logo web

10 Fakta The Social Network, Film tentang Pendiri Facebook

Ditulis oleh Siti Hasanah

The Social Network merupakan film yang naskahnya ditulis oleh Aaron Sorkin dan disutradarai oleh David Fincher. Film ini dirilis pada tahun 2010 dan berhasil mendapatkan banyak pujian.

Dewan Peninjau Nasional Amerika Serikat menyebut kalau The Social Network adalah film terbaik saat itu. Faktanya memang film ini sukses meraih beberapa nominasi Oscar juga menyabet tiga penghargaan.

The Social Network dilabeli sebagai film biografi dan kisahnya berpusat pada cerita mengenai pendiri juga CEO Facebook, Mark Zuckerberg, yang diperankan oleh Jesse Eisenberg.

Film ini diadaptasi dari buku karya Ben Mezrich yang berjudul The Accidental Billionaires. Masih banyak fakta menarik lainnya seputar film The Social Network ini. Kira-kira apa saja faktanya? Yuk ikuti ulasannya berikut ini. 

1. Andrew Garfield dan Jesse Eisenberg Merasa Kurang Puas dengan Akting Mereka

fakta-the-social-network-1_

Beberapa tahun setelah pemutaran film The Social Network, Andrew Garfield mengatakan dalam sebuah wawancara kalau dia tidak menyukai film tersebut saat pertama kali melihatnya.

Ketidaksukaannya tersebut bukan karena masalah skenario atau juga sutradara film tersebut, justru karena dirinya sendiri. Dia merasa aktingnya tidak bagus sehingga dia merasa film tersebut terlihat buruk.

Andrew Garfield mengatakan bukan dia saja yang tidak menyukai film itu. Ternyata, Jesse Eisenberg pun merasakan hal yang sama. Meski Andrew dan Jesse menganggap akting mereka kurang memuaskan, tetapi hasilnya justru sebaliknya. 

Jesse Eisenberg dinominasikan sebagai Best Actor dalam Academy Award karena film ini. Selain itu, menurut Metacritic, The Social Network merupakan salah satu film terbaik Andrew Garfield.

2. Aaron Sorkin Senang Mark Zuckerberg Tidak Terlibat dalam Film

fakta-the-social-network-2_

Aaron Sorkin, sang penulis naskah, merasa lega karena baik Mark Zuckerberg maupun Facebook tidak berpartisipasi dalam pembuatan film The Social Network. Alasannya karena dia dan tim tidak mau ada kesan kalau kerja keras dan keberhasilan mereka itu karena film tersebut didukung oleh Facebook.

Bahkan, Aaron Sorkin tidak pernah bertemu dengan Mark Zuckerberg saat menciptakan karakter Mark untuk film The Social Network.

Aaron mengatakan bahwa kalau dirinya bertemu Mark, dia seperti memiliki kewajiban untuk membuat karakter yang persis seperti Mark Zuckerberg. Jika dia bertemu dengan Mark, mungkin Aaron akan menyukai Mark dan hanya memuji-muji dia saja.

David Fincher mengatakan, ketika film itu diputar, orang-orang Facebook tidak senang dengan film The Social Network. Meski dia tak mendengar langsung, David Fincher mendapatkan info tersebut dari orang yang bertugas untuk mengantarkan cetakan film ke ruang pemutaran. Orang-orang Facebook benar-benar terkejut dengan film tersebut.

3. Facebook Mengajukan Daftar Persyaratan yang Panjang

fakta-the-social-network-3_

Mungkin banyak orang berpikir kalau film tentang Facebook akan mendapat restu dari perusahaan media sosial tersebut, tapi kenyataannya tidak seperti itu.

Sutradara David Fincher berbicara pada Timeout menjelang Academy Awards ke-83 pada tahun 2011. Dia mengatakan bahwa produser Scott Rudin melakukan serangkaian percakapan dengan Facebook selama pra-produksi. 

Sayangnya percakapan itu tidak berujung dengan kesepakatan karena pihak Facebook mengajukan serangkaian persyaratan. David Fincher mengungkapkan bahwa saat pemutaran awal film yang disutradarainya tersebut, perwakilan dari Facebook menghadiri acara tersebut dan terkejut dengan hasil akhirnya. 

4. Mark Zuckerberg Mengklaim Sebagian Besar Cerita Film Tidak Akurat

fakta-the-social-network-4_

Mengingat bahwa sebagian besar penggambaran Mark Zuckerberg dalam film ini terlihat buruk, tak mengherankan kalau dia mengatakan hal yang tidak baik mengenai film The Social Network. Kepada The Guardian Mark mengatakan kalau sebagian besar isi film tersebut tidak akurat. 

Pendiri Facebook itu mengklaim kalau dirinya tak pernah berpesta seperti yang diperlihatkan dalam film tersebut. Terlebih lagi, dia tak membuat Facebook agar dirinya menjadi lebih terkenal di kalangan perempuan.

Kalau dia bisa menyebutkan apa hal yang paling akurat dalam film itu, dia akan menyebut cara dia berpakaiannya lah yang nampak sangat mirip. Hanya itu saja yang benar. 

5. Memenangkan Tiga Oscar

fakta-the-social-network-5_

Film yang menceritakan tentang Mark Zuckerberg ini sukses meraih delapan nominasi Oscar. Tak hanya dinominasikan, The Social Network mampu menyabet tiga penghargaan Academy Awards. Film ini berhasil meraih penghargaan untuk Best Original Score yang diberikan kepada Trent Reznor. 

Dua penghargaan lainnya yaitu Best Adapted Screenplay yang diberikan pada Aaron Sorkin dan Best Film Editing. The Social Network tidak memenangkan Best Picture karena penghargaan tersebut diraih oleh film The King’s Speech

6. Dalam Kenyataannya Masalah Eduardo Lebih Rumit

fakta-the-social-network-6_

Dalam film, Eduardo Saverin digambarkan sebagai korban dari Mark Zuckerberg. Dia adalah teman dekat Mark dan mereka mendirikan Facebook bersama. Eduardo menjadi penyedia dana untuk memulai Facebook. 

Diceritakan pula kalau Mark mulai menentang masukan dari Eduardo. Mark membuat keputusan penting tanpa Eduardo. Puncak masalah antara Eduardo dan Mark adalah saat Eduardo menemukan kesepakatan investasi baru yang mengurangi sahamnya di Facebook secara signifikan. Kemudian Eduardo pun menyatakan dia akan menuntut Mark. 

Menyaksikan hal tersebut pastinya akan membuat penonton langsung berempati dan berpihak pada Eduardo karena dia dikhianati oleh sahabatnya. Namun fakta sebenarnya lebih rumit dibandingkan dengan apa yang digambarkan dalam film. Kenyataannya, masalah Eduardo tidaklah sesederhana itu.

Untuk mengetahui fakta tersebut, Business Insider melakukan penyelidikan menyeluruh yang berkaitan dengan masa awal pendirian Facebook. Di dalamnya termasuk penyelidikan tentang percakapan pesan instan yang dilakukan oleh Zuckerberg dengan berbagai orang. 

Berdasarkan penelitian tersebut diketahui bahwa saat Eduardo berada di New York, dia mengabaikan tugasnya di bidang keuangan. Hal ini mengakibatkan perusahaan rintisan tersebut mulai tenggelam. Untuk membantu Facebook, keluarga Zuckerberg pun harus mengambil pinjaman. 

Masalah keuangan ini terjadi karena serangkaian pesta yang Eduardo lakukan di New York. Sementara itu, menurut bukti percakapan pesan antara Mark dan Eduardo diketahui kalau Mark dan timnya fokus pada bisnis. Fakta ini digambarkan berbeda di dalam film tersebut. 

Tak hanya itu, Eduardo juga mengunggah iklan untuk startup miliknya sendiri di Facebook tanpa berkonsultasi terlebih dulu dengan Mark ataupun orang lain. Jadi, meskipun Eduardo Saverin mungkin merupakan salah satu pendiri FB, kenyataannya dia bukanlah orang yang berkolaborasi dengan Mark Zuckerberg. 

Justru kolaborator Mark yang sesungguhnya adalah Adam D'Angelo, yang merupakan Chief Technology Officer (CTO). Berdasarkan penyelidikan Business Insider diketahui Mark lebih banyak melakukan percakapan dengan Adam D'Angelo.

7. Para Pemain Harus Berbicara dengan Sangat Cepat 

fakta-the-social-network-7_

Kebanyakan skenario film umumnya berjumlah 100-120 halaman. Untuk mengambil adegan satu halaman naskah akan dibutuhkan waktu sekitar satu menit. Naskah asli yang ditulis Aaron Sorkin untuk The Social Network jumlahnya mencapai 162 halaman. Jadi akan dibutuhkan waktu sekitar 2,7 jam untuk pengambilan gambarnya.

Produser tidak ingin The Social Network memiliki durasi lebih dari 2,5 jam. David Fincher tidak memotong satu kata pun dari naskah Aaron Sorkin. Namun, dia berhasil membuat filmnya menjadi hanya berdurasi dua jam. Triknya adalah pemain harus berbicara cepat seperti Aaron Sorkin. 

Jadi, sebelum proses syuting, David Fincher meminta Aaron untuk membaca naskahnya terlebih dulu. Aaron bisa menyelesaikan pembacaan naskah itu dalam waktu 1 jam 59 menit. Namun tak mudah bagi para pemain untuk bisa mengikuti gaya dialog Aaron. Mereka harus melafalkan paragraf dialog layaknya seorang tentara. 

8. Poster Film Bersumber dari Satu Gambar Saja

fakta-the-social-network-8_

Pekerjaan berat menanti Neil Kellerhouse yang diserahi tugas untuk merancang poster film. Materi untuk poster yang disetujui hanya satu, yaitu gambar kepala Jesse Eisenberg saja.

Hasilnya adalah poster film yang minimal tapi efektif. Menurut The New York Times, kesuksesannya dalam membuat poster film The Social Network membuat Neil banyak disewa untuk membuat poster yang sama. 

Dia membuat grafik yang serupa untuk I’m Still Here, The King’s Speech dan banyak lagi film lainnya. Bahkan banyak orang yang mengira tagline pada poster film The Social Media merupakan karya David Fincher atau Aaron Sorkin. Padahal sebenarnya, tagline itu dibuat oleh Neil Kellerhouse.

9. Jesse Eisenberg Belajar Anggar 

fakta-the-social-network-9_

Aktor Jesse Eisenberg dipercaya oleh sutradara David Fincher untuk memerankan karakter Mark Zuckerberg yang dalam penampilannya selalu mengenakan hoodie. Pada saat mendapatkan peran tersebut, Jesse Eisenberg tidak tahu siapa Mark Zuckerberg dan dia tidak mempunyai akun Facebook.

Sesudah menandatangani kontrak untuk memerankan Mark, Jesse berharap bisa bertemu dengan sang tokoh. Namun hal tersebut tidak dimungkinkan. Akhirnya, Jesse mengunduh beberapa video wawancara Mark Zuckerberg untuk bisa masuk ke dalam karakter tersebut. 

Diketahui ternyata Mark adalah seorang pemain anggar yang ulung. Jadi, meskipun di film tidak ada adegan main anggar, Jesse tetap belajar anggar untuk membantunya memiliki perawakan seperti Mark Zuckerberg.

Usahanya tersebut tak hanya membuat penulis naskah dan sutradara film terkesan, tapi juga sukses membuatnya dinominasikan dalam ajang Academy Award sebagai Best Actor.

10. Tidak Ada Syuting di Harvard

fakta-the-social-network-10_

Seperti yang kita ketahui, The Social Network berfokus pada cerita sekelompok mahasiswa Harvard yang mendirikan Facebook. Namun, pada kenyataannya tak ada satupun adegan dalam film The Social Network yang pengambilan gambarnya dilakukan di Harvard.

Menurut The Harvard Crimson, koran kampus online, sejak tahun 1969, Harvard merasa ragu untuk memberikan izin syuting film di kampusnya.

Hal ini karena dulu, proses pembuatan film Love Story (1970) sempat menghancurkan pohon-pohon di Harvard yang diakibatkan oleh penggunaan salju palsu dalam film tersebut. David Fincher pun mengalihkan lokasi syuting ke Wheelock dan Phillips Academy.

Itulah 10 fakta The Social Network, film yang dianggap sebagai salah satu film terbaik pada dekade tersebut. Meski menuai ketidaksukaan dari sang pemilik Facebook yang menjadi karakter utamanya, film ini sukses meraih tiga Oscar.

Film ini juga berhasil meraup pendapatan sekitar 224 juta dolar AS dengan anggaran berjumlah 40 juta dolar AS. Eduardo Saverin berkomentar kalau The Social Network adalah film yang dimaksudkan untuk hiburan dan bukan film dokumenter yang berdasarkan fakta.

Hal itupun diakui oleh Aaron Sorkin yang mengatakan bahwa dia ingin membuat film ini sebagai sebuah storytelling. Karena itu, dia mengubah beberapa peristiwa serta karakter agar memberikan efek dramatis. Apakah kamu setuju dengan pendapat Aaron?

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram