logo web

Sinopsis & Review Unlock My Boss, Misteri CEO dalam Ponsel

Ditulis oleh Desi Puji Lestari
Unlock My Boss
3.3
/5
showpoiler-logo
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Pulang ke kampung setelah tak mendapat kepastian hidup di kota, seorang pemuda bernama Park In Seong malah menghadapi sindiran sang ayah karena tak kunjung dapat pekerjaan.

Hidupnya seketika berubah ketika In Seong mendapati sebuah ponsel bisa berbicara. Ponsel tersebut mengaku bernama Kim Seon Ju; seorang CEO perusahaan IT terkenal.

Dengan iming-iming milyaran won, Park In Seong yang awalnya sempat ragu, setuju untuk membantunya. Pemuda itu langsung ditunjuk menjadi CEO menggantikan Kim Seon Ju.

Dia juga punya tugas lain yaitu menyelidiki mengapa kejadian misterius itu bisa terjadi. Bisakah In Seong mengungkap alasan kenapa ada Kim Seon Ju di dalam ponsel pintar?

Baca juga: 20 Drama Korea Terbaru yang Wajib Ditonton di Tahun 2023

Sinopsis

Sinopsis

Kim Seon Ju merupakan CEO Silver Lining, sebuah perusahaan IT yang tengah mengembangkan permainan berbasis VR yang lebih canggih.

Saking sibuknya dia hampir tak punya waktu untuk sang putri semata wayang, Kim Min-a. Akibatnya, Min-a lebih banyak beraktivitas bersama pengasuhnya Jung Ji Hye dan kepala pelayan Shim Seung Bo.

Seon Ju seharusnya menjalin kerjasama baik dengan Electronics Bumyoung yang dipimpin oleh Wakil Komisaris Oh Young Geun. Akan tetapi, kerjasama mereka tampaknya tak berjalan lancar karena Young Geun terlalu kaku menerima perubahan teknologi.

Sebaliknya, kerjasama Seon Ju dengan Bumyoung Motors yang dipimpin Oh Mi Ran, keponakan Young Geun, berjalan lancar. Di tengah terobosan yang sedang dilakukan Silver Lining, perusahaan tersebut melakukan penerimaan pegawai.

Salah satu pelamarnya adalah seorang pemuda berusia 29 tahun yang tak punya prestasi menonjol, Park In Seong. Sebelum wawancara kerja In Seong terkena noda kopi karena tanpa sengaja bertabrakan dengan sekretaris Seon Ju, Jung Se Yeon.

In Seong pun terpaksa memakai kemeja Se Yeon yang kekecilan di tubuhnya. Proses wawancara yang dia lalui tak berjalan lancar dan In Seong juga diusir dari tempat sewanya. Tak punya pilihan lain dia memutuskan pulang kampung halaman dan tinggal bersama kedua orangtuanya.

Seon Ju sendiri pergi bermain golf bersama Bumyoung Group, Oh Mi Ran dan Oh Young Geun dengan ditemani Jung Se Yeon. Sepulangnya dari sana dia berjanji menghabiskan waktu bersama Min-a untuk camping bersama.

Namun, belum sampai tujuan, telepon keduanya terputus secara misterius. Shim Seung Bo coba menghubungi Seon Ju tapi bosnya itu tak kunjung menjawab telepon.

Anehnya, di tempat asing, sebuah ponsel tergeletak dan beroperasi sendiri tanpa ada yang menyentuhnya. Dari ponsel tersebut terdengar suara Seon Ju yang merasa dirinya sudah berubah menjadi ponsel pintar. Ponsel itu membuat sebuah unggahan yang berisi permintaan tolong.

In Seong yang sudah ada di rumah kedua orangtuanya di desa terus disindir sang ayah karena tak kunjung mendapat kerja. Ketika dirinya bangun siang, sang ayah murka sehingga In Seong kabur ke gunung di belakang rumah.

Di sana dia digigit ular dan tepat sebelum pingsan In Seong mendengar ada suara memanggilnya dari sebuah ponsel. Pulang dari rumah sakit setelah mendapat perawatan akibat digigit ular, In Seong terkejut karena ponsel yang ditemukannya di gunung beroperasi sendiri.

Ponsel itu langsung mengenalkan diri sebagai Kim Seon Ju, CEO dari Silver Lining. In Seong terkejut dan menganggap suara itu sebagai lelucon. Dia kembali terkejut ketika ponsel itu berhasil mentransfer uang dalam jumlah besar ke rekeningnya.

Kim Seon Ju memberikan itu sebagai imbalan awal, tapi jika In Seong bisa dan berhasil membantunya, Seon Ju akan memberi satu milyar won sebagai imbalannya. In Seong masih tidak begitu percaya dan meminta hal lain sebagai bukti.

Dia kemudian meminta agar dirinya bisa bekerja di Silver Lining. Tanpa banyak syarat, Kim Seon Ju memberikan posisi CEO pada pemuda itu. Untuk sementara In Seong diminta menggantikan posisinya di perusahaan. Lagi-lagi In Seong masih belum percaya.

Dia mulai ketakutan sekaligus takjub ketika uang yang ditransferkan padanya tadi benar-benar bisa dipakai berbelanja. In Seong akhirnya membuat keputusan untuk mengikuti semua perintah Kim Seon Ju yang terperangkap dalam ponsel.

Esok harinya In Seong kembali ke Seoul dan berbelanja semua barang yang diperlukan guna menunjang penampilannya sebagai CEO. Sampai di hotel, Seon Ju menceritakan kronologis peristiwa yang membuatnya berada di posisi saat ini.

Selain menggantikan posisinya sebagai CEO, In Seong juga harus mencari tahu mengapa Seon Ju sampai terperangkap dalam ponsel dan siapa yang melakukannya.

Kecerdasan Buatan dalam Drama Thriller

Kecerdasan Buatan dalam Drama Thriller

Dibuka dengan adegan seorang anak kecil yang tengah bermain dalam dunia VR, drama Unlock My Boss (2022) memulai episode pertamanya. Kamu akan langsung dikenalkan pada karakter Kim Seon Ju, seorang CEO Silver Lining yang bergerak di bidang IT dan tengah fokus dengan proyek kecerdasan buatan.

Tak lama, plot berubah menjadi sedikit menegangkan karena nyawa Seon Ju terancam. Namun, cerita drama ini tak lantas berubah menjadi thriller karena kemunculan karakter utama lainnya, Park In Seong, yang lumayan mengalihkan perhatian.

Alur menegangkan itu berubah jadi drama komedi yang luwes dibawakan oleh Chae Jong Hyeop sebagai pelakonnya. Pergantian cerita dari komedi, drama menjadi thriller dan pencampurannya cukup menghibur, terutama karena drama ini juga mengangkat tema tentang kecerdasan buatan.

Tidak banyak drama Korea menegangkan dengan selipan konflik tentang Artificial Intelligence semacam ini. Sayangnya, suguhan AI di sini bukan satu-satunya konflik karena ada masalah lain seperti perebutan kekuasaan yang lebih dominan diceritakan.

Unlock My Boss (2022) seperti gado-gado yang mencampurkan isu mengenai kecerdasan buatan, perebutan kekuasaan dan drama komedi tentang keluarga.

Premis Bikin Penasaran, Eksekusi Kurang Memuaskan

Premis Bikin Penasaran, Eksekusi Kurang Memuaskan

Unlock My Boss (2022) punya premis yang bikin penasaran; bagaimana seorang CEO bisa terjebak di dalam sebuah ponsel pintar dan bagaimana seorang pemuda jobless berusaha mengungkap misteri tersebut?

Sayangnya, ide cerita yang menarik ini tidak dieksekusi dengan cukup baik dan malah cenderung dragging. Upaya tokoh utamanya untuk memecahkan misteri dikemas dalam plot yang terasa cukup lambat.

Setiap episode malah terlalu ramai dengan sub-conflict sehingga konsentrasi sulit terfokus pada masalah yang diangkat jadi ide utama ceritanya. Porsi untuk penyelesaian main conflict menjadi berkurang, tidak juga memuaskan sehingga sensasi terkejut serta deg-degan tidak terlalu terasa.

Sentuhan Drama yang Berhasil

Sentuhan Drama yang Berhasil

Namun, di balik kekurangan dalam menyajikan konflik utama, Unlock My Boss (2022) justru terasa kuat menyelipkan drama antara para karakternya.

Sentuhan di bagian lain, terutama scene yang memperlihatkan ikatan antara ayah dan anak serta hubungan kepercayaan antara kecerdasan buatan dengan pemuda desa yang miskin dan hanya kerja serabutan, terasa menonjol.

Dalam balutan sinematografi yang cukup baik, kamu juga akan terhanyut oleh cerita seorang preman yang hatinya perlahan luluh karena ketulusan anak kecil.

Walau tawarkan formula cukup cliché, yaitu menghadirkan gadis cilik sebagai salah satu karakternya serta preman yang perlahan menunjukkan sisi lembutnya, Unlock My Boss (2022) cukup berhasil menyajikan ikatan emosi tersebut.

Dengan jumlah episode yang tidak terlalu panjang, hanya 12 episode dan durasi sekitar satu jam/episode, Unlock My Boss (2022) masih kedodoran mengemas cerita dengan rapi sehingga membuat penontonnya hilang fokus dan lebih tertarik pada sub-konflik.

Namun, drama ini sejatinya cukup menghibur dengan chemistry-chemistry yang terbangun antara pemainnya. Penasaran?

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram