logo web

Sangat Miris! Inilah 10 Film Terbaik tentang Perbudakan

Ditulis oleh Linda

Sejarah telah mencatat perbudakan sebagai salah satu kejahatan kemanusiaan yang paling mengerikan. Melalui film, banyak kisah nyata dan fiksi yang diceritakan untuk menggambarkan penderitaan yang dialami para budak.

Berikut adalah beberapa film tentang perbudakan yang memberikan penggambaran mendalam mengenai kejahatan tersebut.

1. 12 Years a Slave

12 Years a Slave

12 Years a Slave adalah kisah nyata dari Solomon Northup (Chiwetel Ejiofor), seorang musisi berkulit hitam dari New York yang diculik dan dijual sebagai budak di Amerika Selatan pada tahun 1840-an.

Film ini menggambarkan pergulatan Northup selama 12 tahun sebagai budak di perkebunan-perkebunan Louisiana di bawah beberapa tuan tanah, termasuk Edwin Epps (Michael Fassbender) yang kejam dan tidak berperasaan. Sebagai budak, Northup mengalami penyiksaan, kekerasan, dan kehilangan martabat.

Meski dikelilingi oleh kejamnya sistem perbudakan, ia tetap berjuang untuk mempertahankan harga diri dan berharap bisa kembali kepada keluarganya.

Klimaks film ini terjadi ketika seorang tukang kayu dari Kanada, Samuel Bass (Brad Pitt), datang ke perkebunan dan membantu Northup mengirim pesan kepada teman-temannya di Utara, hingga akhirnya ia bisa bebas dan kembali ke keluarganya.

2. Django Unchained

Django Unchained

Film yang disutradarai oleh Quentin Tarantino ini mengambil latar belakang di Amerika Selatan sebelum Perang Saudara. Film ini bercerita tentang Django (Jamie Foxx), seorang budak yang dibebaskan oleh Dr. King Schultz (Christoph Waltz), seorang pemburu bayaran berkebangsaan Jerman.

Schultz membebaskan Django dengan harapan mendapat bantuannya untuk melacak dan menangkap beberapa penjahat yang ia kejar. Schultz berjanji bahwa setelah misi selesai, ia akan membantu Django menemukan dan menyelamatkan istrinya, Broomhilda (Kerry Washington), yang terpisah darinya dan dijual sebagai budak ke pemilik perkebunan lain.

Bersama-sama, Schultz dan Django memulai perjalanan penuh bahaya, membasmi penjahat dan membebaskan budak yang mereka temui. Ketika sampai di perkebunan tempat Broomhilda disekap, mereka harus menghadapi rintangan yang lebih besar dan konfrontasi mematikan demi kebebasan dan keadilan.

3. Amistad

Amistad

Disutradarai oleh Steven Spielberg, Amistad merupakan film epik sejarah yang berfokus pada peristiwa nyata pemberontakan pada kapal Lincoln budak La Amistad di tahun 1839.

Cerita dimulai ketika sekelompok budak Afrika, yang dipimpin oleh Sengbe Pieh alias Joseph Cinqué (Djimon Hounsou), memberontak dan mengambil alih kapal La Amistad dengan harapan dapat kembali ke tanah air mereka.

Sayangnya, usaha mereka gagal lantaran ditipu oleh kru yang selamat dan mereka ditemukan di perairan Amerika, di mana kapal tersebut disita dan para budaknya ditahan. Kasus ini menarik perhatian negara dan masyarakat mempertanyakan legalitas perbudakan serta hak asasi manusia.

John Quincy Adams (Anthony Hopkins), mantan Presiden AS, dan sekelompok pengacara muda yang dipimpin oleh Roger Baldwin (Matthew McConaughey), memilih untuk membela budak-budak Amistad itu di pengadilan. Meskipun menghadapi tantangan hukum dan politik yang besar, mereka berjuang untuk mendapatkan keadilan bagi para budak.

4. The Help

The Help

The Help berlatar belakang awal tahun 1960-an di Jackson, Mississippi, dan menceritakan tentang seorang wanita muda kulit putih bernama Skeeter Phelan yang kembali ke kampung halamannya setelah menyelesaikan pendidikannya.

Menyadari ketidakadilan dan perlakuan diskriminatif yang dialami oleh pembantu rumah tangga berkulit hitam di komunitasnya, Skeeter memutuskan untuk menulis buku yang menceritakan kisah-kisah nyata mereka. Dia mendekati Aibileen Clark, seorang pembantu rumah tangga yang berpengalaman, dan Minny Jackson, yang dikenal karena masakannya yang lezat.

Aibileen dan Minny memutuskan untuk bekerja sama dengan Skeeter, memberinya informasi tentang kehidupan sehari-hari mereka yang diliputi rasa takut, diskriminasi, tapi juga keberanian dan cinta. Seiring berjalannya waktu, semakin banyak pembantu rumah tangga yang bergabung dan membagikan kisah-kisah pribadi mereka yang menyentuh hati.

5. Lincoln

Lincoln

Steven Spielberg kembali menggarap sebuah film tentang perbudakan sekaligus biografi salah satu presiden Amerika, Abraham Lincoln. Daniel Day-Lewis ditunjuk untuk memerankan sosok Lincoln.

Film yang dirilis pada 2012 ini mengambil latar belakang Amerika Serikat pada tahun-tahun terakhir Perang Saudara dan berfokus pada upaya Presiden Abraham Lincoln untuk mengakhiri perbudakan dengan meratifikasi Amandemen ke-13.

Lincoln, yang dikenal karena kemampuannya berdiplomasi dan kemampuan berbicaranya, berhadapan dengan oposisi keras di Kongres. Meski begitu, dengan kombinasi taktik politik, pesona, dan persuasi, ia berusaha meyakinkan anggota Kongres dari kedua belah pihak untuk mendukung Amandemen tersebut.

Film ini menunjukkan bagaimana Lincoln, dengan bantuan sekutu-sekutunya, seperti Sekretaris Negara William Seward (David Strathairn), menghadapi perjuangan internal dan eksternal untuk memastikan amandemen itu disahkan, yang akan memberikan jaminan konstitusi bahwa "tidak akan ada lagi perbudakan atau perhambaan".

6. Emancipation

Emancipation

Peter (Will Smith), seorang pekerja di perkebunan kapas Louisiana, diculik oleh Tentara Confederacy untuk membangun rel kereta api, dan disiksa oleh atasannya, Jim Fassel (Ben Foster). Saat mencoba melarikan diri, dia harus menghadapi dengan berbagai rintangan, termasuk bertarung melawan buaya di rawa dan disergap oleh pengikut Jim.

Meski terluka, Peter berhasil menghindari Jim dan menyelamatkan seorang gadis dari rumah yang terbakar, sebelum akhirnya ia diselamatkan oleh pasukan Union. Peter bergabung dengan pasukan tersebut, memulai perjalanan baru yang penuh dengan tantangan dan terlibat dalam perang. Apakah Peter bisa kembali kepada keluarganya?

7. Exodus: Gods and Kings

Exodus: Gods and Kings

Disutradarai oleh Ridley Scott, film ini menggambarkan kisah bangsa Israel yang dibebaskan dari perbudakan di Mesir berdasarkan Kitab Keluaran di Alkitab. Nabi Musa lah yang memimpin pembebasan bangsa Israel ini.

Musa (Christian Bale), harus melawan saudara angkatnya, Ramses II (Joel Edgerton), untuk membebaskan bangsanya dari perbudakan. Dalam film ini, Musa menerima wahyu dari Tuhan melalui semak berapi bahwa ia telah dipilih untuk memimpin orang-orang Ibrani keluar dari Mesir.

Tuhan menurunkan sepuluh tulah ke Mesir, termasuk kegelapan, serangan belalang, dan kematian anak sulung. Tulah-tulah ini membawa kehancuran dan kesedihan bagi bangsa Mesir, tetapi Firaun tetap menolak membebaskan orang Ibrani.

Puncak film ini terjadi saat Musa memimpin ribuan orang Ibrani melintasi Laut Merah, yang secara ajaib terbelah untuk memberi jalan bagi mereka, sementara tentara Mesir yang mengejar mereka ditelan oleh air saat mereka mencoba menyeberang.

8. Harriet

Harriet

Ini merupakan film biografi tentang Harriet Tubman, seorang pejuang hak-hak sipil dan pemimpin jalur kereta bawah tanah yang membantu ratusan budak melarikan diri dari perbudakan di Amerika Selatan ke Utara.

Film ini dimulai dengan Harriet (Cynthia Erivo), yang dikenal dengan nama aslinya, Minty, masih berada di bawah perbudakan di Maryland. Setelah mengalami visi keagamaan dan kegagalan upaya negosiasi untuk kebebasannya, ia memutuskan untuk melarikan diri ke Philadelphia.

Dengan keberanian, kecerdasan, dan keyakinan rohaniahnya, Minty berhasil melintasi ratusan mil berbahaya dan mencapai kebebasan. Di sana, ia mengubah namanya menjadi Harriet Tubman dan memutuskan untuk tidak menikmati kebebasannya sendiri tetapi juga membantu para budak lain untuk bebas.

Sebagai pemimpin jalur kereta bawah tanah, Harriet mempertaruhkan hidupnya berkali-kali untuk kembali ke Selatan dan membimbing ratusan budak ke kebebasan.

9. Spartacus

Spartacus

Film keluaran tahun 1960 yang disutradarai oleh Stanley Kubrick ini, menceritakan kisah nyata pemberontakan budak yang dipimpin oleh seorang gladiator bernama Spartacus pada tahun 73 SM. Film ini adalah adaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Howard Fast.

Spartacus (Kirk Douglas) merupakan budak yang dijual ke sebuah sekolah gladiator yang dimiliki oleh Lentulus Batiatus (Peter Ustinov) di Capua. Di sini, ia dilatih untuk menjadi gladiator dan dipaksa bertarung demi hiburan orang kaya.

Ketidaksetujuannya terhadap perlakuan brutal dan tidak manusiawi yang diterima oleh para budak menyebabkan Spartacus memulai pemberontakan. Spartacus, dengan bantuan teman-teman gladiatornya, berhasil memberontak dan membebaskan diri serta banyak budak lainnya.

Mereka kemudian membentuk sebuah pasukan besar yang menantang kekuatan Republik Romawi. Namun, Republik Romawi, yang merasa terancam oleh pemberontakan ini, mengirim pasukan besar untuk menumpas Spartacus dan pengikutnya.

10. Beloved

Beloved

Film ini mengeksplorasi dampak emosional dan psikologis dari perbudakan dan kebebasan yang diceritakan melalui kisah Sethe, seorang wanita yang melarikan diri dari perbudakan dan berusaha membangun kembali hidupnya di Cincinnati, Ohio, setelah Perang Saudara Amerika.

Pada tahun 1873, Sethe (Oprah Winfrey) tinggal di sebuah rumah yang tampaknya dihantui oleh roh jahat. Ketika Paul D (Danny Glover), seorang bekas tawanan dari perkebunan yang sama dengan Sethe, muncul, ia berusaha mengusir roh jahat tersebut.

Kehadiran seorang wanita muda misterius bernama Beloved (Thandie Newton), tampaknya memiliki koneksi dengan masa lalu Sethe. Melalui kilas balik, diceritakan bahwa Sethe pernah membuat keputusan tragis untuk membunuh putrinya sendiri agar dia tidak kembali ke perbudakan, dan roh tersebut mungkin adalah roh dari anaknya sendiri.

Dari masa Romawi kuno hingga Amerika abad ke-19, perbudakan telah menjadi bencana bagi kemanusiaan. Dalam berbagai bentuk dan gaya penceritaan, film-film di atas mengajak kita untuk merenungkan sejarah gelap perbudakan dan menghargai kebebasan serta hak asasi yang kita miliki saat ini.

Kategori:
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram