logo web

Sinopsis & Review The Little Mermaid, Petualangan si Cantik Ariel

Ditulis oleh Gerryaldo
The Little Mermaid
4
/5
showpoiler-logo
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Di tahun 1989, rumah produksi Walt Disney Pictures pernah membuat sebuah kisah animasi tentang putri duyung yang jatuh cinta pada seorang pangeran di darat. Sang penulis, John Musker dan Ron Clements dengan jenius berhasil membuat kisah putri duyung itu bersinar dan dikenal oleh banyak penggemar Disney.

Baca Juga: 20 Film Disney Terbaru untuk Ditonton Bersama Keluarga di 2023

Pada tahun 2023, Walt Disney Pictures pun mulai menayangkan kisah putri duyung yang bernama Ariel itu jadi live-action. Tentu hal ini menjadi sebuah hal yang menarik mengingat sudah banyak kisah klasik Disney yang dibuat versi live-action dan kini giliran cerita Ariel yang diangkat. Apakah masih sama dengan kisah originalnya?

Sinopsis

The Little Mermaid_Poster (Copy)

Di sebuah kerajaan jauh di perairan Atlantik, hiduplah seorang putri duyung cantik bernama Ariel (Halle Bailey). Ia sangat terobsesi dengan manusia karena ia penasaran dengan dunia darat itu seperti apa. Hal ini membuat Ayahnya, Raja Triton (Javier Bardem) tidak suka karena ia percaya manusia itu jahat.

Sewaktu Ariel kecil, Ibu Ariel ditangkap oleh manusia dan dibunuh. Hal ini karena ada rumor yang mengatakan bahwa makhluk laut itu jahat khususnya putri duyung. Putri duyung dianggap punya kekuatan untuk menarik manusia untuk terjun ke laut mengikutinya, hanya dengan mendengar suara mereka yang indah. 

Namun Ariel tidak percaya kalau semua manusia seperti itu. Ia diam-diam suka mengumpulkan koleksi barang-barang manusia dari kapal yang karam di sekitar kerajaannya. Teman baik Ariel, seekor ikan tropis bernama Flounder (Jacob Tremblay) selalu menemani Ariel kemanapun ia pergi di lautan bebas.

Satu kali rasa penasaran Ariel tidak dapat dibendung ketika ia melihat kilauan kembang api dari dalam laut. Ia segera naik ke permukaan tanpa mempedulikan peringatan dari Flounder. Begitu sampai ke permukaan, ia melihat sebuah kapal besar tengah melintas dengan orang-orang yang sedang berpesta.

Di atas dek, seorang Pangeran bernama Eric (Jonah Hauer-King) sedang bercengkrama dengan anak buahnya, Sir Grimsby (Art Malik) mengenai hidupnya yang merasa terkekang meski ia memiliki segalanya. Pembicaraan itu menarik perhatian Ariel karena ia merasa punya nasib yang sama dengan sang Pangeran.

Tak lama kemudian sebuah badai besar tiba-tiba menghantam kapal dan menenggelamkannya. Pangeran Eric terpisah dari sekoci dan jatuh tenggelam, namun Ariel segera menyusulnya dan membantunya untuk kembali naik ke permukaan. Ia bahkan dibawa Ariel ke tepi pantai dan selamat. Sang Pangeran pun selamat.

Sesaat sebelum sadar, Ariel mencoba membangunkan Pangeran Eric dengan menyanyikan sebuah lagu dan hal itu diingat terus oleh sang Pangeran. Saat pulih benar, Pangeran Eric bahkan meminta semua penjaga istana untuk mencari gadis yang menolongnya tapi tidak kunjung ditemukan.

Kembali ke laut, teman dekat berikut pelayan setia Raja Triton, seekor kepiting merah bernama Sebastian (Daveed Diggs) mengungkapkan semuanya. Sebastian yang melihat Ariel menyelamatkan manusia tidak bisa berbohong ketika ditanya oleh Raja Triton. Begitu mendengar hal itu, murka lah sang Raja.

Ia mendatangi tempat rahasia anaknya, Ariel, dan mulai menghancurkan semua koleksi barang-barang manusia miliknya. Ia melarang Ariel untuk pergi dari kerajaan. Hal ini membuat hati Ariel sakit bukan main, Ariel berpikir mengapa Ayahnya begitu keras dan tidak mau mendengarkannya?

Melihat kegaduhan tersebut, bibi Ariel, seekor gurita besar berbahaya bernama Ursula (Melissa McCarthy) mengambil kesempatan. Ursula yang tidak suka dengan Triton diasingkan dari kerajaan karena mencoba merebut kerajaan secara tidak baik. Ursula pun menawarkan bantuan untuk Ariel yang putus asa.

Ursula membuat kesepakatan bahwa ia akan mengubah sirip Ariel menjadi kaki dan bisa ke daratan dengan menukar suaranya. Namun ia harus mendapatkan ciuman dari cinta sejati sang Pangeran dalam 3 hari. Apabila gagal, Ariel akan kembali ke laut tanpa suara dan menjadi miliknya untuk selama-lamanya.

Termakan godaan karena ingin sekali pergi ke daratan, Ariel dengan ceroboh menyetujui kesepakatan gila itu. Hal ini disaksikan oleh Flounder dan Sebastian yang sedih melihatnya. Tak lama kemudian, Ursula mulai mengucapkan mantra sihirnya dan Ariel kini berubah jadi manusia. Ia berhasil sampai di daratan.

Begitu sampai di daratan, Ariel yang ditemukan oleh seorang nelayan lokal, membawanya ke istana tempat Pangeran Eric tinggal. Mendengar ada wanita misterius datang ke kediamannya, Pangeran Eric langsung menghampiri wanita tersebut berharap ia adalah wanita yang selama ini dicari. Namun sayang Ariel tidak bisa bersuara.

Hal ini membuat komunikasi antara keduanya menjadi sulit. Sebastian, Flounder dan teman Ariel lainnya, yakni seekor burung gannet yang bodoh, Scuttle (Awkwafina) lantas sadar bahwa perjanjian ini terlalu licik. Namun mereka bertiga berusaha menciptakan suasana romantis supaya sang Pangeran dan Ariel bisa berciuman.

2 hari berlalu, perasaan Pangeran Eric terhadap Ariel mulai berubah, ia jatuh cinta pada wanita itu meski Ariel tidak bisa bersuara sama sekali. Begitu di hari ketiga, Ariel yang sudah yakin bahwa Pangeran Eric akan melamarnya kaget begitu tahu bahwa Pangeran Eric tiba-tiba akan meminang wanita lain.

Wanita tersebut tak lain adalah Ursula yang sudah merubah dirinya menjadi wanita cantik guna membuat Ariel gagal memenuhi perjanjiannya. Saat tahu bahwa semua itu ulah Ursula, Ariel yang sempat menyerah lantas memerangi Ursula dibantu oleh Pangeran Eric. Ursula bahkan sempat membunuh Raja Triton dan membuatnya berkuasa.

Pertarungan sengit Ariel dan Pangeran Eric dalam melawan Ursula berakhir baik, Ariel berhasil menusuk Ursula dengan bangkai kapal laut hingga tewas. Kekuatan Raja Triton pun kembali dan ia hidup. Merasa anaknya butuh kebahagiaan dan telah berkorban baginya, Raja Triton pun memberi kesempatan Ariel untuk jadi manusia.

Ariel segera menyusul Pangeran Eric di istana dan akhirnya mereka menikah. Rumor bahwa makhluk laut dan manusia tidak bisa hidup rukun pun patah. Keduanya mendapat restu dari Ratu Selina (Noma Dumezweni) juga dari Raja Triton. Mereka pun bersama memulai petualangannya ke perairan luas.

Sinematik yang Cakep Abis

The Little Mermaid_Cinematic (Copy)

Apabila kalian mau nonton film The Little Mermaid, disarankan untuk membeli tiket studio 3-D ya! Dijamin kalian tidak akan nyesel. CGI yang ditampilkan bagus sekali dan smooth. Tidak ada rasa kasar yang mengganggu mata. Shout out sekali buat tim produksi dan animator dari Walt Disney Pictures.

Tampilan laut lepas diceritakan lewat gambar begitu baik, bahkan hingga hal detail seperti rambut yang harus terus menggelombang di antara para duyung, badai hebat hingga saat Ursula mengamuk karena ingin menghabisi Ariel dan Pangeran Eric patut diacungi jempol. Juara banget!

Di Luar Kontra Haile Bailey

The Little Mermaid_OG (Copy)

Entah mengapa, akhir-akhir ini banyak cerita klasik Disney dibuat dengan agak melenceng dari penampilan karakter secara original. Kemungkinan besar pihak Disney ingin mengkampanyekan tentang kesetaraan ras namun hal ini berakibat buruk apalagi saat tahu Ariel yang putih berubah jadi kulit hitam.

Namun pikiran itu akan pudar, terlepas dari kontroversi tentang Hailey Bailey memerankan Ariel, kalian akan dibuat terpukau dengan penampilannya di dalam film The Little Mermaid. Meski agak sedikit kurang ‘pas’, namun kita tetap bisa menikmati kualitas akting Ariel yang luar biasa berikut suaranya yang indah.

Tidak Keluar Jalur

The Little Mermaid_Ariel (Copy)

Seluruh cerita yang ada di film The Little Mermaid tahun 2023 ini diambil dari dua sudut pandang, mulai dari cerita yang ditulis oleh John Musker dan Ron Clements (dipakai dalam film animasinya), dan kisah asli Ariel yang ditulis dalam buku berjudul sama oleh penulis legendaris, Hans Christian Andersen.

Hasil dari gabungan kedua cerita tersebut tidak banyak keluar jalur. Sang sutradara benar-benar mengikuti kisah Ariel dan menuangkannya dalam film yang apik. Tidak heran kalau film The Little Mermaid banyak yang menunggu, dengan durasi 135 menit, kalian akan dibuat asyik mengikuti kisah si cantik Ariel.

Mulai dari sinematik yang ditawarkan, plot selama film diputar, pemilihan aktor dan aktris juga kualitas akting, Showpoiler memberi skor 4/5. Wah, jadi tidak sabar nih kira-kira kisah klasik Disney apalagi yang akan dibuat versi manusia mengingat masih banyak cerita Disney yang belum dibuat versi live-actionnya.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram