logo web

Sinopsis & Review Bloody Heart, Cinta Terhalang Kekuasaan

Ditulis oleh Desi Puji Lestari
Bloody Heart
3.5
/5
showpoiler-logo
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Di antara gempuran drama-drama baru, Bloody Heart (2022) menjadi perwakilan drama sageuk yang siap mencuri hatimu. Dibintangi Lee Joon, Kang Han Na dan Jang Hyuk, drama ber-genre romantis ini suguhkan kisah cinta yang tragis antara Putra Mahkota Lee Tae dan putri seorang cendekiawan.

Rasa cinta Lee Tae pada Yoo Jung dinilai Park Gye Won dapat menghalangi obsesinya meraih kekuasaan. Fitnah pun diluncurkan hingga menewaskan ibu Lee Tae dan keluarga Yoo Jung. Dendam tersulut, tapi cinta antara mereka tetap terjaga.

Bagaimana Lee Tae dan Yoo Jung dapat mewujudkan kebahagiaan mereka? Bloody Heart (2022) menyimpan jawabannya!

Sinopsis

Putra Mahkota Lee Tae tak akan pernah menyangka jika cintanya pada Yoo Jung, putri seorang cendekiawan akan berakhir petaka. Para pejabat istana yang dipimpin Park Gye Won melancarkan aksi fitnah hingga sang ibu atau Ratu In Young dan keluarga calon istrinya tewas.

Walau dihancurkan sedemikian rupa, cintanya pada Yoo Jung tak kandas. Bisakah Lee Tae akhirnya bahagia?

Episode 1-2

Review Bloody Heart_episode 1-2_

Para pejabat kerajaan meminta Putra Mahkota Lee Tae dilengserkan. Raja Sunjong sebagai ayah tak bisa lagi menolongnya.

Lee Tae sampai memohon bantuan pada para pejabat, terutama Anggota Dewan Kiri, Park Gye Won untuk menyelamatkannya. Dia juga bersedia menikahi Nona Yoon, putri dari Pangeran Yoon Jae Hyung.

Putra Mahkota pun batal dilengserkan. Dia menjadi raja dan menikah dengan Ratu Yoon. Sayang sudah empat tahun, Ratu Yoon belum kunjung hamil.

Ratu Yoon malah sakit keras dan sekarat. Kesehatannya yang memburuk disembunyikan dari Raja Lee Tae, tapi sang raja punya Kasim Jung sebagai mata-mata.

Rencana untuk mencari selir kerajaan pun mulai digagas Park Gye Won. Semua setuju kecuali Yoon Jae Hyung. Raja Lee Tae yang mengetahui kondisi kesehatan Ratu Yoon mengunjunginya untuk terakhir kali.

Rupanya Lee Tae tak pernah sudi hidup bersamanya karena Ratu Yoon adalah putri dari salah satu pembunuh ibunya.

Tujuh tahun lalu saat Raja Lee Tae masih berstatus Putra Mahkota, dia memaksa keluar istana untuk melihat Nona Yoon sebagai calon istrinya. Namun, Lee Tae malah jatuh cinta pada Yoo Jung, putri seorang cendekiawan bernama Yoo Hak Soo.

Tanpa memberi tahu identitas aslinya Lee Tae mengajak Yoo Jung menikah. Keputusannya membuat geger pejabat istana karena Yoo Hak Soo dianggap sebagai ancaman, terutama oleh Park Gye Won.

Namun, Yoo Jung akhirnya tetap dibawa ke istana. Lee Tae sengaja tidak langsung menemuinya karena ingin mengejutkan Yoo Jung di malam pertama.

Park Gye Won dan pejabat yang lain, termasuk Menteri Perang, Cho Won Pyo, tidak tinggal diam. Mereka memfitnah Yoo Hak Soo telah merencanakan pengkhianatan bersama Ratu In Young. Raja Sunjong tak berdaya di depan para pejabat sehingga Ratu In Young mengambil jalan lain.

Dia rela meracuni Lee Tae dan dirinya sendiri dengan harapan Park Gye Won akan disalahkan atas kematiannya. Sayangnya, Raja Sunjong yang terlalu pengecut malah melemparkan kesalahan pada Yoo Hak Soo.

Akibatnya, Yoo Hak Soo dan keluarga, termasuk Yoo Jung, dijatuhi hukuman penggal. Namun, Raja Sunjong membiarkan Lee Tae diam-diam keluar dari istana untuk menyelamatkan Yoo Jung.

Bertahun-tahun kemudian Yoo Jung dan Lee Tae masih rutin bertemu. Yoo Jung sendiri masih belum mengetahui identitas asli Lee Tae. 

Yoo Jung adalah gadis pengrajin kotak pernikahan yang sukses. Dia punya dua pelayan, Hyang dan Tteonggeum yang bersedia membantu perihal apa pun, termasuk memata-matai dan mencari informasi tentang Park Gye Won dan Cho Won Pyo.

Cho Won Pyo sedang bingung karena putrinya Cho Yeon Hee menolak dinikahkan dengan keponakan Park Gye Won.

Gadis itu hanya ingin menikah dengan Raja Lee Tae. Lee Tae tampak sengaja menggaetnya untuk menghancurkan hubungan antara Cho Won Pyo dan Park Gye Won. 

Beberapa waktu sebelumnya dia mendengar dari Yoo Jung kalau Park Gye Won menyiapkan keponakannya untuk menjadi ratu yang baru. Lee Tae pun semakin gencar mendekati Yeon Hee.

Pertemuan diam-diam antara dirinya dan Yeon Hee diketahui Cho Won Pyo. Menteri Perang itu bertambah kaget karena Lee Tae berniat menikahi putrinya.

Lee Tae lalu bergegas pergi ketika mendengar Yoo Jung jadi target perampokan. Kepergiannya diikuti diam-diam oleh beberapa anak buah Park Gye Won. Akibatnya, lelaki itu tahu bahwa ada perempuan lain yang dekat dengan Lee Tae.

Lee Tae yang terluka saat menyelamatkan Yoo Jung membuat gadis itu sedih. Yoo Jung lantas menyampaikan keinginan untuk menjadi istrinya, tapi Lee Tae menolak dan mengatakan dirinya sudah bertunangan.

Episode 3-4

review bloosy heart _ Episode 3-4_

Larangan pernikahan diterbitkan dan pejabat istana diminta mengumpulkan nama wanita-wanita bangsawan yang pantas dicalonkan menjadi ratu. Cho Yeon Hee, putri Menteri Perang Cho Won Pyo keukeuh ingin mengikuti pemilihan tersebut.

Dia mengancam akan bunuh diri jika tidak didaftarkan menjadi calon ratu. Dalam keadaan terdesak seperti itu Cho Won Pyo tidak punya pilihan lain selain menyetujuinya.

Dia sudah memutuskan untuk berada di pihak raja dan menjadi saingan Park Gye Won. Park Gye Won sendiri diam-diam menyusun rencana yang tidak terpikirkan oleh Raja Lee Tae.

Menggunakan siasatnya, dia menculik Yoo Jung dan Lim Jin Sa. Park Gye Won menggila dengan meminta Yoo Jung menyamar sebagai Park Aok, yaitu keponakannya yang akan diikutkan dalam pemilihan ratu.

Yoo Jung pun tidak punya pilihan lain karena Park Gye Won mengancam keselamatan para perajinnya serta orang-orang terdekat yang Yoo Jung sayangi.

Yoo Jung dan Yeon Hee masuk dalam seleksi selanjutnya. Pembicaraan mengenai pemilihan ratu sebenarnya masih cukup alot di kalangan pejabat.

Menurut kepala Cendekiawan ada baiknya proses tersebut ditunda karena ratu sebelumnya belum genap tiga tahun meninggal.

Selain itu, calon ratu yang diajukan semua dari keluarga bangsawan yang berkecukupan, padahal syarat pengajuan ratu haruslah dari golongan bangsawan yang kurang beruntung.

Namun, Lee Tae sudah kadung tak sabar menjalankan rencananya. Dia memutuskan untuk mengangkat calon dari Cho Won Pyo dan calon dari Park Gye Won menjadi selir.

Keduanya untuk sementara akan duduk sebagai selir sembari menunggu tiga tahun kematian ratu untuk kemudian dipilih menjadi pengganti ratu sesungguhnya. Yeon Hee dan Yoo Jung resmi dinikahi tanpa kehadiran Raja Lee Tae. 

Pada malam hari, berdasarkan perhitungan astrologi, Lee Tae diwajibkan menggauli calon yang diajukan oleh pihak Park Gye Won. Namun, Lee Tae menolak dan memilih menggauli calon dari Cho Won Pyo lebih dulu. 

Park Gye Won yang sudah bisa menebak hal ini akan terjadi lantas menekan Yoo Jung agar bisa menarik hati Lee Tae. Imbalannya dia akan membiarkan para perajin dan orang-orang Yoo Jung selamat.

Berpegang pada janji Park Gye Won, Yoo Jung memulai aksinya. Dia lalu merajuk, menolak keputusan Lee Tae yang berniat tidur dengan Yeon Hee lebih dulu.

Lee Tae kesal mendengar calon dari pihak Park Gye Won yang rewel. Dia lalu mendatanginya dengan amarah. Raja Lee Tae bergegas datang ke istana yang dihuni Yoo Jung.

Dengan kasar dia menarik tubuh Yoo Jung yang duduk bersila agar berdiri. Begitu sejajar, keduanya sangat terkejut karena yang ada di depan masing-masing adalah sosok yang sudah mereka kenali selama ini. 

Episode 5-6

review bloosy heart _ Episode 5-6_

Lee Tae dan Yoo Jung sama-sama bingung dengan situasi yang terjadi. Lee Tae merasa perlu memastikan apakah Park Gye Won mengetahui identitas asli Yoo Jung atau tidak. Setelah yakin Park Gye Won tidak mengetahuinya, dia sedikit lega. 

Pada hari kedatangan keluarga para selir, Nyonya Yoon, istri Park Gye Won membawa seorang wanita bernama Seo. Seo sempat mengasuh Park Aok selama satu tahun saat kecil dulu.

Tidak ada koordinasi apa pun, Seo kebingungan ketika dihadapkan dengan Yoo Jung. Pasalnya tentu saja Park Aok yang dia asuh dulu bukan Yoo Jung.

Tanpa diperintah, Yoo Jung dan Nyonya Yoon cukup pandai membaca situasi. Keduanya kompak memojokkan Seo dan membuat wanita itu diinterogasi serta dihukum karena dianggap sudah menyebarkan berita palsu.

Seo meyakinkan bahwa Park Aok yang asli memiliki tahi lalat besar di bawah pusarnya. Pernyataannya tidak didengar dan posisi Seo terlanjur sulit. Dia pun memutuskan bunuh diri.

Atas rancangan Park Gye Won, pejabat istana menjalankan skenario dengan mengatakan bahwa satu-satunya orang yang bisa memeriksa kebenaran tahi lalat di tubuh Selir Park hanyalah Raja Lee Tae.

Lee Tae memutuskan meninggalkan Yoo Jung tapi di saat bersamaan dia meyakinkan para pejabat bahwa tahi lalat itu ada di tubuh Selir Park sehingga dia benar-benar keponakan Park Gye Won.

Agar tidak menimbulkan kecurigaan yang tidak perlu, Lee Tae menunjukkan sikap tegasnya pada Selir Park di depan pejabat istana yang lain. Dia memerintahkan dayang dan pelayan Selir Park dihukum cambuk.

Kebingungan justru dirasakan Ibu Suri karena pria yang dia cintai, Park Gye Won, tidak memberi petunjuk atau perintah apa pun terkait Selir Park. 

Dia lalu memutuskan pergi sementara dari istana untuk menenangkan diri. Raja Lee Tae lantas menyiapkan prosesi kerajaan dan bersiap menjemput Ibu Suri. Lee Tae kembali berpura-pura mengabaikan Selir Park dengan tidak mengajaknya dan hanya mengajak Selir Cho.

Lee Tae memperlakukan Yoo Jung cukup kasar karena sangat ingin wanita yang dicintainya itu keluar dari istana. Namun, Yoo Jung tahu Lee Tae sangat mencintainya, apalagi dia mengetahui kalau dulu Lee Tae tetap menemuinya dalam keadaan berduka setelah raja terdahulu meninggal.

Mencoba mengerti dan ingin meringankan beban Lee Tae, Yoo Jung bersedia pergi dari istana. Rencananya diam-diam didengar oleh Kepala Kasim yang kemudian dilaporkan pada Cho Won Pyo. Raja Lee Tae lantas bersiap menggelar pesta sebagai permintaan maaf pada Ibu Suri. 

Bersama Kasim Jung, saat itulah dia berencana mengeluarkan Yoo Jung diam-diam melalui ruang rahasia di perpustakaannya.

Sebagai kedok, Raja Lee Tae yang pura-pura marah pada Selir Park mengizinkannya datang ke pesta tetapi dengan penutup wajah

 Saat tiba waktunya Yoo Jung harus keluar dari istana, dia berpapasan dengan Ttongeum; sahabat sekaligus pelayannya yang paling setia dan dia sayangi.

Tidak tega mengorbankan Ttongeum, Yoo Jung membatalkan rencananya untuk kabur dari istana tanpa sepengetahuan Lee Tae, Kasim Jung atau pun Cho Won Pyo.

Alhasil semua kaget, Cho Won Pyo dan Kasim Jung kaget karena wanita yang diselundupkan keluar dari istana ternyata bukan Selir Park. Di istana, Raja Lee Tae juga kaget karena wanita di balik penutup wajah itu tetap Yoo Jung.

Episode 7-8

Review Bloody Heart Episode 7-8__

Lee Tae bimbang dengan sikap Yoo Jung yang seolah memihak pada Park Gye Won karena turut berambisi menjadi ratu. Dengan perasaan terluka, Lee Tae menegaskan sikapnya untuk memusuhi Yoo Jung dan tidak membutuhkannya.

Namun, Yoo Jung tampak tidak terganggu dan terus berada dalam rencana untuk menjadi ratu secepatnya.

Park Gye Won meminta bantuan pada Ibu Suri Choi Ga Yeon untuk memuluskan pencalonan ratu secepatnya.

Choi Ga Yeon yang sangat setia karena perasaan pribadinya pun tidak menolak, walau artinya dia harus mengosongkan Istana Dalam. Seketika Ibu Suri pun menjatuhkan diri ke kolam istana.

Raja Lee Tae panik mengetahui kejadian tersebut. Demi mempercepat rencananya membantu Park Gye Won dalam pencalonan ratu, Ibu Suri pergi sementara ke istana yang lain.

Situasi ini segera dimanfaatkan Yoo Jung dan Park Gye Won untuk membuat kegaduhan. Dayang antara dua istana, Istana Selir Cho dan Selir Park, terlibat perselisihan.

Selain itu, perzinaan antara salah satu anggota keluarga dengan dayang pun diungkap. Lee Tae menjatuhkan hukuman pengasingan pada anggota keluarga kerajaan tersebut. 

Putusan tersebut menimbulkan protes di kalangan anggota keluarga kerajaan lainnya. Mereka sekaligus menuntut Lee Tae segera menunjuk ratu yang baru karena Istana Dalam tidak bisa dibiarkan kosong lama-lama.

Cho Won Pyo gelisah memikirkan kondisi tersebut karena itu artinya posisi Selir Cho bisa terancam. Pasalnya, Cho Won Pyo mencurigai ada hubungan rahasia antara Selir Park dan Raja Lee Tae.

Tak ingin kalah cepat, Cho Won Pyo meminta Lee Tae segera menetapkan tanggal malam pertama antara dirinya dan Selir Cho.

Sementara itu, Yoo Jung mengambil langkah mengejutkan dengan mengakui identitas aslinya sebagai putri Yoo Hak Soo pada Park Gye Won. 

Park Gye Won tidak langsung percaya begitu saja. Namun, dia juga menunjukkan sikap permusuhan pada Yoo Jung dengan tidak membiarkan orang-orang Yoo Jung bebas.

Park Gye Won sampai berencana meracuni Gubernur Desa Hutan Bambu yang akan bertemu Yoo Jung. Sayangnya, Yoo Jung lebih pintar karena dia ‘menukar’ gubernur dengan Ibu Suri. 

Dari sana Park Gye Won mulai menyadari bahwa Yoo Jung bukan lawan yang mudah. Tentu karena Yoo Jung bahkan bisa mempengaruhi putra Park satu-satunya, Park Nam Sang, untuk menyetujui idenya soal penetapan ratu lebih dulu sebelum dinobatkan sesuai aturan istana.

Park Gye Won langsung memerintahkan anak buahnya untuk menyelidiki asal-usul Yoo Jung. Dia lantas mendapat info mengejutkan karena ternyata Kasim Jung terlibat dalam upaya penyelamatan Yoo Jung belasan tahun lalu. 

Lebih mengejutkan lagi karena Kasim Jung justru mengatakan kalau Park Gye Won lah yang sudah memerintahnya. Pernyataan Kasim Jung sejalan dengan kesaksian salah satu rakyat Yoo Jung yang ditahan.

Dia juga mengatakan bahwa Park Gye Won ada di balik rencana penyelamatan Yoo Jung belasan tahun lalu. Park Gye Won sengaja menyelamatkan Yoo Jung untuk dia akui sebagai keponakannya dengan tujuan mencalonkannya menjadi ratu.

Dua pernyataan berisi fitnah yang memojokkan Park Gye Won tersebut adalah rencana yang sudah dibuat Yoo Jung. Yoo Jung bersedia mengorbankan nyawanya untuk menghancurkan Park Gye Won bersama-sama. Dia hanya ingin keselamatan rakyat Hutan Desa Bambu terjamin.

Lee Tae tidak percaya mendengar keputusan Yoo Jung yang bersedia dieksekusi demi rakyatnya, demi dirinya sebagai raja dan kerajaan.

Pada malam yang sudah ditentukan sebagai malam pertama antara Lee Tae dan Selir Cho, Lee Tae tiba-tiba membatalkan semuanya. Dia bergegas mencari Yoo Jung dan menciumnya. 

Episode 9-10

Episode 9-10

Lee Tae dan Yoo Jung menghabiskan malam bersama. Peristiwa tersebut sekaligus menandai terpilihnya Yoo Jung sebagai ratu yang baru.

Posisi Yoo Jung yang sudah kuat ternyata tidak membuat Park Gye Won tenang. Dia merasa khawatir kalau-kalau Yoo Jung dan Lee Tae bersekongkol untuk melawannya.

Park Gye Won lantas mengungkit peristiwa kematian Yoo Hak Soo atau ayah Yoo Jung. Gye Won ingin Lee Tae mengungkap pelaku pembunuhan sebenarnya dan membersihkan namanya dari fitnah.

Jika dua permintaannya dipenuhi, Gye Won akan melepaskan warga Hutan Desa Bambu dan Lim Jin Ha atau orang-orang Yoo Jung. Dengan perasaan bersalah Lee Tae menceritakan kejadian sebenarnya pada Yoo Jung.

Sang ibu kala itu memutuskan bunuh diri untuk melindunginya, sementara raja atau sang ayah terpaksa mengeksekusi kedua orangtua Yoo Jung juga untuk keselamatan kerajaan.

Yoo Jung terpukul, tapi setelah membaca surat-surat yang ditulis mendiang ibu Lee Tae, dia bisa mengerti.

Lee Tae mencoba mengambil hati Yoo Jung dengan menggarap tanah di lingkungan kerajaan bersama petani. Yoo Jung akhirnya mengambil keputusan untuk tidak mendendam pada siapa pun.

Baginya, baik Park Gye Won atau Lee Tae dan keluarga raja sama-sama bersalah atas kematian kedua orangtuanya.

Tiga orang itu kini berada pada kubu yang sama; Yoo Jung akan menerima gelar ratu sebagai keponakan Park Gye Won. Hal tersebut membuat Ibu Suri merasa terancam. Dia merasa dibuang oleh Park Gye Won. Situasi itu kemudian dimanfaatkan oleh Selir Cho.

Selir Cho yang sudah mengetahui bahwa Ttongeum adalah orang dekat Yoo Jung, mencoba membuat rencana bersama Ibu Suri.

Namun, Menteri Cho atau sang ayah membocorkannya pada Park Gye Won. Gye Won bergegas menyusul Yoo Jung dan Lee Tae yang sedang berada di luar istana. Yoo Jung sendiri tahu kalau dia dan Ttongeum sedang dalam bahaya.

Tak lama, keduanya dikepung oleh para utusan Selir Cho. Beruntung Park Gye Won dan Lee Tae berhasil menyelamatkan mereka.

Gye Won tahu bahwa peristiwa tersebut adalah ulah Selir Cho, tetapi Menteri Cho berusaha melindungi putrinya dan malah memojokkan Ibu Suri. Gye Won diminta memilih antara Ibu Suri atau Selir Park Yoo Jung.

Keputusan Gye Won membuat Ibu Suri kecewa karena alih-alih mempertahankannya di istana, pria yang sangat dia cintai itu malah mengirimnya ke istana lain.

Niat Gye Won menyelamatkannya dari hukuman Lee Tae disalahartikan. Ibu Suri tersinggung lalu membakar tandu yang akan dipakai membawanya keluar dari istana.

Episode 11-12

Episode 11-12

Ibu Suri menolak pergi dari istana sesuai perintah Park Gye Won. Masalah mereka semakin berlarut-larut ketika Yoo Jung meminta Ibu Suri bertanggungjawab atas tuduhan upaya pembunuhan terhadapnya.

Sebagai penebusan atas dosa Ibu Suri, Park Gye Won memutuskan pensiun dan keluar dari istana. Ibu Suri yang mengetahui hal tersebut memintanya menunda kepergian selama tiga hari.

Sebelum itu Ibu Suri rupanya menemui seorang biksu kepercayaannya. Dia meminta Biksu tersebut mengabulkan permintaannya; Ibu Suri ingin Lee Tae meninggal dunia.

Biksu itu mengatakan bahwa permintaannya akan terkabul dalam tiga hari. Benar saja, dalam tiga hari Raja Lee Tae tiba-tiba muntah darah.

Ibu Suri segera mengambil alih kekuasaan tanpa persetujuan istana. Park Gye Won meradang dengan sikap wanita itu dan akan menghentikannya.

Kepala Cendekiawan di istana yang semula memprotes hal tersebut tidak bisa macam-macam setelah Ibu Suri mengancamnya.

Ibu Suri bahkan membuat surat palsu atas nama Kepala Cendekiawan untuk meyakinkan para pejabat istana. Wanita itu sangat yakin bahwa Lee Tae tidak akan bangkit lagi; sesuai ramalan biksu yang dia bawa ke istana.

Kenyataannya Yoo Jung melihat Lee Tae menunjukkan tanda-tanda siuman, tapi dia segera menyadari kalau tidak ada satu orang pun yang boleh tahu hal tersebut, terutama Ibu Suri.

Yoo Jung lantas berinisiatif membawa Raja Lee Tae keluar dari istana untuk menyembuhkannya. Ide itu disetujui Ibu Suri karena sebelumnya dia mendapat ramalan lagi dari Biksu mengenai hal tersebut.

Sebelum berangkat Yoo Jung meminta Ttonggeum pergi ke Desa Hutan Bambu dan menyuruh mereka pergi dari sana.

Tiba saat keberangkatan Yoo Jung malah dilarang ikut mendampingi Raja Lee Tae. Ibu Suri mengajak Selir Cho untuk menghancurkan Yoo Jung dengan memfitnahnya.

Selir Cho memaksa Ttonggeum ikut memfitnah Yoo Jung, tapi ditolak. Kesetiaan Ttonggeum terlalu berharga untuk ditukar hal kotor semacam itu. Akibatnya diam-diam dia disiksa tanpa sepengetahuan Yoo Jung.

Park Gye Won mencium ketidakberesan pada Ibu Suri. Dia lalu mencari tahu sosok yang ada di belakang wanita itu. Dengan segenap kemampuan dan anak buahnya Park Gye Won berhasil menemukan ayah dari biksu yang dicari.

Dari lelaki itu Park Gye Won mendapat informasi bahwa biksu tersebut ternyata memiliki hubungan dengan Kasim Jung atau kasim kepercayaan Raja Lee Tae.

Episode 13-16

Episode 13-16

Permaisuri Park atau Yoo Jung terus memikirkan nasib Ttonggeum yang dikurung atas perintah Ibu Suri dan Selir Cho.

Ketika akhirnya berhasil menemui Ttonggeum yang dikurung dalam keadaan babak-belur, Yoo Jung hancur karena tak lama gadis itu meninggal di pelukannya.

Peristiwa itu membuat Yoo Jung kecewa, apalagi jasad Ttonggeum diperlakukan tidak layak. Dia lantas memaksa menemui Ibu Suri di Kantor Kerajaan. Disaksikan para pejabat Yoo Jung hampir saja terancam, tapi sejurus kemudian dia mengaku kalau tengah hamil.

Ibu Suri menyambut kabar tersebut dengan berpura-pura bahagia karena setelahnya dia malah menyusun rencana membunuh Yoo Jung dan para pelayannya.

Kondisi Raja Lee Tae yang perlahan mulai sehat diam-diam diketahui oleh orang suruhan Ibu Suri. Tanpa pikir lama dia memberi perintah untuk menyiksa Biksu yang selama ini dia percayai hingga meninggal dunia.

Pada malam ketika pembunuhan Yoo Jung siap dilaksanakan, Yoo Jung diselundupkan oleh dua dayang yang setia membantunya.

Yoo Jung berhasil selamat dari pembunuhan massal dan diungsikan ke sebuah istana terpisah oleh Lee Tae. Di situlah Lee Tae tahu kalau Yoo Jung sedang mengandung.

Mengetahui Raja Lee Tae masih hidup, Ibu Suri memerintahkan pasukan dari seluruh provinsi untuk membakar istana terpisah yang didiami Lee Tae menggunakan token.

Sayang, token yang dia miliki ternyata palsu karena token yang asli ada di tangan Lee Tae. Lee Tae dengan percaya diri kembali ke istana.

Dia mulai menjalankan rencana untuk memakzulkan Ibu Suri dengan menyalahkan semua kekacauan pada pejabat yang terlibat. Pada akhirnya Lee Tae meminta Park Gye Won membunuh Ibu Suri atau melengserkannya.

Rencana Lee Tae membuat Permaisuri Park atau Yoo Jung khawatir karena dapat membuatnya jadi sosok raja yang tiran.

Dia kemudian menjalankan rencana lain dengan membuka identitasnya sebagai putri Yoo Hak Soo kepada Dewan Kehormatan.

Dewan tersebut kebetulan sangat menghormati mendiang ayahnya itu. Yoo Jung ingin status ayahnya dikembalikan, termasuk status dirinya.

Yoo Jung menjalankan rencana ini untuk keselamatan Lee Tae. Pasalnya jika tidak, kematian sang ibu yang bunuh diri bisa terungkap; dan hal tersebut tidak akan menguntungkannya sama sekali.

Kabar mengejutkan tentang fakta sesungguhnya bahwa Yoo Jung adalah putri Yoo Hak Soo secara mengejutkan juga turut diungkap Park Gye Won.

Park Gye Won yang sudah bekerjasama dengan Yoo Jung untuk mengungkap hal tersebut akhirnya dipenjara atas tuduhan menyembunyikan identitas.

Lee Tae kebingungan karena hal tersebut bisa menghambat upayanya melengserkan Ibu Suri. Ibu Suri sendiri terlihat sedih melihat Park Gye Won dipenjara.

Dia meminta ampunan pada Raja Lee Tae sekaligus ingin pergi dari istana untuk sementara tinggal di istana Onyang. Lee Tae mengizinkannya tanpa banyak bicara.

Kasim Jung yang mendendam atas kematian Biksu atau Siwol atau anak angkatnya, berencana membunuh Ibu Suri. Rencana tersebut ditentang Lee Tae, tapi Kasim Jung diam-diam berniat melakukannya.

Kepergian Ibu Suri ternyata adalah bagian dari rencana Ibu Suri sendiri. Dia sengaja memancing Lee Tae untuk membunuhnya karena hal tersebut akan menimbulkan pergolakan.

Raja Lee Tae akan diingat sebagai raja yang membunuh ibunya sendiri. Lee Tae panik mendapati Kasim Jung tidak ada di istana. Park Gye Won juga panik karena tahu nyawa Ibu Suri terancam.

Dia yang ada di penjara lantas memaksa keluar untuk menemui Ibu Suri. Sejurus kemudian Park Gye Won yang sudah bersama Ibu Suri tewas dipanah oleh Kasim Jung dan beberapa orang yang dibawanya. Kematian Park Gye Won membuat Raja Lee Tae menangis; dia kehilangan musuh abadinya.

Ibu Suri memilih untuk dibunuh daripada ditinggal sendirian oleh lelaki yang dicintainya. Namun, Lee Tae membiarkannya hidup sebagai bentuk hukuman.

Yoo Jung akhirnya melahirkan bayi lelaki. Lee Tae melanjutkan pemerintahan dan memecat Menteri Cho Won Pyo lalu mengasingkannya. Lee Tae juga melantik Yoo Jung sebagai ratu.

Cinta Terhalang Haus Kekuasaan

Review Bloody Heart_Cinta Terhalang Haus Kekuasaan_

Bloody Heart (2022) suguhkan premis yang terhitung kodian untuk tipikal drama sageuk. Kamu akan melihat dua orang yang menderita karena jatuh cinta. Penderitaan mereka disebabkan oleh orang-orang yang obsesi terhadap kekuasaan.

Pada dua episode perdananya diceritakan bahwa Putra Mahkota Lee Tae jatuh cinta pada putri seorang cendekiawan. Rasa cintanya itu berujung petaka karena seorang pejabat kerajaan yang haus kekuasaan tidak menyukainya.

Trik dan intrik berupa fitnah-fitnah tentang pengkhianatan pun disuarakan. Sejak dua episode awal, terasa sekali kalau drama ini akan suguhkan banyak kesedihan berupa kematian orang-orang tidak bersalah, dendam dan kekecewaan. 

Drama Sageuk yang Dramatis dan Cantik

Review Bloody Heart_Drama Sageuk yang Dramatis dan Cantik_

Walau relatif tidak ada yang baru dari premis dan konfliknya, Bloody Heart (2022) luar biasa dalam mengeksekusi ceritanya. Pemilihan sudut-sudut pengambilan gambarnya sangat cantik dan tepat hingga membuat cerita berjalan dramatis.

Belum lagi pemilihan tone atau color grading serta scoring yang terasa sekali menambah emosi pada tiap-tiap adegannya. Kemegahan sekaligus hawa-hawa suram dan kesedihan terasa kuat di beberapa adegan penting.

Bukan itu saja, para pemeran yang terlibat dalam drama ini memberikan penampilan terbaiknya dengan memuaskan. Lee Joon, Jang Hyuk dan Kang Han Na menyihir dengan aksi mereka, mulai dari tone suara hingga tatapan mata. 

Langkah Park Gye Won Kejutkan Lee Tae

review bloosy heart _ Langkah Park Gye Won Kejutkan Lee Tae_

Sebagai musuh terkuat dari Lee Tae, Park Gye Won semakin memperlihatkan kecerdikannya di episode tiga dan empat.

Rencana Lee Tae untuk mengadu domba Park Gye Won dengan sekutunya, Cho Won Pyo, ternyata tidak berpengaruh banyak. Ia malah sudah kalah telak ketika melihat Yoo Jung berdiri di depannya sebagai Park Aok, keponakan Park Gye Won.

Melihat kecerdikan Park Gye Won, Lee Tae sejauh ini masih terlihat kewalahan. Dia tidak mempersiapkan rencana lain untuk melawannya. Sosok raja itu benar-benar tidak berkuasa di depan bawahannya.

Pada dua episode Bloody Heart (2022) kali ini, Raja Lee Tae akan membuatmu kesal tapi juga iba. Identitasnya sebagai raja yang coba disembunyikan dari Yoo Jung selama ini terbongkar secara tidak terduga.

Episode empat Bloody Heart (2022) ditutup dengan keterkejutan masing-masing karena Yoo Jung juga tidak pernah menyangka cendekiawan yang dicintainya ternyata seorang raja.

Lee Tae Mendorong Yoo Jung Menjauh

review bloosy heart _ Lee Tae Mendorong Yoo Jung Menjauh_

Mengetahui kalau Park Gye Won menggunakan Yoo Jung untuk mengikatnya, membuat Raja Lee Tae kebingungan. Di sisi lain, Lee Tae ingin menghancurkan Park Gye Won tapi itu artinya dia juga akan menghancurkan Yoo Jung. Singkatnya Park Gye Won bersembunyi di balik tubuh Yoo Jung.

Berada dalam posisi yang tidak menguntungkan, Lee Tae hanya memikirkan keselamatan Yoo Jung. Menariknya, dia memperlihatkan sikap bermusuhan pada wanita yang paling dicintainya itu. Lee Tae mendorong Yoo Jung menjauh dan memperlakukannya dengan kasar.

Kesedihan terasa dari Raja Lee Tae karena dia tak punya pilihan lain selain bersikap seperti itu untuk menyelamatkan Yoo Jung. Yoo Jung sendiri tak kalah nelangsa karena mengetahui posisi Lee Tae serba terjepit.

Namun, Yoo Jung bukan wanita biasa karena di episode lima dan enam ini kecerdasan serta keberaniannya mulai menonjol. Kita lihat apalagi keberanian dan kecerdasan yang diperlihatkan Yoo Jung. 

Bloody Heart (2022) suguhkan cerita cinta khas drama sageuk yang pedih dan penuh intrik perebutan kekuasaan. Walau ceritanya tidak begitu asing, cara pengemasan drama ini akan membuatmu terpesona.

Yoo Jung Mulai Perlihatkan Kecerdasannya

Review Bloody Heart Episode 7-8_Yoo Jung Mulai Perlihatkan Kecerdasannya_

Memasuki episode tujuh dan delapan, drama sageuk Bloody Heart (2022) semakin memanas karena penampilan Yoo Jung yang mengejutkan. Sudah suram sejak episode pertama, semakin ke sini cerita yang disuguhkan semakin seru.

Tetap dengan suasana melankolis yang kental, Bloody Heart (2022) tampak punya agenda sendiri dengan karakter utama wanitanya. Yoo Jung yang memang diceritakan sebagai sosok wanita cerdas dan tangguh, akhirnya mulai memperlihatkan keunggulannya di dua episode ini.

Dalam keadaan terjepit, seolah tak ada jalan keluar, Yoo Jung berani membuka jalan baru yang terjal dan berisiko. Dengan hati yang hancur, dia bisa tetap tegar mengambil keputusan yang berbahaya.

Konflik antara dirinya dan Park Gye Won pun mulai sengit dan terbuka. Untuk pertama kalinya sejak episode pertama, Park Gye Won terlihat terancam. Yoo Jung dengan segenap kekuatannya bisa membuat Park Gye Won kebingungan.

Di sisi lain dia juga mengejutkan Lee Tae. Kira-kira langkah cerdas apa lagi yang akan diambil Yoo Jung? Akankah Lee Tae diam saja atau mendukungnya?

Konflik Park Gye Won dan Ibu Suri Memanas

Konflik Park Gye Won dan Ibu Suri Memanas_

Memasuki episode sembilan dan sepuluh, Yoo Jung tampak bisa mengendalikan Park Gye Won. Identitas aslinya sebagai putri Yoo Hak Soo bukan lagi ancaman.

Dia tidak perlu berusaha menutup-nutupi hal tersebut dari pria yang selama ini jadi musuhnya itu. Babak baru dalam hubungan Yoo Jung dan Lee Tae juga terjadi di dua episode ini; keduanya sudah menghabiskan malam bersama dan Yoo Jung semakin dekat dengan gelar ratu.

Untuk Yoo Jung dan Lee Tae sementara ini tampaknya mereka akan hidup dengan tenang, tetapi tidak bagi Park Gye Won.

Dia justru memasuki masalah baru karena penetapan Yoo Jung sebagai ratu menimbulkan kecemburuan dan perasaan insecure pada Ibu Suri.

Kerapuhan perasaan Ibu Suri menjadi konflik lain yang siap membuat cerita drama ini semakin seru di episode mendatang.

Seperti yang sudah diceritakan di episode sebelumnya, drama ini juga tampilkan hubungan masa lalu Park Gye Won dan Ibu Suri. Keduanya dikisahkan punya ikatan yang dalam dan emosional.

Bisa dipastikan romansa antara Ibu Suri dan Park Gye Won tidak kalah tragis dibanding Yoo Jung dan Lee Tae. Lantas akankah Ibu Suri akan tetap setia setelah merasa kecewa?

Ibu Suri Melawan Park Gye Won

Ibu Suri Melawan Park Gye Won

Seperti yang kita tahu, sejak awal perseteruan antara Raja Lee Tae dan Park Gye Won atau Park Gye Won dan Yoo Jung selalu jadi suguhan.

Kali ini, ada konflik baru yang disajikan Bloody Heart (2022) episode sebelas dan dua belas. Di luar dugaan, Ibu Suri yang semula patuh dan berada di pihak Park Gye Won, mulai menabuh genderang peperangan.

Hubungan Ibu Suri dan Park Gye Won semakin emosional karena dua orang yang saling mencintai di masa lalu itu harus menjadi lawan untuk masing-masing.

Ibu Suri yang merasa dibuang oleh Park Gye Won melakukan sesuatu yang membuat pria itu kecewa. Jika di awal cerita kamu melihat sosok Ibu Suri yang tenang, di dua episode ini Ibu Suri berubah menjadi haus perhatian dan kekuasaan.

Perubahan karakter pada Ibu Suri menjadi gejolak yang membuat Bloody Heart (2022) menjadi lebih bertensi. Apalagi di bagian akhir episode ini terdapat plot twist yang mengejutkan. Lantas apakah sikap Ibu Suri akan bertahan lama atau akan kembali berubah?

Perkembangan Karakter Ibu Suri yang Semakin Mengejutkan

Perkembangan Karakter Ibu Suri yang Semakin Mengejutkan

Kisah Raja Lee Tae dan Yoo Jung sejak awal sangat intens disajikan. Hubungan cinta mereka tak pernah mudah, selalu dekat dengan ancaman yang membahayakan.

Dari episode awal, Park Gye Won menjadi sosok paling mengancam bagi keduanya, tetapi menjelang berakhir, keberadaan Ibu Suri justru lebih mengerikan.

Merasa diabaikan dan dibuang Park Gye Won membuatnya jadi yang sosok tak punya hati. Ibu Suri yang tenang, semakin gila di episode-episode terakhir.

Berbeda dengan karakter Park Gye Won yang berkembang ke arah positif, karakter Ibu Suri justru berkembang ke arah sebaliknya. Dia menjadi sosok yang serakah dan tak segan membunuh siapa pun.

Sayang, penyelesaian untuk kejahatan yang sudah dilakukan Ibu Suri tidak cukup memuaskan. Setelah Lee Tae diceritakan kembali ke istana, ritme cerita tidak berubah banyak; tetap tenang tanpa gejolak konflik berarti.

Emosi yang disuguhkan bukan sesuatu yang meledak-ledak, sehingga rasanya datar saja. Kejahatan yang dibuat Ibu Suri pada akhirnya terkesan seperti sesuatu yang sederhana.

Berbeda jauh dengan tensi sebelumnya ketika Ibu Suri memerintahkan pembunuhan massal. Pemandangan mayat-mayat yang ditanam dan digantung di gerbang istana memberikan kesan mengerikan yang kuat.

Akhir Bahagia Lee Tae dan Yoo Jung

Akhir Bahagia Lee Tae dan Yoo Jung_

Bagian akhir drama Bloody Heart (2022), hubungan Lee Tae dan Yoo Jung tersaji cukup intens. Pasalnya mereka memiliki rencana berbeda untuk menggulingkan Ibu Suri.

Yoo Jung bekerjasama dengan Park Gye Won, sementara Lee Tae ingin memanfaatkan Park Gye Won. Namun, cinta yang kuat di antara keduanya seolah bisa menengahi perbedaan itu.

Ancaman Lee Tae untuk menghancurkan orang-orang yang tak mendukungnya, tidak berlaku untuk Yoo Jung.

Begitu pun amarah Yoo Jung untuk Lee Tae yang mudah mereda karena satu-dua kebaikan hatinya. Bloody Heart (2022) diakhiri dengan kelahiran putra mereka sekaligus dilantiknya Yoo Jung sebagai ratu.

Oh iya, kalau kamu penggemar drama dan film sageuk, jangan ragu untuk mampir ke artikel 15 Drama dan Film Korea Terbaik Tentang Kerajaan ini.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram