logo web

15 Film Tinju Terbaik di Dunia yang Wajib Ditonton

Ditulis oleh Dhany Wahyudi

Tinju (boxing) adalah salah satu olahraga populer di dunia, terutama di AS. Sejarah tinju sendiri sudah lama ada sejak zaman Yunani Kuno, tetapi mulai dilengkapi dengan aturan modern sejak pertengahan abad ke-19 di Inggris. Saat ini, tinju merupakan salah satu olahraga terpopuler di AS selain American football, basket, dan baseball.

Ada banyak kelas di dalam tinju yang diukur dari berat badan sang petinju. Mulai dari kelas ringan, bulu, bantam, dan berat yang kemudian terbagi hingga keseluruhannya menjadi 17 kelas. Dalam setiap kelasnya, terdapat gelar yang saling diperebutkan oleh para petinju tersebut.

Setidaknya ada 4 organisasi tinju yang gelarnya diperebutkan oleh para petinju kelas dunia, yaitu International Boxing Federation (IBF), World Boxing Association (WBA), World Boxing Council (WBC) dan World Boxing Organization (WBO).

Dari perjalanan sejarah olahraga ini, sudah banyak legenda tinju yang lahir dan terkenal, bahkan ada yang membawa perubahan dan pengaruh besar dalam kebudayaan di masanya.

Sebut saja Muhammad Ali, Mike Tyson, Sugar Ray Leonard dan masih banyak lagi yang lainnya. Para maestro di atas ring ini dihargai sangat tinggi oleh masyarakat, tetapi banyak juga yang terpuruk karena tingkah laku buruknya.

Para petinju profesional di saat masa jayanya hidup selayaknya selebritis, meski bayangan cidera berat bisa datang kapan saja dan membuat efek buruk di masa depan. Muhammad Ali adalah salah satu legenda yang saat ini menderita penyakit Parkinson sebagai efek negatif seringnya kepala terkena pukulan ketika masa aktif bertinjunya dahulu.

Kisah para petinju ini banyak menginspirasi banyak orang sebagai motivasi untuk membangkitkan semangat bertarung dalam kehidupan supaya memiliki mental yang pantang menyerah.

Hollywood sangat jeli dalam melihat peluang ini dan banyak melahirkan film-film tentang petinju yang mayoritas memiliki kualitas yang sangat baik. Berikut ini Showpoiler pilihkan berbagai film tinju terbaik.

1. Raging Bull

raging bull

Diangkat dari memoir Raging Bull: My Story karya Jake LaMotta, film ini seringkali dianggap sebagai magnum opus dari Martin Scorsese, sang sutradara.

Selain terdaftar di National Film Registry sebagai film klasik dan 2 Oscar untuk Best Actor bagi Robert De Niro dan Best Film Editing, Raging Bull juga termasuk salah satu film Hollywood terbaik yang pernah diproduksi.

Bercerita tentang jatuh-bangun kehidupan Jake LaMotta, petinju asal New York, yang menjadi juara dunia tetapi menelantarkan diri dan keluarganya karena sikap kasar dan perilaku buruk lainnya. Berkat adik sekaligus manajernya, LaMotta bisa kembali bangkit dari keterpurukan.

2. Million Dollar Baby

Film Tinju Terbaik_Million Dollar Baby [2004]_

Berdasarkan cerita pendek karya F.X. Toole, Clint Eastwood mempersembahkan film tentang pelatih tinju yang sudah lanjut usia yang berusaha mewujudkan mimpi dan keinginan dari petinju wanita amatir untuk menjadi professional.

Dalam film ini, Eastwood berperan sebagai aktor, sutradara, produser dan komposer. Hilary Swank berperan sebagai Maggie, sang petinju amatir.

Karena kisahnya yang tidak stereotype dan tampilan yang kelam, Million Dollar Baby berhasil masuk nominasi Oscar di kategori Best Actor untuk Clint Eastwood, Best Adapted Screenplay dan Best Film Editing.

Tak hanya itu, ia juga berhasil membawa pulang Oscar dari kategori Best Picture, Best Actress untuk Hilary Swank, Best Supporting Actor untuk Morgan Freeman dan Best Director untuk Clint Eastwood.

3. Creed Trilogy

Film Tinju Terbaik_Creed Trilogy_

Adonis Johnson adalah putra dari rival sekaligus sahabat Rocky Balboa, Apollo Creed. Dengan problematika hidupnya yang rumit, Adonis memilih menjadi petinju di bawah didikan Rocky. Dia baru menggunakan nama keluarga ayahnya di pertandingan melawan Ricky Conlan di mana dia kalah TKO.

Di film keduanya, Adonis akhirnya berhasil menjadi juara dunia. Namun, penantang berikutnya berasal dari Rusia dengan membawa dendam lama ayahnya pada Rocky.

Dia adalah Viktor Drago, putra Ivan Drago yang dahulu pernah dikalahkan Rocky di tanah airnya sendiri. Adonis sampai harus melakukan pertandingan ulang atas kekalahannya di pertandingan pertama.

Kemudian di film ketiga, Adonis sudah memutuskan diri pensiun sebagai petinju dan membuka sebuah sasana tinju. Teman lama yang baru bebas dari penjara, Damian Anderson, meniti karier tinju dari sasananya tapi justru menjadi musuh dalam selimut baginya.

Terpaksa naik ring demi mempertahankan harga diri, Adonis berhasil membuktikan kapasitas dirinya sebagai seorang legenda.

Creed merupakan spin-off dari franchise Rocky yang menceritakan perjalanan karier Adonis, putra Apollo. Film pertamanya, Creed (2015) memiliki kualitas yang sangat bagus dan seringkali dianggap melebihi performa film Rocky (1976).

Film yang disutradarai oleh Ryan Coogler ini sukses membuat Sylvester Stallone sekali lagi masuk nominasi Oscar, kali ini di kategori Best Supporting Actor.

Film keduanya yang disutradarai oleh Steven Caple Jr., Creed II (2018), juga tampil dalam kualitas yang nyaris sama dengan film pertamanya.

Nuansa nostalgia franchise Rocky sangat terasa dan menghadirkan Sylvester Stallone untuk terakhir kalinya sebagai Rocky. Di adegan terakhir, Rocky secara resmi menyerahkan warisannya kepada Adonis.

Film ketiganya, Creed III (2023), disutradarai langsung oleh Michael B. Jordan dan menjadi film bertema olahraga pertama yang menggunakan kamera IMAX.

Hasilnya adalah sebuah film dengan jalinan cerita yang apik dan adegan pertandingan tinju yang menegangkan. Tercuat kabar akan adanya film spin-off dan serial yang masih dalam tahap perencanaan.

4. The Fighter

Film Tinju Terbaik_The Fighter [2010]_

Sutradara David O. Russell menampilkan kisah awal karier petinju Micky Ward dan kakaknya yang melatihnya sebelum menjadi petinju profesional di era pertengahan 1980an. Mark Wahlberg dan Christian Bale tampil sangat baik dan bersinergi sebagai adik-kakak.

Mereka juga memiliki masalah psikologis yang berbeda. Tetapi atas kecintaan mereka terhadap dunia tinju, mereka bisa bekerja sama dan sukses bersama.

The Fighter sukses besar baik secara kualitas maupun komersialitas. Di ajang Academy Awards, film ini masuk nominasi Best Picture, Best Supporting Actress untuk Amy Adams, Best Director, Best Film Editing dan Best Original Screenplay.

Ia juga berhasil memenangkan Oscar dari Best Supporting Actor untuk Christian Bale yang tampil kurus dan lusuh dan Best Supporting Actress untuk Melissa Leo.

5. Rocky

Rocky film tinju terbaik

Film yang ditulis naskahnya dan diperankan sendiri oleh Sylvester Stallone ini adalah kendaraan yang mengantarkannya sebagai salah satu aktor papan atas Hollywood.

Disutradarai oleh John G. Avildsen, film ini menjadi sleeper hit yang kemudian berhasil meraih banyak penghargaan dari Academy Awards di kategori Best Picture, Best Director dan Best Film Editing.

Saat ini, Rocky sudah terdaftar di National Film Registry sebagai film klasik. Kesuksesan film ini kemudian dilanjutkan dengan beberapa sequel, yaitu Rocky II (1979) yang disutradarai oleh Stallone sendiri, Rocky III (1982) terkenal dengan lagu “Eye of the Tiger” milik Survivor yang masuk nominasi Oscar di kategori Best Original Song.

Rocky IV (1985) adalah film tersukses secara komersil dari franchise ini, Rocky V (1990) mengembalikan tampuk sutradara dari Stallone kepada Avildsen kembali hanya untuk hasil yang mengecewakan.

Rocky Balboa (2006) yang ditulis, disutradarai dan diperankan kembali oleh Stallone membangkitkan kembali franchise yang sudah mati ini. Reaksi positif dari para kritikus dan moviegoers mengantarkan sebuah film spin-off berjudul Creed (2015) dimana Rocky tampil sebagai mentor bagi anak musuh sekaligus sahabatnya, Apollo Creed.

6. The Hurricane

Film Tinju Terbaik_The Hurricane [1999]_

Meski tidak banyak menampilkan adegan tarung di atas ring, film yang diangkat dari kisah nyata petinju Rubin “Hurricane” Carter ini menampilkan akting memikat dari Denzel Washington yang mengantarkannya masuk nominasi Oscar di kategori Best Actor.

The Hurricane banyak mendapat kritikan, bukan karena kualitas filmnya, tetapi lebih karena kurang akuratnya fakta yang disajikan di film ini.

Karier Carter sebagai petinju berakhir karena kasus pembunuhan yang dituduhkan kepadanya, meski hal ini belum terbukti. Mayoritas setting film berada di dalam penjara dengan banyak adegan yang akan membuat penonton simpati akan sosok Carter.

7. Cinderella Man

Film Tinju Terbaik_Cinderella Man_

Di saat AS tengah diguncang Great Depression pada tahun 1930an, banyak sosok yang muncul sebagai inspirasi bagi rakyat kecil untuk tetap bertahan dari badai ekonomi itu, salah satunya adalah James Braddock. Dia terpaksa berhenti bertinju karena cidera yang dideritanya dari pertarungan terakhirnya yang berujung kekalahan.

Di masa kesusahan itu, dia bekerja sebagai buruh pelabuhan untuk menafkahi keluarganya. Karena sebuah kemenangan dalam pertandingan eksibisi, banyak yang mengharapkan Braddock untuk kembali bertanding di atas ring. Atas izin keluarganya, dia pun kembali meretas karir hingga akhirnya menjadi juara dunia.

Russell Crowe tampil cukup baik sebagai James Braddock, tetapi yang memukau adalah performa akting Paul Giamatti sebagai Joe Gould, teman sekaligus manajer Braddock, yang mengantarkan dia masuk nominasi Oscar di kategori Best Supporting Actor.

Selain itu, film tinju terbaik yang disutradarai oleh Ron Howard ini juga dinominasikan di kategori Best Film Editing dan Best Makeup.

8. The Boxer

Film Tinju Terbaik_The Boxer_

Danny Flynn akhirnya bebas dari penjara setelah 14 tahun mendekam karena keterlibatannya dengan Irish Republican Army (IRA). Kini, dia ingin membangun kembali hidup dan karir tinjunya, serta cinta yang tertunda pada Maggie.

Namun Harry, seorang letnan IRA, ingin melibatkan Danny kembali dalam aksi-aksi mereka. Saat Danny menolak, nyawanya terancam.

Daniel Day-Lewis yang berperan sebagai Danny berlatih tinju selama setahun bersama seorang pelatih asal Irlandia.

Hasilnya tidak mengecewakan. Dia berhasil menyuguhkan kemampuan bertinjunya di berbagai adegan pertandingan yang seru, selain tentu saja aktingnya yang kuat. Atas performanya ini, dia berhasil menjadi nominee Best Actor di Golden Globe Awards.

9. Girlfight

Film Tinju Terbaik_Girlfight [2000]_

Film yang disutradarai oleh Karyn Kusama dan dibintangi oleh Michelle Rodriguez ini adalah salah satu film indie yang sukses di kancah festival film dunia, salah satunya adalah Sundance Film Festival. Meski pada awalnya banyak yang meragukan, karena Kusama dan Rodriguez adalah sama-sama pemula, tetapi hasilnya banyak menuai pujian.

Michelle Rodriguez berlatih di sasana tinju selama 4 bulan untuk mendapatkan hasil yang terbaik bagi penampilannya di film ini.

Begitupun Karyn Kusama yang mengikuti latihan tinju untuk mendapatkan nuansa adu jotos nan maskulin ini, yang sekaligus menjadi inspirasi baginya dalam menggarap film yang biaya produksinya dikumpulkan sendiri olehnya.

10. The Survivor

Film Tinju Terbaik_The Survivor_
Tahun Rilis 2021
Genre , ,
Sutradara
Pemeran Ben Foster

Harry Haft mencoba kembali ke jalur kemenangan setelah beberapa kali kalah dalam pertandingan. Dia mencoba untuk menantang petinju calon juara dunia agar mendapat publisitas sehingga harapannya untuk bisa ditemukan oleh Leah semakin besar.

Tapi sayangnya, dia kalah dalam pertandingan itu karena semua trauma masa lalu menyelimuti pikirannya. Film drama ini menceritakan biografi Harry Haft, seorang petinju dari Polandia yang selamat dari kamp konsentrasi Nazi di Perang Dunia II.

Harry mulai bertinju demi menyelamatkan nyawanya selama di kamp dengan bertanding melawan sesama tahanan Yahudi. Hal ini menimbulkan trauma berat padanya yang terus dibawa hingga dia berkarir di Amerika Serikat.

Selain itu, Harry juga masih menyimpan harapan untuk menemukan Leah, kekasih hatinya. Namun setelah kalah di pertandingan terakhirnya, Harry menutup karier bertinjunya dan menikah dengan Miriam.

Tidak disangka, beberapa tahun kemudian dia mendapat kabar keberadaan Leah yang menderita penyakit parah dan berada di penghujung hidupnya.

11. Jungleland

Film Tinju Terbaik_Jungleland_

Lion dan Stanley adalah dua bersaudara yang mencoba untuk keluar dari kondisi kehidupan mereka yang sulit. Lewat kemampuan bertinju Lion yang baik, mereka menemukan celah untuk meraih impian tersebut.

Pepper, seorang gangster, mendaftarkan Lion ke sebuah perlombaan tinju bergengsi. Tapi syaratnya mereka harus mengantarkan Sky kepada Yates di San Francisco.

Film drama dengan latar belakang dunia tinju underground ini menitikberatkan kisahnya pada masalah hubungan Lion dan Stanley. Lion yang ingin menjadi petinju profesional, didukung penuh oleh Stanley yang bertindak selaku manajer dan pelatihnya.

Namun, karena memiliki hutang yang besar pada Pepper, mereka harus mau menjalani tugas berat penuh jebakan demi bisa bertanding di Jungleland.

Atmosfer film yang kelam sudah menggambarkan kisahnya yang suram, bahkan sebelum ceritanya dimulai. Pertandingan tinju underground yang dijalani Lion, tidak memperhatikan keselamatan petinjunya.

Mereka tidak menggunakan sarung tinju, bahkan tanpa wasit. Tapi hanya inilah jalan yang bisa ditempuh oleh Lion, setelah lisensi tinjunya dicopot karena penyuapan yang dilakukan Stanley di masa silam.

Terlibat di dunia kriminal membuat hidup mereka berada di ujung pelatuk pistol para gangster. Di pertandingan akhir, Lion yang berhasil memenangi pertandingan hanya bisa kebingungan di atas ring menyadari Stanley ditangkap oleh polisi karena aksi pembunuhan yang mereka lakukan.

Setidaknya harapan Stanley bagi Lion untuk bisa menjalani hidup yang lebih baik akhirnya terkabulkan.

12. Requiem for a Heavyweight

Film Tinju Terbaik_Requiem for a Heavyweight [1962]_

Adaptasi drama televisi yang disiarkan di tahun 1956 dan sudah banyak diadaptasi juga di beberapa negara selain AS, yaitu Inggris, Belanda dan Yugoslavia ini adalah kisah populer tentang petinju bernama Louis “Mountain” Rivera yang diperankan oleh Anthony Quinn.

Mountain terpaksa berhenti bertinju setelah kekalahan besar dari Cassius Clay, nama kelahiran Muhammad Ali, yang diperankan sendiri olehnya.

Film ini memiliki satu adegan unik saat pertandingan tinju, dimana kamera berposisi dari sudut pandang Mountain yang sedang dipukul habis-habisan oleh Clay, sehingga terlihat di layar seolah-olah penonton dipukuli oleh Clay.

13. Ali

Film Tinju Terbaik_Ali [2001]_

Muhammad Ali adalah seorang legenda dunia tinju. Siapa yang tidak mengenal nama besarnya sebagai juara dunia? Michael Mann menyuguhkan kisah hidup Muhammad Ali, yang diperankan oleh Will Smith, di periode 1964-1974.

Film ini menceritakan raihannya sebagai juara dunia, masuknya dia sebagai muslim, kritik terhadap perang Vietnam yang membuat titelnya dicabut dan usahanya untuk meraih gelar juaranya kembali.

Ditampilkan dalam nuansa dokumentasi, film ini juga membicarakan masalah politik yang berlangsung pada masa itu, seperti pembunuhan Malcolm X dan Martin Luther King, Jr.

Will Smith masuk nominasi Oscar di kategori Best Actor dan Jon Voight, yang berperan sebagai jurnalis Howard Cosell, juga masuk nominasi Oscar di kategori Best Supporting Actor.

14. Bleed for This

Film Tinju Terbaik_Bleed for This_

Juara tinju dunia Vinny Pazienza mengalami patah tulang lehernya setelah peristiwa kecelakaan mobil. Vonis dokter menyatakan bahwa dia tidak akan bisa bertanding lagi selamanya. Namun, dengan kekuatan mentalnya, Vinny nekat menjalani perawatan Halo.

Bersama pelatihnya, dia berusaha mengembalikan performanya dan setelah sembuh berhasil mempertahankan gelarnya dari Roberto Duran.

Film biografi yang inspiratif karya Ben Younger ini menampilkan Milles Teller sebagai Vinny Pazienza. Tidak hanya menghadirkan pertandingan tinju yang seru, film ini juga menyajikan kisah perubahan sifat dan mental juang seorang juara.

15. Southpaw

Film Tinju Terbaik_Southpaw [2015]_

Lewat film yang disutradarai oleh Antoine Fuqua ini, giliran Jake Gyllenhaal yang menampilkan aktingnya sebagai petinju yang mampu bangkit dari keterpurukan.

Performa akting Gyllenhaal sangat meyakinkan dan menimbulkan simpati bagi penonton atas kejadian yang dia alami. Karena sifat temperamentalnya, istrinya tewas tertembak, karier bertinjunya terhenti dan terpisah dari anak semata wayangnya.

Untuk mengembalikan kejayaannya, dia pun berniat untuk berlatih dan bersikap lebih baik di bawah arahan pelatih barunya, yang diperankan dengan sangat meyakinkan oleh Forest Whitaker.

Meski banyak hal klise dalam film ini yang tampak seperti kompilasi dari adegan-adegan monumental film-film tentang tinju, penonton akan hanyut terbawa kisahnya yang mengalir dengan baik.

Itulah deretan film tinju terbaik yang pernah diproduksi Hollywood. Terlihat dalam polanya, dalam satu dekade pasti terdapat minimalnya satu film tentang tinju yang berkualitas. Selain itu, para aktor ternama sepertinya mendapatkan popularitasnya saat berperan sebagai petinju.

Para aktor ini mampu membawakan peran yang sarat akan masalah psikologis dan rumitnya kehidupan sebagai petinju dengan pendalaman karakter yang sangat baik. Oleh karena itu, film-film jenis ini akan selalu dihadirkan kembali di masa depan dalam kualitas yang diharapkan akan lebih baik dari film-film yang pernah ada.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram