logo web

Review dan Sinopsis Drama Korea Duty After School Part 2

Ditulis oleh Desi Puji Lestari
Duty After School Part 2
3.4
/5
showpoiler-logo
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Kematian Letnan Lee di Duty After School Part 1 (2023) meninggalkan rasa penasaran bagi para penonton; bagaimana nasib siswa SMA Sungjin dalam menghadapi alien tanpa pemimpin sepertinya?

Bisakah Kim Chi Yeol dan kawan-kawan bertahan? Rasa penasaran itu dapat terjawab jika kamu menonton empat episode Duty After School Part 2 (2023).

Namun, siap-siap saja merasakan kecewa yang mendalam karena drama ini kembali makan banyak tumbal. Alih-alih memperlihatkan bagaimana alien itu binasa, kamu akan mendapat kejutan yang bikin patah hati.

Di sisi lain, drama ini berhasil menyampaikan kritik sosial secara tersirat. Penasaran seperti apa? Simak lebih dulu ulasan dan sinopsis singkatnya, yuk!

Sinopsis

sinopsis duty after school part 2_

Satu bulan sudah anak-anak SMA Sungjin bergelut dengan alien-alien mengerikan itu. Kini mereka sudah lebih ahli menggunakan senjata, termasuk No Ae Seol.

Setiap hari para siswa dibagi menjadi tiga regu, yaitu regu penyerbu, regu pencari dan regu yang bertugas menunggu markas. Masing-masing regu punya tugas masing-masing yang sama beratnya.

Mereka mulai terbiasa menjalani kehidupan yang tak pernah luput dari teror alien. Sayang, protofon yang memungkinkan mereka terhubung dengan dunia luar ditemukan rusak.

Untuk bisa membetulkannya, menurut So Yoon, mereka harus pergi ke penjara karena di sana pasti ada alat komunikasi atau elemen yang bisa dipakai untuk membetulkan protofon yang rusak.

Tim pun sepakat untuk pergi ke penjara dan rumah sakit. Satu tim ditugaskan mengambil obat-obat yang dibutuhkan, satu lagi bertugas mencari elemen untuk membetulkan protofon. Selama dua regu pergi, Duk Joong, Ha Na, dan Joon Hee ditugaskan menjaga markas.

Dua tim penyerbu yang ditugaskan ke rumah sakit dan penjara sudah sampai tujuan dan mulai melakukan misi yang diminta. Tim penyerbu yang ada di penjara terkejut karena di sana ternyata masih ada beberapa napi yang ditahan. Masing-masing berteriak pada Jang Soo dan kawan-kawan meminta untuk dibebaskan.

Selain minta dibebaskan, mereka juga meminta makan. Saat Ae Seol mengantarkan makanan pada salah satu tahanan, dia mengarang cerita soal ibunya dan membuat No Ae Seol merasa iba. Tahanan itu meminta dibebaskan agar dapat bertemu sang ibu. Ae Seol yang kasihan membukakan pintu penjara tanpa pikir panjang.   

Akibatnya semua tahanan pun dapat bebas. Tindakan Ae Seol membuat siswa-siswa yang lain kebingungan. Mereka tak bisa meninggalkan Ae Seol tapi juga tak ingin para tahanan bebas. Di saat-saat seperti itu alat pendeteksi alien menangkap adanya alien di sekitar penjara. Mereka pun menyusun rencana untuk para tahanan.

Ketika regu penyerbu yang bertugas di penjara menyusun rencana, Kim Chi Yeol yang ditugaskan pergi ke rumah sakit bersama siswa-siswa lain mendengar Do Soo Chul sedang berdebat dengan seseorang. Begitu dicek, dia hanya menemukan Soo Chul seorang diri di sana.

Tak lama kemudian, Soo Chul terjatuh dari gedung rumah sakit dan meninggal dunia. Kematian Soo Chul tentu mengejutkan mereka dan menimbulkan kecurigaan antara satu sama lain.

Ketika dua tim regu penyerbu sibuk dengan kejadian yang mengejutkan dan menguras tenaga, Duk Joong dan regu penjaga markas kedatangan tim dari SMA Sains.

Mereka sedang dalam perjalanan menuju Seoul karena mendengar kalau CSAT dibatalkan. Mendengar kabar CSAT dibatalkan, Duk Joong dan yang lain terkejut. Pasalnya selama ini mereka bertahan untuk mendapatkan poin tambahan yang bisa digunakan saat CSAT.

Keterkejutan Duk Joong bertambah ketika salah satu siswa SMA Sains memeriksa protofon mereka. Siswa itu menemukan kalau protofon tersebut sengaja dirusak.

Duk Joong sempat tidak percaya karena itu berarti dia dan teman yang lain telah dibohongi; ada pengkhianat di antara mereka. Namun, baik Duk Joong atau Ha Na dan Joon Hee sepakat merahasiakan hal ini dari teman yang lain.

Rencana regu penyerbu yang ada di penjara untuk menyelamatkan Ae Seol dan mengumpankan para napi pada alien berhasil. Mereka dapat lolos walau tidak membawa apa pun dari sana. Regu penyerbu di rumah sakit juga sepakat membawa jasad Doo Chul pulang bersama.

Setibanya di markas, semua menangisi kepergian Doo Chul. Mereka tak percaya, setelah Young Hoon, ada lagi teman mereka yang jadi korban. Di tengah keadaan berduka, Duk Joong, Ha Na dan Joon Hee memilih untuk mengabarkan informasi yang mereka dapat dari siswa SMA Sains bahwa CSAT telah dibatalkan.

Mendengar kabar tersebut, Young Soo jadi siswa yang paling terpukul. Dia yang selama ini paling terobsesi dengan poin tambahan pun merasa sudah ditipu.

Suasana tegang bertambah tak karuan ketika Duk Joong juga mengabarkan kalau protofon mereka yang rusak karena ulah seseorang. Hubungan para siswa yang kompak mulai panas. Lantas, dapatkah mereka bertahan di tengah situasi semacam itu?

Plot Kurang Padat

Plot Kurang Padat_

Duty After School Part 2 (2023) menyisakan empat episode untuk para penonton yang terlanjur penasaran dengan akhir ceritanya. Namun, empat episode tersebut sayangnya tidak dimanfaatkan dengan baik. Plot terasa kurang padat dan terkesan banyak filler yang tidak terlalu relevant dengan konflik utama.

Alur lebih fokus memperlihatkan karakter seperti Ha Na yang manja, tidak peka terhadap situasi genting daripada suguhkan cerita tentang alien dan bagaimana mereka dapat musnah.

Terdapat pula sub-konflik yang terasa numpang lewat, tetapi bikin emosi. Belum lagi konflik internal antara siswa yang seolah tak ada habisnya. Hal-hal semacam itu membuat penasaranmu terhadap alien jadi tak terpuaskan.

Alien Jadi Konflik yang Terlupakan

Alien Jadi Konflik yang Terlupakan_

Pada part 2, invasi alien tampaknya bukan lagi jadi konflik utama Duty After School (2023). Ketegangan yang kamu dapat di part 1, saat para siswa berjuang dari serbuan alien, seperti hilang begitu saja. Ia seolah jadi konflik utama yang terlupakan. Pasalnya plot lebih banyak menyoroti hubungan antara siswa yang semakin berkembang.

Jika kamu berharap adanya penyelesaian atau penjelasan tentang alien atau ingin melihat alien-alien itu binasa oleh senjata mutakhir yang disiapkan tentara dan pemerintah, siap-siap saja kecewa. Alasannya karena selama empat episode ini, para siswa tetap berjuang sendirian dengan senjata yang ditinggalkan.

Ending Menyesakkan, Siap-siap Gak Rela!

Ending Menyesakkan, Siap-siap Gak Rela_

Selama 4 episode dengan durasi sekitar satu jam per episodenya, tidak ada bagian yang menceritakan tentang upaya tentara dan pemerintah menyelamatkan mereka. Part 2 ini sepertinya diagendakan untuk membuat penonton lebih terikat secara emosional terhadap para karakter dan interaksi antara mereka.

Ada beberapa scene yang sengaja memperlihatkan kedekatan para siswa dan menyuguhkan konflik antara mereka yang mulai membaik, seperti hubungan Bo Ra dan No Ae Seol serta Kim Chi Yeol dan Il Ha.

Melalui sinematografinya yang apik kamu juga akan ‘diajak’ berwisata dengan melihat para siswa itu bersenang-senang di taman bermain, sebelum tragedi mengerikan terjadi.

Satu hal yang konsisten dari part 1 adalah drama ini secara tidak langsung menyoroti absennya peran pemerintah, dalam hal ini diwakili oleh tentara, serta absennya orang dewasa dalam menyelamatkan anak-anak remaja dari situasi mengerikan.

Para remaja yang harusnya hanya fokus belajar dan bermain dihadapkan pada situasi sulit tanpa adanya pilihan. Mereka diharuskan berjuang, secara tidak langsung diancam (dengan point ekstra yang bisa dipakai untuk CSAT) agar mau melakukan hal yang diperintahkan.

Selain itu Duty After School (2023) juga memperlihatkan bahwa seganas-ganasnya alien, pada akhirnya yang bisa menghancurkan umat manusia adalah umat manusia itu sendiri. Gimana? Penasaran untuk menonton drama yang sedang hits ini?

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram