logo web

10 Film Terbaik yang Karakternya Terkena Penyakit Mental

Ditulis oleh Linda

Penyakit mental sering kali menjadi topik yang tabu untuk dibahas. Namun, film telah menjadi media yang efektif untuk menjembatani pemahaman dan empati kita terhadap masalah ini.

Sepanjang sejarah perfilman, banyak karya yang dengan cermat dan mendalam mengeksplorasi realitas penyakit mental. Karya-karya tersebut mengajak kita untuk lebih memahami dan berempati pada mereka yang mengalaminya. Berikut adalah sepuluh film yang memberikan pandangan unik dan mendalam tentang penyakit mental.

1. Silver Linings Playbook

Silver Linings Playbook

Pat Solitano (Bradley Cooper) adalah seorang mantan guru yang baru saja keluar dari rumah sakit jiwa setelah menghabiskan waktu di sana akibat gangguan bipolar yang memicu tindakan kekerasan. Setelah pulang ke Philadelphia, ia tinggal bersama orang tuanya dan memiliki tekad untuk memperbaiki hubungannya dengan istrinya.

Selama masa pemulihan, Pat bertemu dengan Tiffany (Jennifer Lawrence), seorang wanita yang juga memiliki penyakit mental pasca kematian suaminya. Tiffany berjanji membantu Pat untuk mendekati istrinya lagi asalkan Pat bersedia menjadi pasangan dansanya dalam sebuah kompetisi.

Meski ragu-ragu pada awalnya, Pat setuju, dan persahabatan mereka berubah menjadi suatu hubungan yang lebih dalam saat mereka sering menghabiskan waktu bersama.

Dalam nuansa komedi romantis dan drama, film yang disutradarai oleh David O. Russell ini, mengangkat cerita tentang bagaimana dua orang dengan latar belakang emosional dan psikologis yang bermasalah dapat menemukan kebahagiaan, pemahaman, dan cinta.

2. Split

Split

Split adalah film thriller yang disutradarai oleh M. Night Shyamalan, menceritakan tentang Kevin Wendell Crumb (James McAvoy), seorang pria dengan 23 kepribadian berbeda yang berdiam di dalam tubuhnya.

Salah satu kepribadiannya paling mengancam, yang dikenal sebagai "The Beast", mendorong Kevin untuk menculik tiga remaja perempuan, yaitu Casey, Claire, dan Marcia, dan menjebak mereka di suatu tempat yang tidak diketahui.

Ketika para gadis berusaha menemukan cara untuk melarikan diri, mereka berinteraksi dengan beberapa dari 23 kepribadian Kevin. Beberapa kepribadian ini membantu mereka, sementara yang lain menunjukkan niat yang jauh lebih buruk.

Dr. Karen Fletcher, seorang psikiater selama ini mengobati Kevin, mulai menyadari ada sesuatu yang tidak beres dengan pasiennya. Meski dia percaya bahwa perpecahan kepribadian bisa menyebabkan perubahan fisik dalam tubuh, ia sama sekali tak menyangka adanya sosok "The Beast", sebuah manifestasi yang mengerikan dari trauma Kevin.

3. A Beautiful Mind

A Beautiful Mind

Ini merupakan film yang diangkat berdasarkan kisah nyata kehidupan John Nash, seorang matematikawan brilian yang berjuang dengan skizofrenia parah.

Nash memulai kariernya sebagai mahasiswa pascasarjana di Princeton University, di mana ia menonjol karena kemampuannya dalam matematika meskipun memiliki kesulitan dalam berinteraksi sosial. Di sini, ia mengembangkan konsep permainan teori yang kemudian mengantarkannya pada penghargaan Nobel.

Di tengah kesuksesannya sebagai ilmuwan dan profesor, Nash mulai mengalami halusinasi yang membuatnya percaya bahwa ia terlibat dalam misi rahasia pemerintah selama era Perang Dingin.

Kondisi ini semakin memburuk dan menghancurkan karier serta kehidupan pribadinya. Namun, dengan dukungan tak henti-hentinya dari istrinya, Alicia, Nash mulai menghadapi penyakit mentalnya ini.

Meskipun menghadapi berbagai rintangan, termasuk diskriminasi dan stigma terhadap gangguan mental, dengan perawatan dan dukungan yang tepat, Nash berhasil mengatasi tantangan-tantangannya dan kembali ke dunia akademis.

4. Girl, Interrupted

Girl, Interrupted

Setelah upaya bunuh diri, Susanna Kaysen (Winona Ryder) dikirim ke Rumah Sakit Jiwa Claymoore. Meskipun dia merasa tidak cocok untuk berada di sana, dia mendapati dirinya dikelilingi oleh sekelompok wanita muda yang menderita berbagai gangguan mental, termasuk Lisa Rowe (Angelina Jolie).

Rowe adalah seorang wanita karismatik namun bermasalah dengan mentalnya. Ia menentang peraturan dan otoritas rumah sakit. Melalui interaksi dan pengalaman bersama dengan Rowe dan pasien lain, Susanna mulai memahami dirinya sendiri.

Hubungan Susanna dan Lisa menjadi semakin kompleks, karena Lisa sering kali memicu kekacauan, tetapi juga memberikan wawasan mendalam tentang kebebasan dan kemandirian. Para pasien lainnya, seperti Daisy, Polly, dan Georgina, juga memberikan gambaran tentang berbagai jenis gangguan mental dan bagaimana masing-masing individu berusaha mengatasi dengan cara mereka sendiri.

Susanna mulai menulis pengalamannya di rumah sakit sebagai sarana untuk memproses dan memahami perjalanan hidupnya. Meskipun banyak tantangan dan rintangan, dia belajar banyak tentang dirinya sendiri dan orang-orang di sekitarnya.

5. Canvas

Canvas
Tahun Rilis 2020
Genre , ,
Sutradara
Pemeran
Review Baca di sini

Pusat cerita film ini adalah John Marino, seorang pekerja konstruksi yang berjuang untuk menjaga keutuhan keluarganya ketika istrinya, Mary, ditempatkan di rumah sakit jiwa akibat skizofrenia.

Putra mereka, Chris, mencoba memahami kondisi ibunya sambil berusaha menjalani kehidupan seorang remaja. Di sekolah, Chris berhadapan dengan kesulitan berinteraksi dengan teman sebayanya, sementara di rumah, dia berjuang untuk beradaptasi dengan kehidupan tanpa kehadiran ibunya.

Sementara itu, John mencoba untuk menjadi pilar kekuatan bagi keluarganya, meskipun dalam hatinya ia juga mengalami penderitaan. Sebagai bentuk eskapismenya, John mulai membangun sebuah model kapal layar besar di halaman belakang rumahnya. Proyek ini melambangkan keinginannya untuk kabur dari kenyataan dan kesulitan yang dihadapinya.

Meskipun tantangan datang satu per satu, keluarga Marino menemukan kekuatan dalam cinta dan dukungan satu sama lain. Film ini menggambarkan pentingnya pemahaman, kesabaran, dan komunikasi dalam menghadapi penyakit mental dalam keluarga.

6. Shutter Island

Shutter Island

Di tahun 1954, dua detektif federal Amerika Serikat, Teddy Daniels (Leonardo DiCaprio) dan Chuck Aule (Mark Ruffalo), dikirim ke Shutter Island untuk menyelidiki hilangnya seorang pasien dari rumah sakit jiwa Ashecliffe, yang terletak di pulau terpencil.

Selama penyelidikannya, Teddy mulai menyelidiki praktek-praktek kontroversial yang dilakukan oleh dokter-dokter di rumah sakit, termasuk eksperimen berbahaya dan penggunaan obat-obatan. Selain itu, Teddy juga diganggu oleh kenangan traumatisnya saat berperang dan kematian tragis istrinya.

Ketika badai dahsyat mengisolasi pulau itu dari daratan dan komunikasi dengan dunia luar terputus, situasinya semakin memburuk. Teddy menjadi semakin paranoid dan yakin bahwa ada konspirasi yang melibatkan staf rumah sakit dan mungkin juga partnernya, Chuck.

Teddy percaya bahwa ada sesuatu yang disembunyikan darinya di pulau itu, khususnya di gedung tertentu yang disebut "Ward C". Namun, kebenaran yang ditemukan Teddy jauh dari ekspektasinya.

Setelah serangkaian penemuan yang membingungkan dan mengejutkan, diungkap bahwa Teddy sebenarnya adalah pasien di Ashecliffe, dan seluruh penyelidikan adalah bagian dari eksperimen yang dirancang untuk membuatnya menghadapi realitas tragis tentang dirinya sendiri dan kematian istrinya.

7. American Psycho

American Psycho

American Psycho adalah film yang disutradarai oleh Mary Harron dan diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Bret Easton Ellis.

Film ini menghadirkan Christian Bale sebagai Patrick Bateman, seorang bankir investasi muda di New York City yang tampaknya memiliki segalanya: kekayaan, penampilan, dan kecerdasan. Namun, di balik fasad sosial yang cemerlang itu, ia memiliki kecenderungan psikopatik yang mengerikan.

Pada siang hari, Bateman berinteraksi dengan rekan kerja yang sombong, mereka berkompetisi dalam hal fashion, kartu nama, dan status sosial. Namun, saat malam tiba, kegelapan dalam dirinya mulai muncul. Dengan perlahan, ia mulai menunjukkan perilaku yang semakin sadis, mulai dari penghinaan verbal hingga pembunuhan yang brutal.

Seiring berjalannya waktu, batasan antara realitas dan halusinasi Bateman semakin memudar. Ketika kehidupannya mulai terurai, kita sebagai penonton dibuat bertanya-tanya tentang apa yang sebenarnya terjadi dan apa yang hanyalah imajinasi Bateman.

8. The Silence of the Lambs

The Silence of the Lambs

Tidak berlebihan jika saya menobatkan The Silence of the Lambs sebagai film dengan unsur penyakit mental yang cukup legendaris. Film thriller psikologis ini disutradarai oleh Jonathan Demme, berdasarkan novel dengan judul yang sama karya Thomas Harris.

Film ini berkisah tentang seorang agen FBI muda dan ambisius, Clarice Starling (Jodie Foster), yang diberi tugas untuk mewawancarai Dr. Hannibal Lecter (Anthony Hopkins), seorang psikiater yang juga merupakan seorang kanibalistik pembunuh berantai yang saat itu dipenjara.

Starling berharap dengan berbicara kepada Dr. Lecter, ia mendapatkan wawasan tentang pemikiran seorang pembunuh berantai lainnya, Buffalo Bill, yang telah menculik dan membunuh beberapa wanita muda.

Meski hubungannya dengan Lecter awalnya tegang dan penuh teka-teki, keduanya mulai mengembangkan hubungan yang kompleks, dengan Starling sering kali membagikan pengalaman traumatis masa kecilnya sebagai cara untuk mendapatkan kepercayaan Lecter dan informasi tentang Buffalo Bill.

Ketika Buffalo Bill menculik putri seorang senator AS, Starling, dengan bantuan petunjuk yang diberikan oleh Dr. Lecter, berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan gadis itu sebelum terlambat.

9. The Aviator

The Aviator

Film yang dirilis tahun 2004 ini mengisahkan tentang kehidupan Howard Hughes, seorang miliarder, sutradara film, dan pionir penerbangan yang ambisius. Di awal cerita, Hughes (Leonardo DiCaprio) menunjukkan obsesinya pada industri film dengan memproduksi film terbarunya yang berjudul "Hell's Angels".

Meskipun mendapat kritik karena biaya produksinya yang melonjak dan waktu produksinya yang lama, film tersebut berhasil menjadi hit besar dan membuat ambisi Hughes pada dunia hiburan jadi semakin besar.

Selain industri film, Hughes juga terobsesi dengan dunia penerbangan. Dia mendesain, membangun, dan menerbangkan beberapa pesawat paling canggih pada zamannya, termasuk H-1 Racer dan Spruce Goose yang legendaris.

Di balik kesuksesan dan ambisinya, Hughes juga berjuang dengan masalah kesehatan mentalnya yang semakin memburuk, termasuk gangguan obsesif-kompulsif (OCD). Penyakit ini semakin mempengaruhi kehidupannya, membuatnya mengasingkan diri dan berperilaku eksentrik.

10. One Flew Over Cuckoo's Nest

One Flew Over Cuckoo's Nest

Randle McMurphy (Jack Nicholson) adalah seorang penjahat berjiwa bebas yang berhasil menghindari kerja paksa di penjara dengan berpura-pura gila. Dia dimasukkan ke rumah sakit jiwa, di mana dia mengira akan mendapatkan kesempatan untuk bersantai dan lolos dari hukuman.

Sayangnya, ekspektasi McMurphy tidak sesuai dengan kenyataannya. Rumah sakit jiwa tersebut jauh lebih represif daripada yang dia bayangkan karena si kepala perawat, Mildred Ratched (Louise Fletcher), menerapkan aturan yang keras.

McMurphy mulai menantang otoritas Suster Ratched dengan berbagai cara, mulai dari menyelenggarakan pertandingan basket untuk pasien, memainkan taruhan kartu, hingga mengajak sekelompok pasien keluar dari rumah sakit untuk mengadakan pesta perahu nelayan.

Konfrontasi antara McMurphy dan Perawat Ratched mencapai puncaknya dengan hasil yang tragis.

Melalui kisah-kisah di atas, kita dapat melihat gambaran kompleksitas penyakit mental dan bagaimana masyarakat menyikapinya. Semoga dengan memahami cerita-cerita tersebut, kita dapat menjadi lebih empatik dan terbuka dalam menerima kenyataan tentang penyakit mental di kehidupan nyata.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram