logo web

Sinopsis dan Review Film Action The 355 (2022), Baguskah?

Ditulis oleh Dhany Wahyudi
The 355
2
/5
showpoiler-logo
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Ketika senjata rahasia yang sangat berbahaya menjadi rebutan para petinggi di dunia kriminal, tiga agen dari badan intelijen negara masing-masing turun ke lapangan untuk melacak keberadaan senjata tersebut. Dalam lika-liku petualangan di tiga negara berbeda benua, mereka bertemu dengan beberapa rekan dan lawan yang tidak diduga sebelumnya.

The 355 adalah film action spionase karya Simon Kinberg yang dirilis oleh Universal Pictures pada 7 Januari 2022. Menggabungkan lima aktris terkenal berbeda bangsa dalam sebuah film menjadi sebuah ide yang sangat cemerlang, apalagi kelima aktris itu memiliki kualitas akting yang sudah tidak diragukan lagi.

Seperti film spionase lainnya, The 355 mengajak kita hanyut dalam aksi dan petualangan ke berbagai negara. Akankah aksi para agen wanita ini bisa setara James Bond atau Jason Bourne? Sebelum menontonnya, baca review berikut terlebih dahulu.

Sinopsis

The 355 (2022) poster_
  • Tahun Rilis: 2022
  • Genre: Action, Thriller
  • Produksi: Freckle Films, Genre Films, FilmNation Entertainment, Huayi Brothers Media
  • Sutradara: Simon Kinberg
  • Pemeran: Jessica Chastain, Diane Kruger, Penelope Cruz, Lupita Nyong’o, Fan Bingbing

Mason “Mace” Browne ditugaskan oleh CIA untuk melacak keberadaan program senjata rahasia yang berada di tangan salah satu agen DNI, Luis Rojas, yang mendapatkannya saat melakukan penggerebekan di sebuah mansion milik pimpinan kartel narkoba di Kolombia. Agen itu berada di Paris dimana Mace harus berpasangan kembali dengan agen Nick Fowler yang juga adalah kekasihnya.

Saat hendak melakukan aksi pertukaran tas di sebuah café, pelayan café sengaja menumpahkan kopi yang akan dihidangkan dan membawa kabur tas yang akan ditukar. Mace mengejar wanita itu dan Nick mengejar Luis.

Setelah mati-matian mengejar hingga ke Lorong rel kereta, Mace gagal membekuk wanita yang adalah Marie Schmidt, agen BND. Nick dikabarkan tewas setelah bertemu Elijah Clarke.

Larry Marks, atasan Mace, mengizinkannya untuk beraksi sendirian dengan alasan membalaskan dendam. Mace meminta bantuan Khadijah, mantan agen MI6.

Mereka berhasil melacak keberadaan Luis yang sedang mendapat kunjungan dari psikolognya, Graciela, yang diminta oleh DNI untuk menjemputnya. Terjadi pengkhianatan yang menewaskan Luis dan pelakunya gagal dibekuk oleh Mace dan Marie.

Mace dan Khadijah masuk ke apartemen Marie yang sedang mengamankan Graciela. Sempat bersitegang, mereka memutuskan untuk bekerja sama demi mendapatkan hard drive itu. Khadijah berhasil melacak keberadaan hard drive dari smartphone milik Luis yang diberikannya kepada Graciela yang membuat mereka harus berangkat ke Maroko.

Lewat aksi senyap di tengah pasar Marrakesh, mereka berhasil mendapatkan hard drive itu setelah membekuk satu persatu orang yang berusaha mengejar kurir membawanya. Mereka menyerahkan hard drive itu kepada Larry yang kemudian tewas ditembak oleh seorang wanita Cina saat mereka berempat sedang merayakan keberhasilan misi mereka.

Mereka terjebak dalam situasi yang membuat mereka sebagai terduga pembunuh Larry. Mereka melacak sang kurir yang terpaksa memberikan informasi tentang pelelangan rahasia di Shanghai, Cina.

Mereka pun segera berangkat kesana dan melakukan penyamaran untuk bisa masuk ke pelelangan. Mace terkejut ketika menemukan Nick yang masih hidup dan ternyata adalah kaki tangan Elijah.

Mereka gagal menghalau Nick untuk membawa hard drive itu dan diselamatkan oleh wanita yang menjadi pembawa acara pelelangan tadi yang ternyata adalah agen MSS, Lin Mi Sheng. Ternyata Lin memberikan hard drive palsu kepada Nick dan melakukan pelelangan hanya untuk melihat serta mendata para petinggi kriminal yang berminat dengan hard drive itu.

Tiba-tiba Nick dan pasukannya menggerebek rumah Lin dan mengancam kelima wanita ini dengan menyandera semua orang yang mereka cintai lewat live video di hadapan mereka.

Apakah Lin akan menyerahkan hard drive asli kepada Nick? Bagaimana cara mereka untuk mengalahkan Nick? Akan jatuh ke tangan siapa hard drive tersebut? Jawaban akan kalian dapatkan dengan menontonnya sampai usai.

Lima Aktris Internasional yang Mempesona

Lima Aktris Internasional yang Mempesona_

Magnet terbesar film The 355 ini adalah lima aktris internasional yang menjadi pemeran utamanya. Jessica Chastain dari Amerika Serikat yang merangkap sebagai produser, Diane Kruger dari Jerman, Penelope Cruz dari Spanyol tapi berperan sebagai psikolog dari Kolombia, Lupita Nyong’o dari Kenya yang menjadi agen MI6 Inggris, dan Fan Bingbing dari Cina.

Para moviegoers pasti sudah mengenal mereka lewat film-film yang pernah dibintangi yang sebagian besar berkualitas baik dan menampilkan performa akting mereka yang apik.

Disatukan dalam sebuah film action sebenarnya memunculkan keraguan apakah mereka akan bisa berakting secara maksimal sekaligus muncul kegembiraan tersendiri karena akan melihat mereka berakting dalam satu layar.

Dan ternyata, mereka sama sekali tidak mengecewakan serta berhasil membawakan karakter masing-masing dengan baik, meski tidak ada kedalaman latar belakang dari masing-masing karakternya.

Chemistry yang tidak tercipta antara Sebastian Stan dan Jessica Chastain sebagai pasangan kekasih membuat kita tidak percaya dengan romantisme mereka apalagi dengan latar belakang yang minim.

Begitu pun Diane Kruger yang tampil tangguh dan penuh emosi. Ayah dari karakternya yang merupakan pengkhianat negara selalu diungkit-ungkit oleh atasannya, membuat latar belakang hidupnya seolah terlalu dipaksakan.

Sedangkan tiga karakter lainnya tidak mendapat penggalian latar belakang yang dalam, sehingga ancaman Nick kepada keluarga mereka tidak mampu menyentuh empati kita.

Pemilihan Penelope Cruz untuk membawakan karakter psikolog yang belum pernah terjun ke lapangan berjibaku dalam baku-tembak sedikit mengecewakan, meski dalam adegan ketika dia merayu salah satu tamu lelang dan menangis ketakutan saat keluarganya diancam oleh Nick tetap menampilkan kekuatan aktingnya.

Dan bagi fans Fan Bingbing, kalian harus menunggu sangat lama untuk melihatnya karena dia baru muncul di sepertiga akhir film berdurasi 2 jam 2 menit ini dan kurang mendapat porsi adegan yang cukup. Padahal di dalam trailer, karakternya ditampilkan seolah sudah bergabung dengan keempat rekannya dalam beberapa misi. Jadi jangan tertipu oleh trailer!

Dan yang menjadi salah satu faktor rasa internasional film ini ialah keautentikannya dengan menggunakan bahasa para pemerannya masing-masing. Selain bahasa Inggris yang menjadi bahasa utama, ada juga bahasa Jerman, Spanyol, Cina, Prancis dan Arab. Jadi kita harus membaca subtitle di layar bagian bawah agar bisa mengerti apa yang mereka bicarakan.

Cerita dengan Konflik yang Terlalu Ringan

Cerita dengan Konflik yang Terlalu Ringan_

Dalam kebanyakan film bertema spionase, konflik yang terjadi biasanya seputar pengkhianatan. Dan di film The 355 ini setidaknya ada dua oknum pengkhianat di tubuh CIA yang salah satunya sudah bisa ditebak dari permulaan film, yaitu Nick, sehingga ketika dia muncul kembali di pelelangan dan bertemu dengan Mace, kita tidak begitu terkejut.

Selain itu, pengkhianatan yang dilakukan oleh ayah Marie dahulu yang selalu diungkit-ungkit oleh atasannya, sepertinya memaksa kita untuk menduga bahwa bisa jadi nanti Marie pun ada indikasi untuk melakukan hal serupa.

Meski hal itu tidak terjadi, dan penggiringan opini ini pun gagal dilakukan oleh Simon Kinberg dan Theresa Rebeck sebagai penulis naskah, ditambah lagi dengan banyaknya dialog yang klise.

Dua screenwriter ini juga menggelar kisah yang berjalan normal dengan mengambil dan menyentil banyak referensi film bertema spionase, seperti James Bond, dengan konflik yang datar dan cepat mereda sebelum meledak. Bahkan kehadiran Nick sebagai tokoh antagonis terkesan tidak jelas. Bagaimana bisa dia menjadi pimpinan CIA padahal dia adalah pengkhianat?

Banyak hal memang yang harus dijelaskan oleh Kinberg dari filmnya ini yang meninggalkan banyak celah dalam ceritanya yang juga membuat durasi film ini menjadi panjang tanpa meninggalkan kesan yang berarti.

Adegan Aksi dengan Pergerakan Kamera yang Dinamis

Adegan Aksi dengan Pergerakan Kamera yang Dinamis_

Memang dari sisi cerita, The 355 memiliki banyak kelemahan, tapi ketika menampilkan adegan aksi, film dengan sinematografi yang tidak tampil spesial ini hadir dalam skala cukup baik.

Karakter Mace dan Marie berada di paling depan dengan ketangkasan bela diri dan kehandalan menembakkan senjata api mereka. Sedangkan Khadijah lebih banyak berada di belakang gadget dan Graciela lebih sering ketakutan.

Dan sebagai agen spionase terdepan di negara masing-masing, mereka sepertinya terlalu cepat puas saat telah berhasil menyelesaikan misi tanpa menyadari bahwa sosok penjahat masih berkeliaran mengincar mereka.

Dan ini terjadi sebanyak dua kali yang justru membuktikan bahwa mereka adalah agen spionase yang kurang waspada terhadap segala kemungkinan.

Kemudian, terkadang pergerakan kamera yang dinamis mampu membuat adegan terasa lebih lincah tapi terkadang juga hal itu dilakukan untuk menutupi kelemahan lambatnya pergerakan para aktor yang memerankannya. Sama halnya dengan editing yang cepat, bisa memicu adrenalin dengan baik tapi juga bisa membuat kontinuitas adegan terlihat kurang rapi.

Sebuah contoh adalah ketika Marie mengebutkan motor di kota Paris dimana Mace mengejar dengan menembak sebuah lampu yang di dalam adegan yang cepat terlihat berada di atas kepala Marie, tapi sesaat lampu itu jatuh ternyata berada di depan motor yang dikendarai Marie. Tidak begitu berarti memang, tapi hal ini cukup membuktikan kerja tim yang kurang jeli dan detail.

Pada akhirnya, The 355 sebenarnya memiliki konsep yang bagus dan dukungan aktris internasional yang cukup baik, tetapi dengan cerita yang cenderung datar, membuat film dengan banyak ledakan yang bisa menggetarkan kursi kita ini akan mudah dilupakan.

Tapi jika kalian hanya ingin menikmati serunya adegan aksi yang dilakukan oleh para bintang cantik berbeda kewarganegaraan, maka film ini bisa menjadi pilihan dalam mengisi kekosongan waktu saat film-film yang lebih berkualitas sudah lebih dulu kalian tonton.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram