logo web

Sinopsis & Review The Invasion: Jamur Alien Menyerang Manusia

Ditulis oleh Yanyan Andryan
The Invasion
2.5
/5
showpoiler-logo
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

The Invasion adalah sebuah film bergenre horor fiksi ilmiah yang diadaptasi dari novel tahun 1955 berjudul The Body Snatchers karya Jack Finney.

Film ini dibintangi oleh Nicole Kidman yang berperan sebagai seorang psikiater bernama Dr. Carol Benell, dan juga Daniel Craig yang memerankan karakter Dokter Ben Driscoll.

Cerita filmnya menyoroti Carol dan Ben yang menemukan bahwa sebuah jamur dari luar angkasa menyerang hampir sebagian penduduk Washington DC. Mereka kemudian berubah menjadi makhluk tanpa emosi dan berusaha menyebarkan wabah ke seluruh wilayah Amerika.

Carol dan Ben kemudian berusaha mencari vaksin untuk menyembuhkan mereka dari bahaya tersebut. Berhasilkah keduanya menyelamatkan penduduk dari wabah aneh tersebut?

Baca juga: Inilah 10 Film Terbaik tentang Wabah Virus Mematikan

Sinopsis

The Invasion__

Sebuah pesawat luar angkasa jatuh ke bumi dan menimpa wilayah Amerika Serikat dari Dallas hingga Washington DC. Puing-puing dari pesawat pun berserakan dimana-mana.

Ternyata pesawat tersebut telah terkontaminasi oleh jamur alien yang menyimpan bentuk kehidupan dari makhluk asing. Pemerintah kemudian berinisiatif untuk menutup dan melakukan karantina kecil di tempat kejadian perkara (TKP).

Tucker Kaufman, Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, datang ke TKP untuk menyelidiki adanya organisme asing yang hidup pada puing-puing pesawat.

Selama penyelidikan, Tucker terinfeksi oleh jamur setelah ia tidak sengaja menyentuh salah satu benda dari pesawat luar angkasa. Pada malam hari saat Tucker tidur lelap, jamur alien tersebut hidup berkembang dalam badannya hingga kemudian mengambil alih tubuhnya.

Keesokan paginya, Tucker menjadi makhluk yang berbeda. Ia tidak memiliki emosi, dan langsung merencanakan untuk menyebarkan jamur ke seluruh orang-orang di Amerika. 

Di tempat lain, mantan istri Tucker yang juga seorang psikiater, Carol Bennell, menaruh curiga kepada setiap orang-orang yang ia temui karena bertingkah aneh.

Saat berada di kantornya, ia pun merasakan jika pasiennya, Wendy Lenk, bersikap tidak biasa. Wendy juga menjelaskan bahwa suaminya telah menjadi seseorang yang “berbeda, dan sudah berubah.”

Pada malam pesta Halloween, putra Carol, Oliver, kemudian menemukan sebuah “kulit” yang telah terkelupas.

Carol menduga jika kulit tersebut ada hubungannya dengan wabah flu yang sekarang sedang menyebar cepat di seluruh Amerika Serikat. Ia lalu membawa sampel kulit itu kepada temannya yang seorang dokter bernama Ben Driscoll untuk dianalisis.

Dalam perjalanan pulang, Carol dan Oliver menyaksikan seorang wanita ditabrak oleh mobil. Carol lalu mendekai ke lokasi kecelakaan dan berbicara pada polisi bahwa dirinya adalah saksi dari insiden itu. Namun, seorang polisi dengan sikap yang aneh memintanya untuk segera kembali ke mobil.

Pada akhir pekan, Carol mengantar Oliver ke rumah Tucker untuk menghabiskan waktu bersama sang ayah. Di malam harinya, Carol dan Ben menghadiri acara makan malam bersama dengan diplomat Rusia bernama Yorish, dan Diplomat Ceko, Belice serta istrinya yang bernama Luddie.

Tucker ternyata menggunakan organisasi CDC untuk menyebarkan jamur ke seluruh orang. Ia menjadikan jamur tersebut sebagai vaksin flu yang tengah melanda Amerika Serikat. Di lain sisi, Carol diserang oleh petugas departemen sensus setelah dirinya pulang dari acara makan malam. 

Sementara itu, Ben pergi menemui rekan kerjanya, Dr. Stephen Galeano, seorang ahli biologi yang tengah meneliti sampel kulit dari Carol. Ia mengatakan bahwa jamur tersebut mengambil alih otak manusia selama tidur.

Dr. Stephen juga menjelaskan jika orang-orang yang memiliki gejala penyakit ADEM akan kebal dari serangan jamur, dan tubuh mereka tidak akan diambil alih.

Setelah mengetahui jika Tucker telah dikuasai oleh makhluk asing, Carol berusaha untuk mengambil Oliver darinya. Ketika tiba di rumah mantan suaminya itu, ia menemukan jika Oliver tidak ada di tempat.

Tucker bersama kelompoknya lalu menyerang dan mencoba menularkan jamur kepada Carol. Wanita itu berada dalam posisi sulit, tapi Tucker terus berusaha memaksanya untuk bergabung dengan mereka. 

Berjalan Terburu-Buru

The Invasion_Berjalan Terburu-Buru_

Sepanjang lebih dari 90 menit, The Invasion sebenarnya tidak seburuk seperti yang dibayangkan. Film ini masih relatif menghibur dan menawarkan alur cerita yang terkadang cukup seram serta lumayan menegangkan.

Sutradara Oliver Hirschbiegel membuat semuanya berjalan dengan tempo yang cukup cepat. 30 menit terakhir adalah momen terbaik dengan satu urutan aksi yang cukup seru.

Tetapi, Hirschbiegel rasanya bisa membuat The Invasion jauh lebih baik dari yang sekarang. Ia bersama dengan penulis naskah, David Kajganich, seperti terlalu ambisius mengadaptasi film ini hingga lupa untuk mengembangkan banyak hal dalam The Invasion.

Plot cerita terlalu terburu-buru, kurang rapi, dan hanya menonjolkan unsur ketegangan saja. Menit-menit awal film ini dibuka dengan seorang gadis yang menyerahkan sepotong puing dari pesawat luar angkasa kepada Direktur CDC, Tucker Kaufman (Jeremy Northam).

Secara cepat, Tucker pun langsung terinfeksi oleh jamur alien ketika jarinya tidak sengaja tertusuk oleh benda itu. Dalam satu menit pertama tersebut tidak ada ketegangan mencekam, dan tidak ada rasa ketakutan yang diberikan oleh film ini.

Tidak ada celah untuk kita memahami lebih detail apa yang sebenarnya terjadi. The Invasion cenderung terburu-buru dan terasa kurang memberikan kesan yang memikat pada menit pembuka.

Selanjutnya, The Invasion bergerak dengan tempo yang sama dan intesitas ketegangannya hanya terasa begitu-gitu saja. Lalu, alien pada akhirnya mengambil alih tubuh manusia dengan sangat cepat, dan seluruh invasi terjadi tiba-tiba, sehingga kita kurang benar-benar memahaminya secara pasti.

Para Pemeran Bermain Efektif

The Invasion_Para Pemeran Bermain Efektif_

The Invasion seperti tidak tahu apa yang diinginkannya, apakah harus terlihat sebagai film aksi, horor, ataupun fiksi ilmiah. Sayangnya, film ini masih kurang solid dalam menggabungkan ketiga elemen tersebut secara tepat.

Selain itu, selepas mengarungi menit-menit awal yang tersaji terburu-buru, jalan cerita jadi sedikit membosankan pada paruh waktu selanjutnya. Sebagian besar dalam film ini berfokus pada usaha Carol (Nicole Kidman) dalam mencari putranya, Oliver (Jackson Bond), yang disekap oleh Tucker.

Perjalanan Carol saat menyelamatkan anaknya itu kemudian membuat The Invasion menyuguhkan beberapa momen kabur-kaburan yang cukup intens, dan juga aksi kejar-kejaran mobil yang seru.

Meskipun Nicole Kidman mendapatkan waktu tampil secara penuh, tapi karakter Carol tidak bisa terlalu berbuat banyak.

Baca juga: Menarik! Inilah 10 Film Nicole Kidman yang Wajib Ditonton

Karakter ini hanya bisa berlari dari satu tempat ke tempat lain, bersembunyi, dan juga berusaha untuk tidak tidur agar jamur tidak mengambil alih tubuhnya. Peran Kidman dalam film ini lebih bersifat fisik, tetapi secara keseluruhan masih terasa kurang menantang.

Daniel Craig sebagai Dr. Ben Driscoll melakukan perannya secara efektif. Karakternya bukanlah seorang pria tangguh dengan aksi-aksi yang berbahaya. Driscoll masih terlihat pemberani, walaupun dirinya harus terinfeksi jamur ketika berusaha menyelamatkan Carol.

Sementara itu, Tucker Kaufman menjadi karakter yang berbahaya ketika tubuhnya diambil alih oleh jamur alien. Lewat sikapnya yang dingin dan tanpa emosi, Kaufman cukup memberikan perasaan intimidatif yang mengancam kepada Carol juga Oliver, yang bermain cukup apik sebagai aktor cilik.

Adegan Kekerasan yang Cukup Mengagetkan

The Invasion_Adegan Kekerasan yang Cukup Mengagetkan_

Ada beberapa adegan kekerasan yang membuat The Invasion terlihat cukup mengerikan. Semuanya itu terjadi karena jamur alien sudah mengambil alih tubuh sebagian penduduk Amerika.

Banyak sekali adegan yang menampilkan kecelakaan mobil. Dan yang paling mengejutkan ketika seorang wanita sedang panik ditabrak oleh mobil yang melaju kencang.

Bukan hanya itu, momen meresahkan lainnya terjadi saat pasangan kekasih melakukan bunuh diri dengan melompat dari gedung yang tinggi. Orang-orang yang sudah terkontaminasi oleh jamur pun hanya menyaksikan peristiwa itu tanpa perasaan emosional sama sekali. 

Para manusia yang belum terinfeksi lalu berpura-pura menjadi bagian dari orang-orang tersebut dengan berupaya menahan emosi mereka. Namun, usaha semuanya pun gagal, mereka pada akhirnya harus terinfeksi dan merelakan tubuhnya diambil alih oleh jamur alien.

The Invasion kemudian secara kesimpulannya tidak bisa dibilang buruk maupun memuaskan. Gaya visual sinematografinya memang cukup menyampaikan rasa suram yang mumpuni kepada penonton. Tetapi, hal itu saja masih kurang membuat film ini terasa mengesankan.

The Invasion pun lebih cocok dijadikan sebagai film yang cukup bisa memberikan tontonan hiburan dari menit awal hingga akhir.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram