showpoiler-logo

5 Fakta Menarik di Balik Pembuatan Film Men in Black II

Ditulis oleh Suci Maharani R

Kembali memerankan Agen J dan Agen K, Will Smith bekerjasama dengan Tommy Lee Jones. Para pria yang dikenal dengan nama Men in Black (MIB) ini masih mengurusi berbagai serangan dari alien jahat yang berkeliaran di bumi. Film bergenre aksi dan komedi ini masih di sutradarai oleh Barry Sonnenfeld, tapi kali ini ceritanya ditulis oleh Robert Gordon.

Sukses seperti film pertamanya, ternyata ada beberapa hal unik dibalik pembuatan Men in Black II (2002). Salah satunya adalah mengenai jalan cerita filmnya. Ternyata Sonnenfeld sempat berdebat dengan salah satu produsernya hingga penggantian pemeran untuk karakter Serleena, yang terjadi secara tiba-tiba karena masalah pribadi.

Selain kedua fakta di atas, sebenarnya masih banyak fakta-fakta menarik dari pembuatan Men in Black (2002). Penasaran dengan fakta menarik apa saja yang perlu kamu ketahui? Untuk mendapatkan jawaban lengkapnya, kamu bisa membacanya di bawah ini.

1. Mushu Semakin Terkenal

fakta-men-in-black-2-1_

Mushu adalah anjing pesek yang memerankan karakter Fran dalam Men in Black (1998). Jika dalam film pertamanya karakter Frank The Pug hanya muncul sekilas saja, maka di sekuelnya ini, Fran semakin sering muncul di berbagai adegan. Setelah kesuksesan film Men in Black II (2002), nama Mushu semakin dikenal oleh banyak orang di dunia.

Anjing yang memiliki kehidupan super VIP ini kerap menjadi perbincangan di berbagai media. Bahkan meski Mushu sudah tidak semuda dulu, anjing ini tetap saja memiliki penggemar baru lho.

Tapi, perjuangan Mushu untuk berperan dalam Men in Black II (2002) juga tidak mudah. Mushu harus berdiam diri di ruang make up selama beberapa jam untuk membuat tampilannya terlihat lebih muda.

2. Kesan Smith dan Jones bertemu lagi dengan Frank The Pug

fakta-men-in-black-2-2_

Setelah beberapa tahun berlalu, akhirnya Will Smith dan Tommy Lee Jones bertemu lagi dengan Frank The Pug. Lucunya pertemuan kali ini lebih berkesan bagi keduanya. Pasalnya, mereka merasa sangat enjoy saat syuting bersama Mushu. Menurut Smith, ia masih mengingat bagaimana pertama kali mereka syuting bersama di Men in Black (1998).

Namun kali ini Mushu bertingkah agak aneh. Bagi Smith, Frank The Pug kerap melakukan hal-hal bodoh namun lucu. Ditanggapi oleh Jones, menurutnya sikap Mushu berubah pasca anjing itu melakukan proses sterilisasi.

Jones mengatakan bahwa Mushu tengah mengalami krisis identitas, sehingga perilakunya agak aneh selama syuting tapi tetap menyenangkan.

3. Kisah Dibalik Michael Jackson Yang Menjadi Cameo

fakta-men-in-black-2-3_

Salah satu hal yang paling gila dan membuat banyak orang terkejut adalah kehadiran Michael Jackson sebagai cameo dalam film ini. Ternyata tidak terlalu sulit untuk membawa King of Pop ini untuk bekerjasama dalam film garapan Barry Sonnenfeld ini.

Pada awalnya Jackson memang menolak untuk menjadi cameo di film pertama Men in Black (1998). Alasannya karena Jackson tidak ingin memerankan karakter alien. Namun setelah penolakan tersebut, sang penyanyi mengaku sangat menyesal.

Alhasil, ia berusaha menghubungi Sonnenfeld dan memintanya agar ia bisa muncul dalam Men in Black II (2002) setelah perbincangan yang panjang. Bahkan demi muncul dalam film ini, Jackson tidak lagi mempermasalahkan karakter apa yang akan ia perankan dalam film ini.

Jackson mengusulkan agar dirinya mengenakan setelan jas hitam, hingga akhirnya ia memerankan karakter Agen M. Dikutip dari iMDb, ternyata Jackson memang menyukai film yang berbau alien dan sangat puas dengan penampilannya di film ini. Berkat penampilan Michael Jackson sebagai cameo yang jarang terjadi ini, Men in Black II (2002) dianggap berhasil membuat prestasi.

4. Putri Sonnenfeld, Smith Dan Jones Menjadi Cameo

fakta-men-in-black-2-4_

Selain kehadiran Michael Jackson sebagai cameo dalam Men in Black (2002), ternyata ada cameo lainnya yang tidak disadari oleh siapapun, yaitu kehadiran anak-anak dari Sonnenfeld, Smith, dan Jones.

Putri dari tiga aktor ini muncul dalam beberapa adegan yang berbeda-beda sepanjang film. Contohnya di adegan ketika seorang gadis kecil pergi ke kantor pos untuk membeli perangko Rugrats (1991).

Ternyata gadis kecil dalam adegan ini diperankan oleh putri kandung dari sutradara Barry Sonnenfeld yang bernama Chloe Sonnenfeld.

Sementara putri dari Tommy Lee Jones muncul dalam adegan ketika Agen J dan K yang pergi ke sebuah apartemen kecil bersama Cacing untuk mendapatkan senjata. Sementara kedua anak Will Smith terlihat dalam adegan mobil MIB terbang di atas anak-anak.

5. Agen J Bukanlah Pria yang Straight?

fakta-men-in-black-2-5_

Seperti yang saya singgung di awal, sutradara Sonnenfeld sempat berdebat dengan para produser mengenai cerita Men in Black II (2002). Bukan tidak menyukai jalan cerita yang ada, justru Sonnenfeld hanya tidak menyukai gagasan soal adegan romansa dalam film ini.

Saat menonton film ini, ada adegan ketika Agen J yang diperankan oleh Will Smith terlihat menyukai Laura yang diperankan Rosario Dawson.

Ternyata plot ini membuat sutradara dan produsernya saling berselisih pendapat. Pasalnya sang produser ingin kisah Agen J dan Laura lebih diperdalam. Sementara Sonnenfeld menolak mentah-mentah gagasan ini, karena baginya image Agen J bukanlah seorang pria seperti itu.

Baginya, pemikiran tersebut sangat tidak cocok dengan film komedi ini, sehingga Sonnenfeld enggan menerimanya.

Bahkan Sonnenfeld menambahkan bahwa Agen J yang diperankan oleh Will Smith tidak memiliki image seorang pria yang disukai wanita. Justru baginya, para penonton hanya ingin melihat Agen J bukan sebagai pria yang straight. Ia hanya ingin membuat hubungan Agen J dan Agen K lebih dekat ketimbang menambahkan sisi romansa bersama karakter Laura.

6. Nama-Nama Besar Yang Hampir Memerankan Serleena

fakta-men-in-black-2-6_

Ingat dengan karakter Serleena? Alien yang memiliki kekuatan untuk berubah bentuk ini memang menjadi salah satu karakter ikonik. Namun dibalik kehadiran karakter ini, ternyata ada perjalanan panjang untuk Lara Flynn Boyle bisa memerankan karakter ini.

Sebenarnya karakter Serleena awalnya diberikan kepada Famke Janssen, seorang aktris dan model kelahiran Belanda. Sayangnya karena memiliki masalah pribadi, Famke Janssen memutuskan keluar dari proyek ini. Padahal perempuan ini sudah menyelesaikan beberapa pengambilan gambar untuk karakter Serleena.

Mencari pengganti barunya, sang produser mengadakan casting yang ternyata dihiasi oleh nama-nama besar. Sebut saja Halley Berry, Jennifer Lopez, hingga Yeardley turut mengikuti audisi untuk memerankan Serleena.

Peran ini akhirnya diberikan kepada Lara Flynn Boyle, aktris amerika yang namanya langsung melejit pasca membintangi film ini. Karakternya sebagai Serleena memang memorable banget, sehingga membuat banyak orang kagum dengan penampilan dan aktingnya.  

Itu dia beberapa fakta menarik selama pembuatan Men in Black (2002) yang perlu kamu ketahui. Ternyata pembuatan film ini memang tidak mudah, apalagi berbagai perselisihan yang muncul di tengah-tengah penggarapan film ini.

Untunglah kehadiran Michael Jackson dalam film ini menjadi kejutan yang tidak pernah disangka siapapun. Apalagi kenyataannya, Jackson sendiri yang memohon untuk bermain dalam film ini.

Kategori:
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram