logo web

20 Film Komedi Indonesia Terbaik Sepanjang Masa

Ditulis oleh Suci Maharani R

Sampai saat ini, Indonesia telah menghasilkan sejumlah karya terbaik yang mampu mengundang tawa. Dengan konsep-konsep kreatif, ide cerita yang segar, dan peningkatan kualitas produksi, film-film ini semakin memanjakan penontonnya. Mereka tak hanya menawarkan hiburan, tetapi juga sering kali menyampaikan pesan sosial yang mendalam.

Nah, kali ini Showpoiler telah merangkum beberapa film komedi Indonesia terbaik yang wajib kamu tonton. Yuk, intip informasi lebih lengkapnya di bawah ini!

1. The Big 4

film komedi indonesia terbaik_The Big 4_

The Big 4 memang layak disebut sebagai film komedi Indonesia terbaik sepanjang masa. Film garapan Timo Tjahjanto ini tak hanya sukses di tanah air, ia bahkan sempat memukau dunia dengan bertengger di posisi kedua sebagai film non-Bahasa Inggris paling banyak ditonton di minggu awal penayangannya. 

Film ini bercerita tentang petualangan Dina (Putri Marino), seorang detektif yang mencari kebenaran di balik kematian ayahnya. Dina menemukan sejumlah catatan yang ayahnya tinggalkan sebelum ia meninggal, yang mengarahkan Dina ke sebuah pulau tropis yang indah namun berbahaya. 

Di sana, Dina bertemu dengan Topan (Abimana Aryasatya), seorang pembunuh bayaran yang ternyata adalah anak angkat sang ayah. Topan membantu Dina mengungkap rahasia mengenai masa lalu ayahnya, yang juga seorang pembunuh bayaran profesional. Namun, keduanya harus berhadapan dengan kelompok kriminal yang merupakan musuh ayah mereka. 

Dina juga bertemu dengan tiga saudara angkat lainnya, yaitu Alpha (Lutesha), Pelor (Kristo Immanuel) dan Jenggo (Arie Kriting), yang juga terlibat dalam dunia berbahaya ini. Bersama-sama, mereka berusaha menemukan siapa yang bertanggung jawab atas kematian sang ayah.

2. Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1 

Warkop DKI Reborn Jangkrik Boss! Part 1_

Film ini remake ini berhasil mengubah tiga aktor tampan Indonesia menjadi sangat mirip dengan anggota Warkop DKI. Abimana Aryasatya memerankan karakter Dono, lalu Vino G. Bastian sebagai Kasino, dan Tora Sudiro sebagai Indro. 

Mereka adalah anggota CHIIPS (Cara Hebat Ikut Ikutan Pelayanan Sosial) yang diketuai oleh Pak Boss (Ence Bagus). Namun, bukannya bermanfaat untuk masyarakat, justru mereka malah membawa banyak masalah. 

Dono, Kasino, dan Indro malah dituntut oleh masyarakat karena aksi mereka yang telah merusak banyak fasilitas umum. Akibatnya, dalam pengadilan, ketiganya dikenai denda sebesar 8 miliar rupiah atau menghadapi kemungkinan dipenjara.

Demi membayar ganti rugi, Dono Kasino, Indro mengusahakan banyak hal, hingga suatu malam, mereka menolong seorang pria yang jadi korban tabrak lari. Sebelum meninggal, pria itu sempat menyerahkan sebuah buku yang berisikan peta harta karun. Petualangan mereka untuk mencari harta karun itu pun dimulai.

3. Srimulat Hil Yang Mustahal: Babak Pertama

film komedi indonesia terbaik_Srimulat Hil Yang Mustahal Babak Pertama_

Disutradarai dan ditulis oleh Fajar Nugros, Srimulat Hil Yang Mustahal: Babak Pertama adalah film yang mengisahkan grup lawak legendaris Indonesia, Srimulat. Memiliki konsep yang sama dengan Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss Part 1, deretan aktor dan aktris yang bermain di film ini diubah penampilannya agar semirip mungkin dengan para personel Srimulat yang asli. 

Sebut saja Bio One yang berperan sebagai Gepeng. Aktor tampan ini tidak hanya mengubah cara bicaranya, tapi juga melakukan diet ketat agar penampilan fisiknya mirip dengan mendiang Gepeng yang berbadan kurus.

Diceritakan Gepeng terpilih menjadi anggota baru di Srimulat yang dikirim ke ibu kota untuk tampil di stasiun televisi nasional sekaligus di hadapan Presiden Soeharto. 

Sejak hari pertama menginjakkan kaki di Jakarta, Gepeng langsung jatuh cinta pada Royani (Indah Permatasari), anak perempuan dari pemilik kontrakan yang ditinggali Srimulat. Namun, usaha Gepeng untuk memantaskan diri jadi suami idaman Royani ternyata berpengaruh pada konsentrasinya sebagai anggota Srimulat.

Ketika semua orang berlatih keras agar penampilan mereka maksimal, Gepeng hanya sibuk mencari perhatian Royani. Akibatnya, Gepeng melewatkan pertunjukkan Srimulat yang tampil di hadapan presiden.

4. Kapan Kawin?

Kapan Kawin_

Ternyata Reza Rahadian dan Adinia Wirasti bisa juga berakting di film bergenre komedi. Kapan Kawin? Adalah film romantis dan komedi yang diarahkan oleh Ody C. Harahap. Film satu ini dijamin bikin ngakak, terutama berkat aksi kocak dari Reza Rahadian.

Fokusnya mengisahkan seorang wanita berusia 30-an bernama Dinda (Adinia Wirasti). Sukses sebagai general manager di sebuah hotel ternama, membuat Dinda belum tertarik untuk menikah. Ketenangannya pun sirna ketika ibunya terus menerus meneleponnya dan bertanya “Kapan kawin Dinda?”

Demi terbebas dari teror tersebut, Dinda nekat mencari seorang aktor untuk berpura-pura jadi kekasihnya. Inilah awal pertemuan Dinda dengan Satrio (Reza Rahadian), aktor jalanan yang agak annoying

Di acara ulang tahun pernikahan kedua orang tuanya, Dinda pun memboyong Satria yang sebelumnya sudah ia briefing agar terlihat seperti kekasihnya. Namun, rencana ini jadi malapetaka ketika orang tua dan saudara-saudaranya memaksa Satrio untuk segera menikahi Dinda. Apakah semua ini jadi akhir dari sandiwara mereka?

5. Imperfect: Karier, Cinta & Timbangan

Imperfect Karier, Cinta & Timbangan_

Rara (Jessica Mila) adalah karyawan yang cerdas, inspiratif dan supel. Kali ini ia mengajukan diri untuk menempati posisi manajer riset di perusahaan. Namun, usahanya digagalkan oleh atasannya yang malah memilih anak baru untuk posisi tersebut. Ternyata, sang bos berpikir bahwa penampilan fisik Rara tidak cocok untuk menempati posisi tersebut. 

Terlahir dengan tubuh gempal, kulit sawo matang dan rambut mengembang, penampilan Rara memang kurang selaras dengan citra perusahaan kosmetik tempatnya bekerja. Namun, meski kerap dipandang sebelah mata, nyatanya Rara tidak pernah minder. Keluarga dan kekasihnya pun selalu mendukung dan tidak pernah meremehkan Rara karena penampilannya.

Namun, Rara memiliki ambisi untuk meningkatkan posisinya di perusahaan. Bosnya pun memberikan syarat: jika Rara ingin naik jabatan, maka dia harus mengubah penampilan fisiknya dalam satu bulan. Rara pun menerima tantangan tersebut. Kira-kira berhasilkah Rara mengubah penampilannya agar sesuai dengan keinginan bosnya?

6. Sobat Ambyar

Sobat Ambyar_

Jatmiko (Bhisma Mulia) adalah seorang pemilik kafe yang dikenal baik hati oleh para pengunjungnya. Sayangnya, kafe miliknya tidak menghasilkan untung, bahkan malah merugi. Karena itu, Jatmiko memutuskan untuk menutup kafe tersebut.

Di hari terakhir kafe buka, Jatmiko bertemu dengan seorang wanita cantik bernama Saras (Denira Wiguna). Jatmiko langsung terpesona oleh kecantikan dan keramahan Saras. Ia pun berusaha keras untuk mendapatkan hati Saras.

Namun, ternyata Saras sudah memiliki pacar yang jauh lebih sukses dan kaya daripada Jatmiko. Saras menolak cinta Jatmiko dan hal ini membuatnya sangat kecewa serta sakit hati. Untungnya, Jatmiko masih memiliki beberapa sahabat setia yang selalu menenangkannya. Pertemuannya dengan Lord Didi Kempot juga berhasil menghibur dan mengobati hatinya.

7. Ali & Ratu-ratu Queens

Ali & Ratu-ratu Queens_

Ali & Ratu-ratu Queens adalah film original Netflix Indonesia arahan Gina S. Noer yang menyatukan genre komedi dan tema keluarga. Film ini bercerita tentang Ali (Iqbaal Ramadhan), anak muda berusia 17 tahun yang ingin bertemu dengan ibunya yang bekerja di New York, Amerika Serikat.

Sayangnya setelah sampai di Queens, Ali tidak dapat menemukan ibunya dan malah berkenalan dengan empat wanita dewasa berkepribadian unik. Mereka adalah Party (Nirina Zubir), pekerja layanan pembersih rumah dan Biyah (Asri Welas), seorang penggemar sepak bola yang juga bekerja sebagai paparazi.

Selain itu, ada Ance (Tika Panggabean), ibu tunggal yang galak dan suka berpura-pura menjadi agen rahasia; serta Chinta (Happy Salma), yang pergi ke New York untuk mencari pasangan hidup tapi berakhir menjadi tukang pijat.

Bersama keempat wanita ini, Ali dihadapkan pada berbagai masalah rumit, mulai dari penolakan sang ibu untuk bertemu dan mengakui hubungan keluarganya, hingga masalah cinta yang tak mendapat restu.

8. Terlalu Tampan

Terlalu Tampan_

Mas Kulin (Ari Irham) adalah remaja yang sangat tampan. Semua wanita yang melihat wajahnya akan mimisan dan menjadi gila. Hal inilah yang membuat Kulin tidak pernah mau bersekolah di sekolah umum dan lebih memilih untuk tinggal di rumah. Namun, berkat sandiwara yang dilakukan orang tuanya, akhirnya Kulin bersedia untuk bersekolah.

Kulin pun mulai berinteraksi dengan dunia luar, meski mengalami banyak hal yang tidak biasa. Ia membuat guru-guru perempuan pingsan dan menjadi idola para siswi di SMA BBM (sekolah khusus perempuan) yang terobsesi dengan wajahnya.

Untungnya, Kulin bertemu dengan Kibo (Calvin Jeremy) dan Rere (Rachel Amanda), yang bisa menerima Kulin apa adanya. Sayang, persahabatan ini hampir hancur pasca mereka terlibat dalam cinta segitiga. 

Terlalu Tampan adalah film komedi Indonesia yang diadaptasi dari webtoon berjudul sama karya Muhammad Ahmes Avisiena Helvin dan Savenia Melinda Sutrisno. Diarahkan oleh Sabrina Rochelle Kalangie, film ini punya sense komedi yang tidak pernah gagal mengocok perut.

9. Orang Kaya Baru

Orang Kaya Baru_

Salah satu film komedi yang populer di Indonesia adalah Orang Kaya Baru. Film ini menceritakan kisah keluarga yang hidup dalam kemiskinan, tetapi kemudian mendapat warisan besar pasca sang kepala keluarga meninggal dunia. Anggota keluarga ini terdiri dari Ibu (Cut Mini), Tika (Raline Shah), Duta (Derby Romero), dan Dodi (Fatih Unru).

Keluarga ini sering menghadapi banyak masalah karena tidak punya uang, seperti mengalami perundungan di sekolah, kesulitan membiayai kegiatan kampus, atau harus makan gratis di pesta orang lain. Namun, mereka selalu optimis dan bersyukur berkat nasihat dari Bapak (Lukman Sardi).

Tidak lama setelah Bapak meninggal, tiba-tiba seorang pengacara datang ke rumah mereka dan memberikan wasiat terakhirnya. Ternyata, keluarga mereka sebenarnya sangat kaya, tapi Bapak menyembunyikan kekayaan ini karena ingin mengajarkan istri dan anaknya nilai-nilai kehidupan.

Senang sekaligus terkejut dengan kebenaran ini, Ibu dan anak-anak pun mulai menikmati kekayaan mereka. Namun, rupanya harta yang melimpah malah membuat keluarga ini menjadi egois dan sombong.

10. Yowis Ben

Yowis Ben_

Bayu (Bayu Skak) adalah siswa di SMA Negeri Malang yang bercita-cita menjadi musisi demi menaklukkan hati Susan (Cut Meyriska), gadis idamannya. Suatu hari, Susan tiba-tiba mendekati Bayu dan meminta bantuannya untuk menyediakan makanan bagi OSIS. Bayu pun langsung berpikir bahwa Susan mulai tertarik padanya.

Kenyataannya, Susan hanya memanfaatkan Bayu yang merupakan anak dari seorang penjual pecel. Selain itu, Susan juga rupanya sudah memiliki pacar, Roy (Indra Wijaya), siswa paling populer dan tampan di sekolahnya. 

Karena sakit hati, Bayu pun berjanji akan mengubah penampilannya dan membuat sebuah band untuk mengalahkan Roy. Bersama teman-temannya, Doni (Joshua Suherman), Yayan (Tutus Thomson), dan Nando (Brandon Salim), Bayu menamai band mereka "Yowis Ben".

Tidak mudah bagi Bayu dan ketiga temannya untuk bersaing dengan musisi lokal yang berbakat di Kota Malang. Mereka pun dihadapkan dengan berbagai masalah dan rintangan yang hampir membuat persahabatan mereka retak.

Berhasil menarik perhatian anak muda, Fajar Nugros dan Bayu Skak membuat tiga film lainnya yang menjadi sekuel Yowis Ben. Film berbahasa Jawa ini tidak hanya menghibur lewat adegan komedinya, tapi memberikan banyak nilai sosial yang pas untuk diterapkan oleh para remaja. 

11. Ghost Writer

Ghost Writer_

Naya (Tatjana Saphira) adalah seorang penulis novel yang baru saja pindah ke sebuah rumah kontrakan bersama adiknya, Darto (Endy Arfian). Rumah dengan harga sewa murah itu terkenal dengan rumor keangkerannya, bahkan para tetangga mengatakan bahwa rumah itu berhantu. 

Awalnya Naya tidak mempercayainya, hingga dia dan Darto merasakan sendiri gangguan-gangguan aneh dari arwah yang menghuni rumah itu. Semuanya berawal ketika Naya tidak sengaja menemukan sebuah buku harian di loteng kamarnya. Buku harian itu milik seorang pria bernama Galih (Ge Pamungkas), yang meninggal dunia dengan cara bunuh diri karena depresi. 

Setelah membaca buku harian tersebut, Naya pun tertarik dengan kisah hidup Galih dan ingin mengadaptasinya menjadi sebuah novel. Tak diduga, ternyata buku harian itu menjadi jembatan Naya untuk berkomunikasi dengan Galih. Tiap kali Naya menyentuh buku itu, dia bisa melihat dan mendengar perkataan Galih. 

Galih awalnya marah karena Naya membaca buku hariannya tanpa izin. Namun, setelah menjelaskan niatnya, Galih setuju dan membiarkan Naya membuat karyanya. Masalah muncul saat ada orang yang mengubah skrip novel tanpa sepengetahuan Naya. Galih yang merasa tersinggung dan sangat marah pun mulai mengancam hidup Naya.

12. My Sassy Girl

film komedi indonesia terbaik_My Sassy Girl_

My Sassy Girl adalah film romantis dan komedi Indonesia yang diadaptasi dari film asal Korea Selatan berjudul sama yang dirilis tahun 2001. Menggaet Tiara Andini dan Jefri Nichol sebagai dua pemeran utamanya, chemistry keduanya cukup menghibur lho.

Gian adalah seorang mahasiswa S2 yang sering merasa galau karena belum memiliki pasangan hidup. Suatu hari, Gian bertemu dengan seorang gadis aneh di stasiun kereta.

Gadis itu mabuk, pingsan, dan hampir terjatuh ke rel kereta. Gian segera bertindak untuk menyelamatkannya dan karena hal itu semua orang di stasiun mengira bahwa sang gadis adalah pacarnya. Akibatnya, Gian terpaksa menggendong gadis tersebut ke hotel terdekat.

Selesai mandi dan mencuci bajunya yang kotor karena muntahan sang gadis, Gian menjemur bajunya di balkon hotel. Namun di saat bersamaan, gadis tersebut sadar dan menuduh Gian mau memperkosanya. Gian pun kabur dari hotel untuk menghindari pertengkaran dengan si gadis aneh. 

Keesokan paginya, Gian kaget mendapat telepon dari nomor asing yang ternyata milik gadis yang ia temui semalam. Gadis itu menyuruh Gian untuk bertemu dengannya. Dari sinilah petualangan cinta Gian dan sang gadis aneh dimulai.

13. Onde Mande!

Onde Mande!_

Onde Mande! tidak hanya menampilkan banyak adegan kocak, tapi juga mengekspos budaya Minangkabau dan kehidupan masyarakat Sigiran, sebuah desa di pinggir Danau Maninjau. 

Kisah filmnya dimulai dengan mimpi Angku Wan (Musra Dahrizal), tokoh terpandang dan visioner di desanya. Ia selalu berkeinginan untuk membangun dan memajukan desanya yang masih terbelakang. 

Suatu hari, Angku Wan berhasil memenangkan sebuah sayembara dari perusahaan sabun. Ia berhasil memenangkan hadiah uang tunai sebesar 2 milyar rupiah yang niatnya akan digunakan untuk membangun desa. Namun, sebelum bisa mengurus hadiahnya, ia meninggal dunia di rumahnya. 

Da Am (Jose Rizal Manua), teman Angku Wan, berusaha untuk menyembunyikan kematian Angku Wan dari perusahaan sabun. Ia berpura-pura menjadi Angku Wan saat menelepon perusahaan tersebut demi mewujudkan impian temannya itu.

Namun, rencananya terancam gagal ketika perusahaan sabun mengirimkan beberapa karyawan untuk melakukan survei di desa. Bagaimana cara Da Am dan warga desa lainnya untuk menipu karyawan-karyawan itu?

14. Hitmen

Hitmen_

Bergenre aksi dan komedi, Hitmen dibintangi oleh aktor serba bisa Vino G. Bastian yang berhasil memberikan celetukan absurd yang kocak. Kalau aspek laganya, kemampuan Vino tak perlu diragukan.

Cerita ini mengikuti kisah dua sahabat, Johnny (Vino G. Bastian) dan Franky (Abdur Arsyad), yang bekerja sebagai pembunuh bayaran di bawah pimpinan Damar (Rukman Rosadi). Mereka sukses menyelesaikan tugas-tugas berbahaya hingga akhirnya Johnny tiba-tiba ingin pensiun dari pekerjaan ini.

Ketika mereka memutuskan untuk mengumumkan keputusan ini kepada Damar, sang bos tidak bersedia melepaskan mereka begitu saja. Damar pun memberikan tugas terakhir yang lebih berbahaya dan beresiko dari yang mereka duga.

15. Gendut Siapa Takut?!

Gendut Siapa Takut_

Diadaptasi dari novel karya Alnira, Gendut Siapa Takut menyuguhkan kisah mengenai kehidupan seorang gadis bertubuh gempal.

Film ini mengisahkan Moza (Marshanda), seorang wanita berbadan tambun yang belum menemukan jodohnya di usianya yang telah mencapai 30 tahun. Meskipun orang tuanya terus mendorongnya untuk menikah, Moza tetap teguh pada pendiriannya. Dia merasa bahagia dan nyaman dengan dirinya sendiri.

Namun, kehidupan Moza berubah ketika dua pria masuk ke dalamnya. Pertama, ada Nares (Wafda Saifan Lubis), sahabat lama yang kembali ke kampung halaman dan ingin memperbaiki hubungan mereka yang sempat renggang. Kedua, ada Dafi (Marthino Lio), seorang sutradara terkenal yang tertarik dengan karya novel Moza dan ingin berkolaborasi dengannya.

Kedua pria tidak pernah menghakimi Moza berdasarkan penampilan fisiknya, dan hal ini membuat Moza memiliki perasaan khusus terhadap keduanya. Lantas, apakah Moza akan memilih Nares, sahabat lamanya yang sudah lama mengenal dan mencintainya apa adanya? Ataukah dia akan memilih Dafi, pria idamannya yang memiliki karier cemerlang dan pesona yang memikat?

16. Mangga Muda

film komedi indonesia terbaik_Mangga Muda_

Agil (Tora Sudiro) dan Luli (Alexandra Gottardo) telah menikah cukup lama, tetapi belum juga dikaruniai anak meskipun sangat menginginkannya. Kesulitan ekonomi dan kesibukan mereka sebagai sopir taksi dan karyawan salon membuat mereka sulit fokus pada hal tersebut.

Suatu hari, Agil membuat nazar bahwa jika istrinya hamil, dia akan melakukan apa pun yang diminta oleh Luli, dengan harapan Tuhan akan mengabulkan doanya. Doa itu pun terkabul, namun sejak saat itu, Agil dihadapkan dengan permintaan-permintaan aneh dan tidak masuk akal dari Luli.

Luli ingin Agil melakukan hal-hal yang tak biasa bahkan berbahaya. Agil merasa bingung dan kewalahan, tetapi dia tidak bisa menolak karena sudah berjanji. Apakah Agil akan mampu memenuhi semua permintaan Luli? Bagi yang penasaran dengan akhir cerita Agil dan Lulu, dapat menontonnya dalam film komedi berjudul Mangga Muda.

17. Warkop DKI Reborn 4

Warkop DKI Reborn_

Aliando Syarief, Adipati Dolken, dan Randy Nidji tampil manglingi dalam menggantikan peran-peran karakter Dono, Kasino, dan Indro dalam Warkop DKI Reborn 4. Meskipun penayangan film ini tidak bisa dilakukan di bioskop, kesuksesannya melalui penayangan global di Disney+ Hotstar tidak bisa diragukan.

Cerita ini masih mengisahkan petualangan tak terduga Dono, Kasino, dan Indro. Setelah di film sebelumnya ditugaskan untuk mengungkap kasus pencucian uang di industri film dan malah berakhir dipenjarakan, ketiganya pun berhasil kabur.

Kini, mereka harus menyelamatkan seorang aktris bernama Inka, yang konon akan menjadi korban perdagangan manusia. Di Maroko, mereka bersekutu dengan Yosef, seorang mata-mata cilik yang membantu mereka melewati berbagai rintangan. Namun, mereka juga harus berhadapan dengan seorang bos mafia, Amita Bacem, demi menyelesaikan tugas ini.

18. Benyamin Biang Kerok 

Benyamin Biang Kerok_

Saat ngobrolin soal film komedi Indonesia terbaik sepanjang masa, rasanya sulit untuk melupakan film legendaris satu ini. Benyamin Biang Kerok adalah film yang diproduksi tahun 70-an dan dibintangi oleh mendiang Benyamin S. 

Film ini bercerita tentang Pengki (Benyamin S.), yang suka mengelabui majikannya, Johan (A.Hamid Arief), dan keluarganya. Pengki sering mencuri dan menjual bensin mobil milik majikannya. Tidak hanya itu, demi memikat perempuan, Pengki sering memakai mobil majikan untuk berjalan-jalan dan mengaku sebagai pria kaya.

Meski sudah sering ketahuan bohong, Pengki selalu beruntung dan tidak pernah mendapat hukuman. Namun, hidup Pengki berubah drastis saat ia bertemu kembali dengan dua wanita yang dikencaninya. Malangnya, pertemuan ini terjadi ketika Pengki sedang bekerja di rumah majikannya. Apa alasan yang akan digunakan Pengki kali ini untuk menyelamatkan diri?

19. Mana Tahaaan…

Mana Tahaaan..._

Slamet (Dono) dan Paijo (Indro) adalah dua mahasiswa yang berangkat ke Jakarta untuk menempuh pendidikan tinggi. Mereka berdua tinggal bersama di sebuah rumah kost yang juga dihuni oleh Poltak (Nanu) dan Sanwani (Kasino), dua teman mereka yang juga kuliah di kampus yang sama. 

Di rumah kost itu, mereka sering mengalami hal-hal lucu dan konyol, salah satunya adalah ketika mereka semua jatuh cinta dengan Halimah (Elvy Sukaesih), pembantu rumah kost yang cantik dan baik hati. 

Suatu hari, terjadi hal yang mengejutkan seisi rumah, Halimah mengaku jika dirinya sedang hamil. Mengetahui hal ini, Tante Mira, pemilik rumah kost, sangat marah dan menuduh salah satu dari anak kost sebagai ayah dari anak yang dikandung oleh Halimah. 

Slamet, Paijo dan Sawani menjadi sosok yang paling dicurigai oleh Tante Mira. Namun, ketiga pemuda ini mengaku bukan ayah dari anak yang dikandung oleh Halimah. Apakah ketiga anak kost ini berbicara jujur, atau mungkin ada rahasia lain yang belum diungkapkan oleh Halimah?

Dirilis tahun 1980-an, Mana Tahaaan… adalah film komedi Indonesia yang sangat legendaris. Kolaborasi antara Warkop DKI dan Elvy Sukaesih tidak pernah gagal mengocok perut para penonton.

20. Maju Kena Mundur Kena

Maju Kena Mundur Kena_

Maju Kena Mundur Kena adalah film populer yang setidaknya pernah kamu dengar atau beberapa adegan lucunya pernah muncul di media sosial. 

Film ini bercerita tentang Dono dan Indro yang tinggal bersama di sebuah kos dan bekerja sebagai karyawan Kasino di bengkel. Kasino memiliki aturan ketat bahwa Dono dan Indro tidak boleh berpacaran selama bekerja dengannya. Namun, Kasino sendiri memiliki rahasia, yaitu ia jatuh cinta pada seorang gadis yang fotonya ia lihat di majalah.

Suatu malam, Dono mendapat tugas untuk memperbaiki mobil Marina (Eva Arnaz), yang ternyata adalah gadis idaman Kasino. Sayangnya, gadis itu langsung pergi setelah mobilnya selesai diperbaiki. Namun, keadaan menjadi semakin rumit ketika Marina memutuskan untuk pindah ke kos yang sama dengan Dono dan teman-temannya. 

Kasino terkejut saat menyadari bahwa Marina adalah gadis yang selalu ada di pikirannya. Kasino pun berusaha keras untuk memenangkan hati Marina. Sayangnya, Marina telah memiliki calon suami, dan pria itu adalah Dono. Bagaimana bisa hal ini terjadi?

Itulah beberapa film komedi Indonesia terbaik menurut Showpoiler. Dari masa ke masa, film komedi Indonesia semakin menunjukkan kualitasnya, mulai dari ide cerita yang menarik, deretan aktor yang lucu, dialog yang memorable hingga kualitas produksinya yang mumpuni.

Dari beberapa rekomendasi di atas, film mana yang menjadi favotirmu? Tulis jawabanmu di kolom komentar, ya!

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram