logo web

Inilah 5 Film Terbaik yang Disutradarai oleh Deddy Mizwar

Ditulis oleh Suci Maharani R

Deddy Mizwar tidak hanya dikenal sebagai salah satu aktor senior Indonesia yang sangat dihormati. Kecintaannya pada akting, membuat Deddy Mizwar berusaha untuk memajukan industri yang kerap dipandang sebelah mata ini.

Ia tidak hanya kerap muncul di berbagai sinetron dan film saja. Beberapa kali Deddy Mizwar menulis skenario, produser hingga menjadi sutradara dalam beberapa judul film.

Meski belum banyak, Deddy Mizwar cukup sukses ketika menyutradarai beberapa film yang dibintanginya.

Film-film yang digarap oleh Deddy Mizwar ini ternyata sangat lekat dengan kritikan soal kehidupan sosial yang dekat dengan masyarakat. Contohnya, sebut saja Kiamat Sudah Dekat (2003), yang memperlihatkan perjuangan seorang anak muda untuk melokal dan mengenal agama. 

Kali ini Showpoiler akan mengajak kamu untuk mengenal film Indonesia apa saja yang disutradarai oleh Deddy Mizwar. Mau tahu ada apa saja? Biar nggak ketinggalan informasinya, jangan lupa untuk membacanya di bawah ini.

1. Naga Naga Naga

film sutradara deddy mizwar-

Naga Naga Naga (2022) adalah film terbaru yang dibintangi dan disutradarai langsung oleh Deddy Mizwar. Film ini merupakan lanjutan dari Nagabonar Jadi 2 (2007) yang tahun rilisnya cukup jauh.

Selain itu, film ini juga kembali menghadirkan Tora Sudiro sebagai Bonaga dan juga tambahan aktris muda yang tengah naik daun, Beby Tsabina sebagai Monaga.

Adapun filmnya mengisahkan mengenai tiga naga yang kembali berhadapan dengan kesalahpahaman. Nagabonar yang begitu menyayangi cucunya Monaga, selalu memberikan dan membela perbuatan badung sang cucu.

Ternyata alasan dibalik aksinya ini, karena Nagabonar mengetahui bahwa Monaga sebenarnya anak yang baik dan sangat peduli dengan lingkungan. Namun hal ini malah membuat Bonaga berada dalam keadaan terjepit.

Pasalnya, ia harus memilih antara ayah atau istrinya. Masalah ini membuat Bonaga sangat dilema karena ia tidak bisa memilih salah satu dari mereka. Kira-kira akan jadi seperti apa kehidupan tiga naga ini?

2. Kiamat Sudah Dekat

film sutradara deddy mizwar-2_

Kiamat Sudah Dekat (2003) sempat menjadi sensasi tersendiri bagi masyarakat Indonesia. Film komedi yang dibintangi dan disutradarai oleh Deddy Mizwar ini memang layak banget untuk ditonton.

Pasalnya, film ini mengisahkan tentang proses hijrah seorang rocker menjadi hamba Allah yang taat. Film yang populer di tahun 2000-an ini juga dibintangi oleh Andre Taulany dan Ayu Pratiwi.

Adapun kisahnya bermula ketika Fandy, seorang rocker kelahiran Amerika, tiba-tiba jatuh cinta pada Sarah. Berusaha untuk mendapatkan hati wanita pujaannya, Fandy harus bisa mendapat restu dari Haji Romli yang sangat taat soal agama.

Ia menanyakan, apakah Fandy tahu soal salat hingga pertanyaan apakah ia sudah di khitan? Agar Fandy bisa meminang putrinya, Haji Romli memberikan syarat pada Fandy. Ia harus bisa salat, mengaji dan menguasai ilmu ikhlas dalam dua minggu.

Jatuh bangun usaha Fandy untuk bisa memenuhi syarat dari Haji Romli ini disuguhkan dengan berbagai adegan komedi yang lucu banget. Apalagi saat melihat reaksi teman dan keluarga Fandy, benar-benar sangat menghibur dan worth to watch.

Fyi, film ini diadaptasi menjadi sinetron yang menjadi langganan tayang tiap memasuki bulan Ramadhan, lho!

3. Nagabonar Jadi 2

film sutradara deddy mizwar-3_

Nagabonar Jadi 2 (2007) bisa dikatakan sebagai film terbaik dan tersukses yang pernah digarap oleh Deddy Mizwar.

Alasannya karena film ini berhasil membawa pulang piala Film Terbaik di Festival Film Indonesia tahun 2007. Bahkan secara box office, film ini berhasil meraup hingga lebih dari 2,4 juta penonton di seluruh bioskop Indonesia.

Adapun naskah Nagabonar Jadi 2 (2007) masih ditulis oleh Akmal Nasery Basral, yang juga mantan wartawan majalah Tempo.

Kali ini Deddy Mizwar beradu akting dengan Tora Sudiro, yang memerankan karakter putranya yang bernama Bonaga. Nagabonar Jadi 2 (2007) masih berbicara soal kritik sosial dan cara untuk menghargai cara pandang yang berbeda.

Filmnya sendiri mengisahkan Nagabonar dan putranya yang bernama Bonaga yang hidup di ibu kota. Anak dan ayah ini harus saling berhadapan, pasalnya perusahaan yang ditangani Bonaga sedang mengincar tanah milik ayahnya sendiri.

Tak ingin mengecewakan kliennya, Bonaga mencari ide agar tanah sang ayah bisa disulapnya menjadi resort mewah.

Bonaga lalu memboyong ayahnya ke ibu kota. Tujuannya untuk membujuk sang ayah menjual tanahnya kepada kliennya.

Namun tanpa disadari hal ini ternyata membuat mereka semakin dekat terutama ketika Nagabonar dan Bonaga menyadari perbedaan cara pandang mereka. Kira-kira apakah Bonaga masih ingin membujuk ayahnya untuk melepaskan tanah milik nenek moyangnya?

4. Alangkah Lucunya (Negeri Ini)

film sutradara deddy mizwar-4_

Alangkah Lucunya (Negeri Ini) (2010) menjadi film tersukses selanjutnya yang pernah digarap oleh Deddy Mizwar.

Bayangkan saja, film ini dibintangi oleh jajaran peraih Piala Citra mulai dari Slamet Rahardjo, Deddy Mizwar, Tio Pakusadewo, hingga Rina Hasyim. Selain itu kehadiran daun muda seperti Reza Rahadian dan Tika Bravani, semakin membuat filmnya terasa meriah.

Adapun Alangkah Lucunya (Negeri Ini) (2010) mengisahkan Muluk yang sudah menganggur selama dua tahun.

Suatu hari, pria ini tidak sengaja bertemu dengan seorang pencopet bernama Komet yang tak disangka menjadi peluang usaha baginya. Saat mendatangi markas Komet, ia kaget karena komplotan pencopet ini cukup banyak dan hanya diarahkan oleh Jarot saja.

Muluk pun berpikir untuk menjadikan hal ini peluang usahanya, dengan berjanji akan mengelola keuangan mereka. Meski terkesan buruk, ternyata Muluk diam-diam ingin mengarahkan minat anak-anak ini untuk belajar.

Ia bersama teman-temannya, mulai mengajarkan agama, budi pekerti dan kewarganegaraan agar anak-anak ini memiliki masa depan cerah.

5. Ketika

film sutradara deddy mizwar-5_
  • Tahun Rilis: 2004
  • Genre: Drama
  • Produksi: PT Demi Gisela Citra
  • Sutradara: Deddy Mizwar
  • Pemeran: Deddy Mizwar, Lydia Kandou, Senandung Nacita, Lucky Hakim, Dewi Yull, Ayudia Bing Slamet, Andre Stinky

Film satu ini pastinya sangat membekas di benak orang-orang kelahiran 90-an, Ketika (2004) adalah film yang sangat menusuk hati.

Film garapan Deddy Mizwar ini menunjukkan, bagaimana hukum bisa menekan keadilan sosial bagi masyarakatnya. Ada satu adegan yang membuat banyak orang sakit hati yakni ketika Lydia Kandou melucuti pakaiannya saat seluruh kekayaannya disita oleh negara.

Ketika (2004) mengisahkan Tajir Saldono bersama anak dan istrinya, yang berusaha bertahan hidup dari kebangkrutan.

Berada di negara berkembang yang krisis hukum, keluarga ini berusaha keras untuk mempertahankan hak mereka. Ada banyak sekali dialog dan adegan luar biasa dalam film yang juga diproduksi oleh PT Demi Gisela Citra.

Film ini tidak menimbulkan kontroversi, karena Deddy Mizwar tidak men-setting Indonesia sebagai negara krisis hukum tersebut. Justru film ini mendapatkan banyak sekali apresiasi dari para pejabat Indonesia yang diundang dalam gala premier Ketika (2004).

Deddy Mizwar juga mengatakan, hal ini sebagai langkah antisipasi agar tidak ada orang yang tersakiti saat menonton film buatannya. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, film garapan Deddy Mizwar lekat eratannya dengan fenomena yang ada di masyarakat.

Saat kamu menonton film-film tadi, pasti akan merasakan sejauh mana kisahnya begitu relate dengan kehidupan kita. Makanya saat menonton film garapan Deddy Mizwar, selalu saja ada pesan penting mengenai pentingnya menghargai hidup.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram