logo web

Sinopsis & Review The Flash (2023), Nila Setitik Rusak Susu Sebelanga

Ditulis oleh Gerryaldo
The Flash (2023)
4.4
/5
showpoiler-logo
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Rasa kangen penggemar DC heroes akhirnya terobati setelah sutradara Andy Muschietti merilis film baru salah satu pahlawan DC komik yakni The Flash. Belum lama tayang, film ini sukses mendapat sambutan positif untuk aksi, humor dan seluruh jalan ceritanya. Karakter The Flash sendiri masih dipercayakan pada Ezra Miller.

Baca Juga: 20 Film Terbaik yang Menampilkan Karakter DC Comics

Menceritakan tentang upaya Barry a.k.a. The Flash yang hendak menyelamatkan Ibunya dari segala kejadian buruk dengan memutar waktu. Alih-alih berhasil, garis waktu yang dibuat malah saling tumbuh mengakibatkan konsekuensi hebat. Hal ini membuat semuanya jadi kacau balau dan Barry berusaha untuk mengembalikan keadaan.

Sinopsis

The Flash 2023_Poster (Copy)

Barry Allen (Ezra Miller) sedang dalam masa persiapan untuk sidang ketiga Ayahnya, Henry (Ron Livingston) yang mendapat tuduhan percobaan pembunuhan atas Istrinya sendiri, Nora (Maribel Verdú). Barry berharap semua tabir terungkap bahwa Ayahnya tidak bersalah. Sementara menunggu sidang, Barry bekerja dengan baik.

Sementara itu, ia mendapatkan pekerjaan di Central City Research Center setelah berhasil menyelesaikan magangnya. Sebelum berangkat kerja, Barry menerima telepon dari Alfred (Jeremy Irons), asisten Batman, yang memberitahukan tentang kejahatan berbahaya di Gotham City yang melibatkan racun berbahaya. 

Barry, yang kini menjelma menjadi The Flash, pergi ke Gotham untuk melawan para penjahat, dengan Batman (Ben Affleck) dan Wonder Woman (Gal Gadot) yang turut serta dalam pengejaran. Setelah menangkap pelaku dan mendapatkan kembali racun yang dicuri, Barry dan para pahlawan lainnya kembali ke tempat masing-masing. 

Selesai bekerja, Barry bertemu dengan Iris West (Kiersey Clemons), seorang jurnalis di Picture News dan gadis idamannya. Mereka membicarakan berbagai topik, termasuk soal masalah sidang Ayah Barry dan itu membuat Barry tidak nyaman. Merasa bersalah, Iris pun datang ke apartemen Barry untuk meminta maaf. 

Mereka berbincang banyak hal sampai masalah kenangan Ibunya. Barry sangat rindu Ibunya, apalagi setelah dirinya mendapat telepon dari Ayahnya yang mengatakan bahwa sidangnya nanti akan baik-baik saja dan Barry diminta tidak khawatir. Semua hal tersebut menyebabkan emosi Barry tidak terkontrol. 

Ia berlari dengan kecepatan tinggi sehingga bertabrakan dengan partikel hidrogen. Hal itu menghasilkan momentum yang cukup untuk membentuk wormholes. Wormholes ini kemudian bertindak sebagai portal menuju waktu yang tak terbatas. Meski Barry melihat hal itu ia tidak terlalu menggubrisnya. 

Namun begitu ingat dengan kata-kata Iris mengenai memutar balik waktu, Barry mendapatkan ide. Ia hendak menggunakan wormholes yang ia ciptakan sebelumnya untuk menuju pada waktu dimana ia masih bisa bertemu dan menyelamatkan Ibunya dari kematian. Akhirnya Barry menceritakan konsep itu pada Bruce Wayne. 

Namun Bruce mengatakan bahwa hal tersebut merupakan konsekuensi besar. Ini karena Barry bisa saja membuat efek butterfly, dimana perubahan sekecil apapun di masa lalu akan berdampak besar pada masa sekarang. Tidak terpengaruh nasihat Bruce, Barry hanya harus memasukkan kaleng tomat pada troli Ibunya.

Dengan begitu, Ibunya tidak meminta Ayahnya untuk pergi membeli kaleng tomat dan meninggalkannya sendiri hingga ia tewas di tangan penyerang misterius. Merasa idenya sudah oke, ia pun memulai percobaannya. Barry yang telah berubah jadi The Flash berlari sekuat mungkin hingga ia berhasil menciptakan lubang waktu. 

Ia kembali ke masa dimana dirinya berumur 8 tahun dan menyusul Ibunya ke supermarket dan memasukkan kaleng tomat lantas kembali ke masa sekarang. Sialnya saat kembali, The Flash diserang sosok misterius sehingga ia terhempas di masa yang lain. Namun The Flash tidak terlalu memikirkannya. 

Saat berubah kembali menjadi Barry, ia mencoba pulang ke rumah. Voilà! Ia menemukan Ibunya hidup kembali. Begitu melepas rindu. Barry kaget karena bertemu dengan versi lain dari dirinya sendiri. Ia sadar telah membuat kekacauan dan menghapus banyak sejarah, bahkan Justice League pun tidak pernah ada.

Di tengah kebingungan, ia menemukan informasi bahwa Batman memang ada dan ia segera menyambangi kediamannya. Disana ia bertemu Batman namun versi lain (Michael Keaton). Setelah menjelaskan apa yang terjadi, Batman pun mau kembali bertugas dan membantu Barry. Batman mengatakan bahwa Superman itu exist

Mereka bertiga lantas pergi menemui Superman, setelah sebelumnya Barry masa lalu mendapat kekuatan cahaya sementara Barry masa depan kehilangan kekuatannya. Begitu mengunjungi tempat dimana Superman ditahan dan berhasil masuk ke dalamnya. Mereka malah bertemu Supergirl (Sasha Calle) bukan Superman. 

Mengetahui orang yang dicari berbeda, mereka tetap mencoba menyelamatkan Supergirl untuk membantu Barry ‘kembali’ dan guna menyerang Zod (Michael Shannon). Zod yang sudah kalah kembali lagi hadir karena lubang waktu yang Barry ciptakan sehingga Barry butuh para heroes di Justice League untuk membantunya. 

Saat pertempuran sengit terjadi, Batman dan Supergirl terbunuh, ini mendorong Barry masa lalu untuk melakukan intervensi berulang kali menggunakan perjalanan waktu. Barry masa depan yang sudah mendapatkan kembali kekuatannya meminta Barry masa lalu untuk berhenti karena ia merusak sistem nonlinier deterministik.

Ini membuat semua semesta saling tumbuk. Di saat bersamaan, sosok misterius yang Barry masa depan lihat sebelumnya muncul. Begitu diselidiki, sosok itu adalah Barry masa lalu yang terus mencoba untuk mengembalikan keadaan namun malah terjebak. Ia menolak campur tangan Barry masa depan. Konflik pun terjadi.

Saat hendak dibunuh, Barry masa lalu mengorbankan dirinya hingga tewas. Hal ini berdampak dengan hilangnya Barry masa lalu dan Barry ‘misterius’, sehingga membuat semua kembali pada realitas asli. Barry yang berhasil pulang lantas pergi menghadiri persidangan Ayahnya dan mendapat keputusan bahwa Henry tidak bersalah.

Hal ini karena Wayne Enterprises mengembalikan bukti penting dari CCTV supermarket yang sempat rusak. Barry segera berterima kasih pada Bruce atas bantuannya, Namun alangkah terkejutnya ketika Barry bertemu dengan Bruce versi lain (George Clooney). Ini membuat Barry berpikir apakah ia sudah kembali ke realitas asli?

Trend Multi-Verse

The Flash 2023_Multi-Universe (Copy)

Menjelajah waktu bukanlah lagi premis baru, banyak sekali film dengan tema ini dan mendapat ranking bagus di jajaran film baru tiap tahunnya. Sebelumnya kita dibuat terpukau dengan jalan cerita Dr. Strange, dan Spiderman yang membuka portal waktu sehingga semua karakter dari semesta lain bergabung di satu universe.

Sepertinya hal tersebut membuat DC tidak ingin ketinggalan sehingga mengikuti jejak Marvel, karakter heroes mereka dibuat berhadapan dengan garis waktu. Ide membuka semesta akhirnya membuat adanya potensi film bisa terus berlanjut dengan hadirnya karakter baru di masa lalu dan berefek pada karakter masa kini.

Pembunuh Misterius

The Flash 2023_Nora Allen (Copy)

Dalam film, kita tidak diberi tahu pasti bagaimana bisa Ibu Barry, Nora Allen, tewas. Kita hanya diberi tayangan Nora menjerit horor saat Henry baru saja tiba di rumah setelah membeli kaleng tomat dan Barry muda sedang ada di kamarnya. Hal ini yang membuat Henry dipenjara karena dituduh telah membunuh istrinya.

Namun apabila kita melihat dalam versi drama, Nora Allen tewas dibunuh oleh Profesor Eobard Thawne atau yang dikenal juga sebagai Reverse-Flash. Ia adalah seorang manusia super cepat dari abad kedua puluh dua, keturunan Eddie Thawne, penjahat masa lalu dan musuh bebuyutan Barry Allen/The Flash.

Butterfly Effect

The Flash 2023_Butterfly Effect (Copy)

Barry dibuat sadar sepenuhnya atas nasihat yang diberikan Bruce Wayne (Ben Affleck) mengenai ketakutannya mengenai efek butterfly setelah bertemu versi lain dari dirinya. Barry yang termakan ego berpikir bahwa tindakannya tepat, malah jadi mengubah seluruh sistem di alam semesta akibat ia merubah satu hal simple.

Barry tanpa sengaja menciptakan Flashpoint Paradox atau yang dikenal dengan garis waktu alternatif akibat menaruh kaleng tomat di keranjang belanja Ibunya, sehingga Ibunya yang seharusnya tewas malah selamat. Alih-alih berakhir bahagia, seluruh cerita hidup Barry malah jadi berantakan akibatnya.

Film pintar berdurasi 144 menit ini layak banget buat ditonton oleh kalian para moviegoers, khususnya penggemar berat DC. Jalan ceritanya yang kompleks, namun asyik untuk diikuti membuatnya jadi super seru, dan kalian bisa dapat kejutan nih pada post-credit yang ditayangkan di bagian ending.

Kategori:
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram