logo web

10 Perbedaan Film Star Wars dengan Star Trek

Ditulis oleh Dhany Wahyudi

Luar angkasa di semesta yang luas seolah menyimpan cerita tersendiri. Alam pikiran bisa dibawa terbang kemana saja tanpa batas. Apalagi jika itu adalah alam pikiran para sineas, tentu mereka akan menerjemahkannya secara khusus ke dalam film.

Petualangan di luar angkasa, bermacam ragam makhluk hidup dari berbagai planet dan teknologi canggih untuk mengarungi semesta bukanlah batasan akhir bagi sebuah cerita bergenre fantasy sci-fi.

Dari sekian banyak film di dalam genre tersebut, Star Trek dan Star Wars adalah dua franchise sci-fi yang sangat populer dan memiliki penggemar setia di seluruh dunia.

Dua franchise ini memang menggelar aksinya di luar angkasa, tercipta budaya majemuk antara manusia dan alien, dan tentu saja teknologi mutakhir dalam transportasi, komunikasi dan persenjataan. Tapi ternyata, dua franchise ini memiliki perbedaan mendasar yang cukup terlihat namun kurang kita sadari.

Apa saja perbedaan itu? Berikut kami paparkan 10 perbedaan mendasar dari dua franchise besar ini, yang diambil dari film maupun serialnya. Langsung disimak saja, ya!

Baca juga: Mau Nonton Star Trek? Inilah Daftar Urutan Filmnya

1. Beda Galaksi dan Waktu

Beda Galaksi dan Waktu

Star Trek memiliki latar waktu di masa depan antara abad ke-22 hingga abad ke-24 di Galaksi Bima Sakti, galaksi dimana kita tinggal. Tokoh utamanya adalah bangsa manusia dari bumi yang menjalin kerja sama dengan bangsa-bangsa antar bintang untuk menciptakan perdamaian dan kemakmuran bersama.

Sementara Star Wars mengambil latar waktu yang jauh berbeda. Sesuai dengan untaian kalimat yang membuka setiap filmnya, “A long time ago in a galaxy far, far away”, sudah menyatakan perbedaan galaksi dan waktu dengan yang kita jalani. Jagad Star Wars menggunakan penanggalan sendiri dengan membubuhkan BBY atau ABY di belakang angka tahun.

BBY adalah singkatan dari Before Battle of Yavin dan ABY adalah singkatan dari After Battle of Yavin. Kedudukannya sama dengan SM dan M di kalender kita sebagai singkatan dari Sebelum Masehi dan Masehi. Battle of Yavin sendiri adalah perang besar yang terjadi di galaksi dimana kisah Star Wars berada.

2. Star Trek Terlihat Lebih Futuristik

Star Trek Terlihat Lebih Futuristik

Para karakter di Star Trek, salah satunya manusia, terlihat sudah mencapai tingkat kebudayaan dan sosial yang tinggi. Hal ini bisa dilihat dari cara berbicara antar sesama dan ketertiban saat di dalam pesawat sudah menunjukkan kemajuan peradaban mereka.

Seluruh bangsa yang menjadi anggota Federasi, seperti manusia, Klingon, atau Forengi, semuanya terlihat adalah makhluk yang berbudaya. Sebenarnya di Star Wars juga sama.

Ada beberapa bangsa yang sudah mencapai tingkat kebudayaan tinggi, tetapi masih ada juga yang terlihat miskin dan termasuk bangsa tertinggal. Di dalam satu pemerintahan yang sama, ketimpangan ini begitu jelas terlihat dan belum bisa ditangani dengan baik oleh Galactic Republic.

Apalagi ketika kekuasaan berada di tangan Galactic Empire, dimana fokus utama kekuasaan mereka adalah perluasan wilayah dan menjajah bangsa yang tidak tunduk. Penggambaran ragam bangsa di Star Wars terasa lebih dekat pada kehidupan kita saat ini yang membuat franchise ini lebih populer daripada Star Trek.

3. Penjabaran Teknologi di Star Trek Lebih Mendalam

Penjabaran Teknologi di Star Trek Lebih Mendalam

Definisi science fiction memang harus lekat dengan penjabaran ilmu pengetahuan dan teknologi yang masuk akal, meski masih banyak yang belum dicapai oleh manusia saat ini.

Star Trek menggambarkan teknologi secara cermat dan detail. Mungkin akan terasa membosankan bagi yang tidak suka dengan istilah-istilah ilmiah, namun semua ini diramu ke dalam cerita dengan cara yang menarik.

Sedangkan Star Wars lebih dekat kepada fantasy fiction dengan tidak mengutamakan penjelasan akan teknologi yang mereka gunakan. Kita dibawa masuk ke dalam kecepatan cahaya tanpa mereka memberi tahu bagaimana teknologi masa itu bisa membuat mereka bisa melakukannya.

4. Star Wars Mengandung Unsur Kebatinan yang Kental

Star Wars Mengandung Unsur Kebatinan yang Kental

Jika Star Trek lebih mengedepankan teknologi, maka Star Wars kental akan sisi kebatinan. Konflik antara Jedi dan Sith penuh dengan pesan kebatinan dimana masing-masing Jedi berbicara dengan kalimat penuh filsafat agama.

Kesan penganut filsafat kuno sangat terlihat pada sosok Jedi dan Sith dimana mereka mengenakan jubah panjang dan gaya berjalan yang tenang. Pemahaman beradab yang dianut oleh Jedi didobrak oleh pemikiran Sith yang tidak mau terkekang dengan aturan ketat.

Pemahaman Jedi memang diambil dari filosofi Hindu, Buddha, Taoisme, Sufisme dan agama-agama tradisional lainnya. Begitupun Sith yang mengambil sisi negatif dari agama tersebut sebagai efek berkuasanya hawa nafsu pada diri mereka.

5. Star Trek Berat Secara Filosofi

Star Trek Berat Secara Filosofi

Star Trek juga mengedepankan elemen filosofi dalam jalan ceritanya. Namun pemaparannya cenderung rumit dan berat, tidak seperti filosofi Star Wars yang memperlihatkan dengan jelas pemikiran dari dua kubu berbeda.

Sedangkan Star Trek memunculkan filosofi masing-masing bangsa yang mereka gunakan dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah yang datang pada mereka.

Oleh karena itulah jalan cerita Star Trek tidak mudah dicerna dan tidak langsung bisa diterima pada saat pertama kali muncul. Baru setelah serialnya usai di season 3, publik baru ramai membicarakannya dan muncul penggemar setia yang menamakan diri mereka Trekkie atau Trakkers.

Begitu juga dengan serial dan film lanjutannya yang tidak langsung diterima pada saat perilisan, namun setelah lama berlalu baru menyandang status cult classic.

6. Tampilan Star Wars Lebih Mewah

Tampilan Star Wars Lebih Mewah

Bujet produksi yang dimiliki oleh Star Wars tentu lebih besar dibandingkan Star Trek. Kemunculan Star Wars untuk pertama kali langsung diperuntukkan bagi penayangan di bioskop dengan harapan menjadi sebuah film Blockbusters.

Sementara itu Star Trek awalnya adalah serial TV yang lebih banyak menghabiskan adegannya di dalam ruang kontrol pesawat. Dan sudah pasti bujet produksinya tidak sebesar film bioskop. Sebagian besar syutingnya pun dilakukan di dalam studio.

Jadi sangat wajar apabila tampilan Star Wars lebih megah daripada Star Trek. Apalagi Star Wars adalah film berskala kolosal dengan adegan action seru penuh ledakan, sedangkan Star Trek kuat secara drama dengan adegan action secukupnya.

7. Karakter di Star Trek Lebih Realistis

Karakter di Star Trek Lebih Realistis

Para karakter di Star Trek lebih realistis karena pendalaman karakternya yang cukup baik. Seluruh karakter utama diberikan porsi yang lebih dari cukup untuk digali kisah hidupnya, pemikirannya, serta sifat dan sikapnya.

Semua ini terjadi karena para karakter Star Trek lebih banyak berdialog dibandingkan para karakter Star Wars yang lebih dominan ke adegan action.

Meski Star Wars memiliki serial yang terfokus pada satu kelompok atau satu karakter, tetap saja tidak bisa sedalam Star Trek yang memang lebih banyak menjelajah di layar kaca.

Para karakter Star Wars sering berada dalam situasi yang meminta mereka melakukan kontak fisik dalam porsi yang lebih banyak dibandingkan dialog yang panjang dan mendalam.

8. Star Wars Tampil Lebih Kolosal

Star Wars Tampil Lebih Kolosal

Dari judulnya saja, Star Wars sudah pasti adalah film perang yang mengetengahkan kisah konflik dua kubu. Dari film pertama dan berbagai film serta serial lanjutannya, semua bercerita tentang perang, baik pertempuran dalam skala besar atau bentrokan dalam skala kecil.

Sementara kisah Star Trek justru berada dalam masa penuh perdamaian, dimana tugas mereka hanya menjaga keamanan di galaksi yang ancamannya lebih banyak berasal dari luar anggota Federasi. Memang terjadi konflik, namun skalanya tidak seglobal Star Wars.

9. Star Trek Kental Pesan Kebersamaan

Star Trek Kental Pesan Kebersamaan

Star Trek bercerita tentang penjelajahan dan kebersamaan. Inilah kunci utama kekuatan cerita di setiap serialnya. Mereka belajar cara saling mengerti satu sama lain dan mengatasi perbedaan antar budaya di dalam satu bingkai aturan dan pedoman di dalam pesawat Enterprise.

Memang ada beberapa konflik, namun itu hanya dalam skala kecil. Biasanya konflik terjadi sebagai efek dari perang yang mempengaruhi psikologis para tokoh antagonisnya.

Sementara itu, kisah Star Wars dibumbui oleh banyak pengkhianatan dan kekejaman. Antara guru dan murid bisa menjadi musuh bebuyutan, karena salah satunya berpindah ke dark side.

10. Star Wars Mengedepankan Pesan Kepahlawanan

Star Wars Mengedepankan Pesan Kepahlawanan

Struktur cerita Star Wars dibangun untuk menciptakan kisah kepahlawanan yang menggugah jiwa. Satu tokoh sentral di setiap trilogi adalah contoh yang terlihat jelas. Dan tokoh ini dilengkapi dengan latar belakang yang padat sehingga kita mudah merasakan apa yang disampaikan olehnya.

Sebagai contoh, di prequel trilogy, Anakin Skywalker adalah karakter utamanya. Di original trilogy, ada Luke Skywalker. Dan di sequel trilogy ada Rey yang di akhir kisah menyandang nama Skywalker juga. Dari garis besar ini kita dibuat paham bahwa tokoh sentral di saga Star Wars adalah keluarga Skywalker.

Dan mereka bertiga memiliki jiwa kepahlawanan tinggi dalam membela kebenaran. Meski Anakin sempat menjadi Darth Vader, namun akhir hidupnya dia tutup sebagai pahlawan.

Sementara itu, di Star Trek tidak ada karakter sentral yang diplot sebagai sosok pahlawan. Semua karakter utamanya mendapat porsi yang sama dan saling bersinergi antara satu dengan lainnya.

Itulah 10 perbedaan mendasar antara Star Trek dan Star Wars. Dengan melihat perbedaan ini, kita bisa paham, bahwa sebenarnya dua franchise ini berada di genre yang berbeda. Sering disamakan hanya karena judulnya yang hampir mirip, tapi jelas kandungan ceritanya tidaklah sama.

Kalian pilih mau jadi penggemar Star Trek atau Star Wars? Bisa sampaikan jawaban serta alasannya di kolom komentar.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram