logo web

Sinopsis & Review Oshi no Ko, Ambisi Dua Anak Idola

Ditulis oleh Sera Serinda A
Oshi no Ko
4.2
/5
showpoiler-logo
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Oshi no Ko merupakan anime adaptasi manga berjudul sama karya Aka Akasaka, mangaka yang juga populer dengan Kaguya-sama Love Is War. Berbeda dengan seri Kaguya-sama, Aka Akasaka mengambil premis utama kisah grup idola dalam anime ini, menggabungkan elemen drama dan supernatural.

Anime ini mulai mengudara sejak pertengahan April 2023 dan terdiri dari 11 episode di musim pertamanya. Kisah seperti apa yang disajikan anime Oshi no Ko? Berikut ulasannya:

Sinopsis

review oshi no ko_4_

Ai Hoshino merupakan idola yang tengah bersinar dan menjadi perbincangan publik karena selalu tampil dengan memukau di atas panggung. Alhasil, banyak penonton yang jatuh hati padanya tak terkecuali seorang ginekologis bernama Gorou Amemiya dan pasiennya, Sarina Tendouji.

Kedua otaku ini selalu menghabiskan waktu bersama untuk mendukung idolanya tersebut, walau jauh dari rumah sakit. Sayang, umur Sarina yang singkat membuat Gorou agak kesepian karena kini dia merasa kehilangan kawan dalam mendukung Ai.

Pada suatu hari, Gorou dikejutkan dengan kedatangan Ai ke rumah sakit tempatnya berkerja dalam keadaan perut yang besar; idola berumur 16 tahun itu ternyata tengah mengandung anak kembar tanpa diketahui publik.

Hanya pihak manajemen dan beberapa orang di rumah sakit yang mengetahui kondisinya, dan inilah yang menjadi alasan sebenarnya Ai vakum di dunia hiburan. Gorou pun kini menjadi dokter yang menangani kehamilan Ai.

Ketika tanggal kelahiran semakin dekat, Gorou menyadari keberadaan penguntit yang mencoba mengorek informasi tentang Ai darinya. Namun, Gorou bungkam dan menanyakan hubungan sang penguntit dengan pasiennya itu.

Si penguntit lalu melarikan diri tapi Gorou mencoba mengejarnya walau akhirnya kehilangan jejak ketika sampai di area jurang jalur pegunungan. Nahas, sang penguntit tiba-tiba mendorong Gorou dari belakang yang membuatnya terjatuh ke dalam jurang.

Saat terbangun, Gorou tersadar bahwa kini dirinya telah bereinkarnasi di tubuh putra Ai yang bernama Aquamarine Hoshino. Aqua juga memiliki seorang adik kembar perempuan, Ruby Hoshino.

Lucunya, jiwa Ruby ternyata diisi oleh reinkarnasi dari Sarina, pasien Gorou sekaligus partner otaku-nya. Namun, baik Aqua maupun Ruby tidak tahu menahu soal identitas asli saudara mereka.

Seiring pertumbuhan kedua anak kembarnya, karir Ai pun kembali meroket setelah comeback dari vakum. Berbagai tawaran pekerjaan diambilnya termasuk membintangi iklan hingga menjadi aktris pendukung. Kehidupannya terasa sempurna, sampai suatu ketika seorang penggemar tak dikenal mendatangi kediamannya dan menghunus Ai hingga tewas.

Kematian Ai meninggalkan luka yang mendalam bagi publik dan kedua anaknya. Tak lama berselang, grupnya B-Komachi pun menyatakan pembubaran diikuti dengan kebangkrutan Strawberry Production sebagai perusahaan penaung.

Walau secara mental ‘kuat’, baik Aqua dan Ruby jadi memiliki ambisi baru selepas kepergian ibu sekaligus idola yang sangat mereka cintai itu; Aqua ingin mencari dalang dibalik pembunuhan Ai, sementara Ruby bertekad melanjutkan karir Ai sebagai seorang idola.

oshi no ko_13_

Tumbuh dewasa, Aqua dan Ruby bersekolah di SMA Yoto, sekolah dengan peminatan hiburan yang cukup langka di Jepang.

Sekolah ini dikenal menghasilkan bibit selebritas yang sukses, sehingga memiliki persaingan yang ketat. Di sekolah ini jugalah Aqua dan Ruby bertemu kembali dengan Kana Arima, mantan aktris cilik yang pernah mereka kenal ketika kecil.

Setelah pertemua itu, Kana menawari Aqua pekerjaan untuk mengambil peran minor dalam drama yang tengah ia bintangi. Aqua yang awalnya menolak, menyetujui setelah mendengar nama produser program tersebut, yakni Masaya Kaburagi.

Masaya Kaburagi adalah salah satu nama yang pernah Aqua temukan di kontak ponsel Ai. Demi mendapatkan DNA produser itu dan menyelidiki misteri kematian Ai, Aqua pun mengambil peran tersebut.

Ruby sendiri masih berpegang teguh dengan tekadnya untuk menjadi Idola, meski Aqua selalu berusaha untuk menghentikannya karena tak mau adiknya itu bernasib sama dengan sang ibu.

Ketika Ruby ditawari oleh seseorang yang ingin merekrutnya sebagai idola underground, Aqua langsung meminta manager Strawberry Production, Miyako Saitou, yang juga menjadi wali mereka selama ini, untuk merekrut Ruby sebelum adiknya itu ‘diambil’ oleh agensi lain.

Miyako setuju dan mengatakan akan mendebutkan kembali grup di bawah naungan agensinya, tapi Miyako memerlukan anggota lain untuk membentuk sebuah grup idola. Untungnya, ada satu gadis yang menurut Aqua cocok untuk mengisi tempat itu, yakni Kana.

Ruby memilih B-Komachi sebagai nama grupnya, nama yang sama seperti nama grup ibunya dahulu. Dia pun mulai rajin berlatih bersama Kana bahkan melakukan kolaborasi dengan seorang Youtuber untuk menggaet perhatian publik sebelum debut resmi grupnya dilakukan.

review oshi no ko_7_

Perjuangan Aqua juga berlanjut. Setelah tahu bahwa Masaya Kaburagi hanya seorang rekan kerja untuk Ai, Aqua mendapat tawaran baru dari Masaya untuk membintangi sebuah reality dating show. Sebagai imbalannya, Masaya akan memberikan informasi penting pada Aqua yang berkaitan dengan Ai.

Reality dating show itu mempertemukan enam siswa SMA di suatu sekolah untuk menjalin hubungan romantis hingga ada yang keluar menjadi pasangan kekasih. Aqua ditempatkan dengan lima anggota lainnya: Akane Kurokawa, Mem-cho, Yuki Sumi, Nobuyuki Kumano dan Kengo Morimoto. Kelimanya memiliki latar berbeda walau sama-sama bergelut di dunia hiburan.

Selain menyutujui tawaran itu, Aqua harus menggunakan persona berbeda saat tampil di depan kamera. Pribadi Aqua yang tenang dan dingin berubah menjadi riang dan menyenangkan selama acara tersebut berlangsung.

Sayangnya sampai program akan berakhir, tidak ada kemajuan dari kisah Aqua. Ini sebenarnya merupakan hal baik bagi Aqua karena tak mau repot terlibat dalam animo berlebihan dari publik, tapi Akane Kurokawa berhasil mengubah pilihannya.

Setelah aktris pendatang baru tersebut mengalami keterpurukan karena pandangan negatif publik dan hampir mengorbankan nyawanya sendiri, Akane bangkit dan menggunakan persona Ai untuk tampil kembali di program tersebut.

Persona barunya ini pun berhasil menarik perhatian Aqua dan para pentonton. Walau hanya untuk keperluan acara, secara tak terduga Aqua dan Akane keluar menjadi pasangan di akhir program. Hal ini pun memicu perubahan sikap Kana terhadap Aqua.

Selepas reality dating show Aqua berakhir, B-Komachi mulai mempersiapkan debutnya yang semakin dekat. Aqua lalu merekrut seorang gadis dari program terakhirnya untuk ikut bergabung dengan B-Komachi. Siapakah gadis tersebut? Dan, berhasilkah Aqua mendapatkan petunjuk mengenai dalang di balik kematian Ai Hoshino?

Mengisahkan ‘Kebohongan’ Dunia Hiburan

review oshi no ko_9_

Berbeda dengan kebanyakan anime yang mengangkat tema idola pada umumnya, Oshi no Ko memusatkan ceritanya pada dunia hiburan, terutama dunia idola.

Di balik senyuman manis mereka, lengkap dengan gerakan tari yang lincah saat tampil di atas panggung, para idola ini tetap memiliki kehidupan sebagai manusia biasa yang penuh kekurangan. Tak sedikit dari mereka bahkan memiliki rahasia kelam yang ditutupi dari publik. Mereka harus bisa ‘berbohong’ pada dunia bila tak ingin karir mereka hancur.

Para penggelut industri hiburan lain pun melakukan hal serupa. Tujuan mereka sama; bertahan di industri tak peduli apa pun cara yang harus ditempuh. Anime ini akan mempertontonkan cara kerja berbagai bidang di industri hiburan, seperti akting, program televisi, hingga manajemen keartisan.

Paduan Tema yang Menarik Sekaligus Membingungkan

review oshi no ko_8_

Ketika menonton episode pertama Oshi no Ko, kita akan mengira bahwa anime ini hanya menggabungkan tema idola dan isekai (reinkarnasi). Namun, seiring bergulirnya cerita, Oshi no Ko akan mengatarkan penonton pada kisah misteri yang semakin kelam dan intens.

Atmosfer kelam ini semakin kuat seiring dengan perjuangan Aqua untuk membalaskan dendam sang ibu. Walau perlahan, ambisi ini tak pernah sekalipun padam dari dirinya. Perjuangan Arima Kana dan Akane Kurokawa yang tak mudah demi menggapai mimpi mereka sebagai aktris juga menambah kekelaman dan unsur drama anime garapan Daisuke Hiramaki ini.

Sementara itu, Ruby yang bermimpi menjadi idola membuat Oshi no Ko on track sebagai anime bertema idola. Kita akan tetap menyaksikan Ruby dan beberapa karakter lain membawakan berbagai lagu dengan tarian enerjik di atas panggung.

Sayangnya, di season pertama ini, hanya elemen misteri dan dunia showbiz yang dominan dari Oshi no Ko. Anime ini belum mengupas lebih dalam tentang misteri kehidupan lama Aqua dan Ruby. Alhasil, keduanya masih belum menyadari hubungan mereka di kehidupan sebelumnya hingga epsode terakhir.

Gemerlap Visual dan Skoring yang Memukau

oshi no ko_15_

Sebagai adaptasi manga yang mengangkat premis dunia showbiz, tentu kurang lengkap bila tak menampilkan gemerlap industri ini secara visual, dan Doga Kobo selaku studio produksi berhasil mewujudkannya dalam anime Oshi no Ko. Salah satu yang paling memukau adalah grafis dari mata para karakter penting dalam cerita.

Semua karakter yang memegang peranan penting, baik sebagai protagonis utama ataupun pemeran pendukung, memiliki grafis bola mata yang indah. Ilustrasi Mengo Yokoyari ini dieksekusi dengan sangat apik oleh Doga Kobo, dan berhasil membekas di hati siapa pun yang menonton Oshi no Ko.

Semuanya pasti setuju kalau mata bintang Ai, Aqua, dan Ruby adalah salah satu ikon dari anime ini. Selain itu, scoring yang baik juga sukses membuat hampir semua scene terasa hidup. Lagu-lagu yang dibawakan anggota B-Komachi pun cukup populer di kalangan penggemar.

Jangan lupakan pula lagu pembuka dari Yoasobi yang viral selama anime ini mengudara. Semua elemen ini berpadu serasi dalam memanjakan para penonton dan menjadikan Oshi no Ko salah satu kandidat kuat anime terbaik di tahun 2023.

Baca juga: 15 Anime dengan Grafik Terbaik yang Bisa Memanjakan Mata

Pace Lambat dengan Akhir Menggantung

review oshi no ko_10_

Meski punya plot yang menarik dan unggul dalam banyak elemen, sayangnya pace anime Oshi no Ko terasa sangat lambat, terutama dalam perjuangan Aqua yang ingin mencari tahu dalang kematian ibunya. Sampai episode terakhir pun Aqua terasa seperti baru mengambil beberapa langkah awal untuk mengungkap misteri tersebut.

Sebaliknya, walau pada beberapa episode terasa hilang, keinginan Ruby untuk menjadi idola bisa dicapai dengan resminya debut B-Komachi generasi baru, yang menandakan adanya harapan bagi Ruby untuk menjadi idola populer seperti sang ibu.

Keinginan teman segurupnya, Kana, untuk kembali mendapat panggung di dunia hiburan pun menunjukan kemajuan positif. Di akhir episode terdapat petunjuk bahwa Kana kelak akan menjadi ‘rival’ Kurokawa Akane.

Sayang, kemajuan perkembangan karakter yang pesat ini belum didapati oleh Aqua sendiri sebagai salah satu protagonis utama. Padahal, ambisinya terjun di industri hiburan adalah highlight keseruan Oshi no Ko. Hanya persaingan antara Kana dan Akane ‘memperebutkan’ Aqua yang lebih ditekankan di musim ini.

Meski begitu, anime ini selalu berhasil menyajikan puncak ketegangan disetiap episodenya. Ending yang mengantung juga sekaligus jadi kabar yang baik bagi para penggemar karena menandakan adanya kelanjutan perjuangan Aqua, Ruby dan teman-temannya di musim berikutnya.

Itulah ulasan anime Oshi no Ko musim pertama. Tak ada yang menyangka plot kotradiktif antara dunia hiburan, misteri pembunuhan dan reinkarnasi akan berpadu cukup baik dalam anime ini. Ia juga berhasil membuktikan kepopulerannya dan bahkan menjadi salah satu kandidat terkuat anime terbaik di tahun 2023. Sudah siap menonton?

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram