset-asetnya dan memulai liburan impiannya di Republik Ceko. Georgia juga menginap di presidential suite, membeli barang-barang mahal, makan hidangan lezat yang dimasak koki terkenal, dll.

Georgia pun membuat para staf hotel terkesan, kecuali guest services manager, Ms. Gunther dan seseorang bernama Kragen. Kragen kemudian meminta Ms. Gunther mencari tahu soal Georgia.

Ketika Gunther memeriksa kamar hotel yang ditinggali Georgia, dia menemukan sebuah surat berisi permintaan untuk membuang jasadnya setelah kematiannya. Sejak itu penilaiannya pun berubah.

Terkenal sebagai rapper, kemampuan akting Queen Latifah bukan berarti bisa disepelekan. Kamu bisa membuktikan sendiri melalui sepuluh film yang kami pilihkan. Pilih genre yang sesuai dengan seleramu lalu selamat menikmati di akhir pekan nanti!

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram