logo web

Sinopsis dan Review Film Aksi Ek Villain Returns (2022)

Ditulis oleh Suci Maharani R
Ek Villain Returns
2.5
/5
showpoiler-logo
PERHATIAN!
Artikel ini mengandung spoiler mengenai jalan cerita dari film/drama ini.

Ek Villain Returns (2022) menjadi salah satu film paling dinantikan oleh para penggemar Bollywood. Sekuel dari Ek Villain (2014) yang ditulis dan disutradarai oleh Mohit Suri ini memang bikin penonton penasaran.

Apalagi, jajaran pemerannya yang sangat populer seperti John Abraham, Arjun Kapoor, Disha Patani hingga Tara Sutaria, semakin membuat penonton menantikan film aksi dan thriller satu ini.

Setelah penayangan perdananya pada bulan Juli lalu, film garapan Mohit Suri ini mendapatkan beragam kritik. Masih memasukkan lagu “Galliyan” sebagai soundtrack utamanya, film ini sepertinya tidak bisa menandingi kesuksesan film pertamanya. 

Meski secara keseluruhan filmnya cukup enjoyable untuk disaksikan, tetap saja ada beberapa hal bikin filmnya tidak sebanding dengan Ek Villain (2014).

Kira-kira apa sih yang bikin Ek Villain Returns (2022) kalah telak dari Ek Villain (2014)? Dari pada penasaran, kamu bisa membaca sendiri sinopsis dan ulasan filmnya di Showpoiler.

Baca juga: 20 Film India Bergenre Action, Seru dan Memacu Adrenalin

Sinopsis

Sinopsis

Kepolisian India sedang dibuat bingung, pasca seorang penyanyi terkenal bernama Aarvi Malhotra (Tara Sutaria) dinyatakan hilang dari apartemennya. Dari olah TKP dan video yang ditinggalkan Aarvi, mereka tahu bahwa Gautam Mehra (Arjun Kapoor) adalah dalang dibalik penyerangan ini.

Pihak kepolisian langsung menyerbu apartemen mewah milik Gautam, namun mereka malah dipecundangi. Kegagalan DCP Aditya Rathore ini membuat rekannya tertawa, pasalnya ACP Ganesan merasa kawannya ini berpikir terlalu simpel.

Bagaimana mungkin seorang serial killer yang sudah membunuh banyak wanita muda akan meninggal jejaknya di tkp? Sang profiler ini tahu persis, bahwa ada orang lain yang bergerak sebagai pembunuh smiley dan menjadikan Gautam sebagai kambing hitamnya.

Di saat bersamaan, seorang pria yang berada dalam kontak terakhir Aarvi dibawa untuk pemeriksaan. Pria itu bernama Bhairav Singh Purohit (John Abraham), seorang supir taksi online dan zookeeper yang agak aneh.

Pria ini mengatakan bahwa ia tidak bersalah dalam kasus Aarvi, tapi ia melakukan satu kejahatan yang membuat polisi bingung dan berakhir melepaskannya. Tepatnya enam bulan yang lalu, Bhairav tidak sengaja bertemu dengan seorang pramuniaga cantik bernama Rasika Mehra (Disha Patani).

Ia berpikir gadis ini adalah Pelabuhan terakhirnya, makanya Bhairav rela melakukan apapun untuk Rasika. Namun, cintanya pada Rasika malah berakhir dengan pengkhianatan yang membuatnya sangat hancur dan terluka.

Ternyata Rasika tidak pernah mencintainya, ia hanya mencari pria yang bisa menghidupi dan memuaskannya, Tak hanya itu, sosok Rasika yang awalnya begitu manis dan lugu berubah menjadi sosok wanita kejam.

Perempuan ini, membuat Bhairav sampai tega membunuh 18 gadis lainnya yang terlibat dalam cinta sepihak. Bhairav menjadikan aksi ini sebagai pembuktian, bahwa “Hero” selalu menang dalam pertarungan apapun. Bahwa ia akan mengendalikan Rasika dan mendapatkan cinta yang pantas untuk ia menangkan.

Rasika tertawa melihat hal ini, ia menggambar sebuah emoticon smiley dengan dua bintang di sampingnya. Hal ini juga yang membuat Bhairav menargetkan Aarvi, karena gadis itu mencampakkan Gautam.

Tak hanya itu, Bhairav menjadikan Gautam sebagai kambing hitam atas semua kejahatannya. Dalam pertemuan perdana antara Bhairav dan Gautam di kereta, pria itu mengatakan bahwa dirinya adalah seorang “Hero” karena ia sudah membantu banyak pria untuk melepaskan diri mereka dari wanita yang mempermainkannya.

Gautam pun membalas, sejak awal dirinya memang dikenal sebagai “Villain” dan ia tidak pernah suka dengan kekalahan. Pria yang berasal dari keluarga kaya raya ini, memiliki banyak catatan kriminal dan dikenal sebagai tukang onar.

Tapi untuk Aarvi, Gautam akan melakukan apapun demi menyelamatkan gadis yang paling dicintainya. Bhairav dengan segala kecerdasannya dan bantuan Rasika, berhasil mengelabui kepolisian lagi dan lagi. Ia menjadikan rekan kerjanya di kebun binatang sebagai pembunuh smiley menggantikan dirinya.

Namun Gautam tahu dengan jelas, bahwa pria yang dituduh itu bukanlah pembunuh yang asli. Gautam nekat mendatangi kebun binatang dan disanalah ia melihat Aarvi masih hidup.

Hari itu Gautam memang dihajar habis-habisan oleh Bhairav, namun pria ini sama sekali tidak merasa takut. Justur Gautam tertawa sangat keras, ia bertanya pada Bhairav, dimana Rasika? Siapa Rasika? Hal ini membuat Bhairav tersentak.

Apalagi saat Gautam berkata, Rasika tidak pernah ada bersamanya. Perempuan bernama Rasika itu, justru ditemukan kepolisian di freezer kebun binatang beberapa hari lalu. Rasika yang selalu membuatnya gila dan menuruti semua perintahnya, ternyata hanya bayangan Bhairav saja?

Hal ini membuat Bhairav tersentak, ia mengingat bagaimana dirinya menjadi orang terakhir yang bersama dengan Rasika enam bulan lalu. Hanya Bhairav yang mengetahui, bagaimana tubuh kaku Rasika bisa berakhir di sebuah freezer yang ada di kebun binatang?

Premisnya Bagus, Tapi Alurnya Berantakan

Premisnya Bagus, Tapi Alurnya Berantakan

Ek Villain Returns (2022) sebenarnya memiliki peluang untuk melampaui Ek Villain (2014). Dilihat dari ceritanya, saya menyukai versi baru ini.

Seperti yang dikatakan oleh sutradara dan produser filmnya, bahwa sekuel ini memiliki cerita yang lebih besar dari sebelumnya. Saya pun merasakan hal tersebut, pasalnya dari sisi cerita memang terasa lebih megah dan dipenuhi dengan kejutan.

Apalagi mereka tetap memegang premis awalnya, yaitu seorang pembunuh berantai yang dibentuk dari trauma mendalam. Dalam hal ini, Mohit Suri membawa dua karakter yang cocok dengan karakter seorang serial killer.

Hal ini memang membuat Ek Villain Returns (2022) terasa lebih fresh dan jauh berbeda dengan Ek Villain (2014) yang pertama. Sayangnya, ada banyak hal yang tidak bisa dieksplor oleh Mohit Suri dan Aseem Arrora sebagai penulis ceritanya.

Saya ingin membahas mengenai alur ceritanya yang terasa tidak runtut dan terkesan acak. Jika ingin memberikan plot twist berlapis, seharusnya mereka memperkuat cerita awalnya. Saya pikir, akan lebih menyenangkan jika mereka bisa memilih, apakah fokus pada karakter atau kasus lebih dulu. 

Buat penonton masuk pada alurnya, lalu berikan plot twist mengenai siapa “Hero” dan “Villain” sesungguhnya. Lalu masuk ke cerita mengenai Aarvi yang ternyata masih hidup hingga nasib Rasika yang sesungguhnya.

Akting dan Aksi Laga yang Memukau

Akting dan Aksi Laga yang Memukau

Meski dari sisi cerita terasa membingungkan, harus saya akui bahwa akting dan aksi laganya memang luar biasa. Ek Villain Returns (2022) memberikan aksi laga yang menegangkan dan bikin penonton semakin penasaran.

Seperti yang sudah diduga, John Abraham adalah aktor yang cocok banget untuk memerankan karakter penjahat seperti Bhairav. Pasalnya, penonton bisa melihat bahwa pria ini tidak hanya brutal. Tapi ada kesedihan di matanya yang membuat Bhairav harus melakukan kejahatan tersebut.

Tak hanya itu, Disha Patani juga tampil sangat luar biasa dan benar-benar bikin penonton bergidik ngeri. Disha Patani berhasil menipu banyak orang dengan aktingnya sebagai Rasika, si gadis gila yang kejam.

Untuk Arjun Kapoor dan Tara Sutaria, sebenarnya saya merasa bahwa keduanya hanya jadi pemeran pendukung saja di sini. Pasalnya, dari kualitas aktingnya saja memang terlihat bahwa mereka masih belum menemukan ciri khas. Kemistri keduanya memang sangat baik, tapi saya masih merasakan adanya kesan canggung dari keduanya.

Arjun Kapoor benar-benar tampil sangat berbeda dan terlihat berusaha mengimbangi John Abraham. Tensi antara John Abraham dan Arjun Kapoor berikan benar-benar bikin saya merinding dan menikmati setiap scene-nya.

Meski belum sempurna, saya merasa penampilan para aktor dan aktris dalam Ek Villain Returns (2022) sangat menjanjikan dan tidak kalah dari film pertamanya.

Mohit Suri Bikin Ek Villain dalam Format Trilogi?

Mohit Suri Bikin Ek Villain dalam Format Trilogi

Salah satu yang membuat saya sangat excited ternyata ada di ending ceritanya. Pasalnya, Ek Villain Returns (2022) sudah memberikan spoiler tentang kemungkinan kalau film ini akan dibuat dalam bentuk trilogi.

Jujur saja saya sangat mengantisipasi film karya Mohit Suri ini, karena saya ingin mengetahui serial killer seperti apa lagi yang akan ditampilkan.

Namun, dari spoiler yang dihadirkan di bagian akhir filmnya. Sepertinya para penonton akan di bawa untuk melihat kolaborasi dari dua penjahat utama Ek Villain.

Pasalnya, Rakesh Mahadkar yang diperankan oleh Riteish Deshmukh dipertemukan dengan Bhairav di sebuah rumah sakit jiwa. Pertemuan keduanya jelas membuat saya bertanya-tanya, kira-kira hal apa yang akan dilakukan dua orang gila ini.

Saya berharap Mohit Suri bisa belajar dari kegagalannya menggarap Ek Villain Returns (2022). Sebenarnya Mohit Suri hanya perlu fokus pada cerita dan menyusun setiap kejadiannya agar lebih runtut.

Saya juga berharap, kalau Mohit Suri tidak terlalu fokus untuk memberikan banyak plot twist. Ia hanya perlu memberikan development karakter dan masalah yang lebih jelas saja.

Inilah sinopsis dan ulasan saya mengenai Ek Villain Returns (2022). Dilihat dari cerita, sebenarnya sekuel ini memiliki potensi yang besar untuk mengalahkan Ek Villain (2014).

Sayangnya, fokus utama Mohit Suri untuk memberikan plot twist malah bikin penonton bingung dengan ceritanya. Jadi, apakah kamu tertarik untuk menonton filmnya? Bagikan jawabannya di bawah ini.

cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram